logo
● Kuasa Hukum PT Kaluku Permai Wood Industries Bantah Tuduhan Mafia Tanah di Meran Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Kejar Target Rp1,3 Triliun, Bapenda Pekanbaru Andalkan Lonjakan Penerimaan Pajak Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Harga Sawit Riau Tembus Rp3.739 per Kg, Petani Umur 9 Tahun Paling Diuntungkan Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Bukan Cuma Judi Online, Polri-Komdigi Sasar Kebocoran Data dan Hoaks Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Polda Riau Bongkar Jaringan Internasional Penyeludup Sabu 35 Kg, Lima Tersangka Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Pemesanan Perdana Kia Carens EV Resmi Dibuka untuk Pasar Indonesia Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Dua Putra Menteri Haji dan Umrah Akhirnya Mundur dari Tenaga Ahli Kementrian Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Polda Sita Tiga Puluh Dua Ton Solar Ilegal Serta Bekuk Dua Puluh Dua Tersangka Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi
HOME / News / Pekanbaru
Kualitas Udara Pekanbaru Membaik, PM2.5 Turun ke Level Sedang
Kualitas udara Pekanbaru membaik pada 26 Oktober 2026. IQAir mencatat PM2.5 sebesar 29,3 µg/m³ dalam kategori sedang. (Foto: Istimewa)
Kualitas Udara Pekanbaru Membaik, PM2.5 Turun ke Level Sedang
Editor: Boy Surya Hamta | Penulis: yob ayrus
Rubrik: news | 26 Oktober 2026 | 09:54:10

PEKANBARU-Kabar baik datang dari kondisi udara Kota Pekanbaru. Senin (26/10/2026) pagi, kualitas udara di ibu kota Provinsi Riau ini berada dalam kategori sedang, dengan konsentrasi partikel halus PM2.5 tercatat 29,3 mikrogram per meter kubik (µg/m³).

Berdasarkan data IQAir pukul 07.30 WIB, angka tersebut menunjukkan kondisi udara yang lebih baik dibandingkan situasi ketika polusi berada pada kategori tidak sehat. Meski demikian, keberadaan partikel halus di udara masih perlu menjadi perhatian, terutama bagi masyarakat yang sensitif terhadap pencemaran udara.

Perubahan ini menjadi sinyal positif bagi warga yang dalam beberapa waktu terakhir harus menghadapi persoalan kualitas udara akibat kabut asap dan polusi partikel.

iklan-view

PM2.5 Masih Perlu Diwaspadai
Partikel PM2.5 memiliki ukuran sangat kecil sehingga dapat masuk jauh ke dalam saluran pernapasan. Karena itu, kualitas udara yang berada pada kategori sedang bukan berarti seluruh masyarakat terbebas dari risiko paparan polusi.

Kelompok sensitif, seperti penderita gangguan pernapasan, anak-anak, dan lansia, perlu mempertimbangkan kondisi udara ketika beraktivitas di luar ruangan.

Warga juga disarankan memantau perkembangan kualitas udara secara berkala, sebab konsentrasi polutan dapat berubah mengikuti kondisi lingkungan dan cuaca.

Hujan Berpeluang Mengguyur Sejumlah Wilayah Riau
Di tengah membaiknya kualitas udara Pekanbaru, prakiraan cuaca dari BMKG Stasiun Pekanbaru menunjukkan potensi hujan di sejumlah daerah di Riau.

Pada pagi hari, kondisi cuaca diprakirakan kabur hingga berawan. Memasuki siang, langit berpotensi cerah berawan hingga berawan, dengan hujan ringan di sebagian wilayah Kabupaten Siak, Pelalawan, dan Kuantan Singingi.

Hujan dengan intensitas ringan hingga sedang berpeluang meluas pada sore hingga malam hari di sebagian besar wilayah Riau.

Memasuki dini hari, hujan dengan intensitas serupa diprakirakan terjadi di sebagian wilayah Siak, Kampar, Bengkalis, Rokan Hilir, Kepulauan Meranti, Kota Dumai, dan Pekanbaru.

BMKG juga mengeluarkan peringatan dini terhadap potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang. Kondisi tersebut berpeluang terjadi di sebagian wilayah Siak, Pelalawan, Kampar, Bengkalis, Kuantan Singingi, dan Pekanbaru pada sore, malam, hingga dini hari.

Masyarakat diimbau tetap memperhatikan perkembangan cuaca dan kualitas udara. Meski kondisi udara Pekanbaru mulai membaik, pemantauan secara berkala tetap diperlukan untuk mengantisipasi perubahan kondisi lingkungan. (trp)

Home / News
Kualitas Udara Pekanbaru Membaik, PM2.5 Turun ke Level Sedang
Editor: Boy Surya Hamta | Penulis: yob ayrus
Rubrik: news | 26 Oktober 2026 | 09:54:10
Kualitas Udara Pekanbaru Membaik, PM2.5 Turun ke Level Sedang
Kualitas udara Pekanbaru membaik pada 26 Oktober 2026. IQAir mencatat PM2.5 sebesar 29,3 µg/m³ dalam kategori sedang. (Foto: Istimewa)

PEKANBARU-Kabar baik datang dari kondisi udara Kota Pekanbaru. Senin (26/10/2026) pagi, kualitas udara di ibu kota Provinsi Riau ini berada dalam kategori sedang, dengan konsentrasi partikel halus PM2.5 tercatat 29,3 mikrogram per meter kubik (µg/m³).

Berdasarkan data IQAir pukul 07.30 WIB, angka tersebut menunjukkan kondisi udara yang lebih baik dibandingkan situasi ketika polusi berada pada kategori tidak sehat. Meski demikian, keberadaan partikel halus di udara masih perlu menjadi perhatian, terutama bagi masyarakat yang sensitif terhadap pencemaran udara.

Perubahan ini menjadi sinyal positif bagi warga yang dalam beberapa waktu terakhir harus menghadapi persoalan kualitas udara akibat kabut asap dan polusi partikel.

PM2.5 Masih Perlu Diwaspadai
Partikel PM2.5 memiliki ukuran sangat kecil sehingga dapat masuk jauh ke dalam saluran pernapasan. Karena itu, kualitas udara yang berada pada kategori sedang bukan berarti seluruh masyarakat terbebas dari risiko paparan polusi.

Kelompok sensitif, seperti penderita gangguan pernapasan, anak-anak, dan lansia, perlu mempertimbangkan kondisi udara ketika beraktivitas di luar ruangan.

Warga juga disarankan memantau perkembangan kualitas udara secara berkala, sebab konsentrasi polutan dapat berubah mengikuti kondisi lingkungan dan cuaca.

Hujan Berpeluang Mengguyur Sejumlah Wilayah Riau
Di tengah membaiknya kualitas udara Pekanbaru, prakiraan cuaca dari BMKG Stasiun Pekanbaru menunjukkan potensi hujan di sejumlah daerah di Riau.

Pada pagi hari, kondisi cuaca diprakirakan kabur hingga berawan. Memasuki siang, langit berpotensi cerah berawan hingga berawan, dengan hujan ringan di sebagian wilayah Kabupaten Siak, Pelalawan, dan Kuantan Singingi.

Hujan dengan intensitas ringan hingga sedang berpeluang meluas pada sore hingga malam hari di sebagian besar wilayah Riau.

Memasuki dini hari, hujan dengan intensitas serupa diprakirakan terjadi di sebagian wilayah Siak, Kampar, Bengkalis, Rokan Hilir, Kepulauan Meranti, Kota Dumai, dan Pekanbaru.

BMKG juga mengeluarkan peringatan dini terhadap potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang. Kondisi tersebut berpeluang terjadi di sebagian wilayah Siak, Pelalawan, Kampar, Bengkalis, Kuantan Singingi, dan Pekanbaru pada sore, malam, hingga dini hari.

Masyarakat diimbau tetap memperhatikan perkembangan cuaca dan kualitas udara. Meski kondisi udara Pekanbaru mulai membaik, pemantauan secara berkala tetap diperlukan untuk mengantisipasi perubahan kondisi lingkungan. (trp)