
PEKANBARU - PSPS Pekanbaru akhirnya mencatatkan kemenangan perdana sejak dimulainya putaran ketiga dengan hasil yang sangat meyakinkan. Bertanding di Stadion Patriot Chandrabaga, Jumat (3/4/2026) petang, Tim berjuluk Askar Bertuah sukses membungkam tuan rumah Sriwijaya FC dengan skor telak 6-0 tanpa balas.
Sejak awal pertandingan, PSPS tampil agresif dan langsung menekan lini pertahanan Sriwijaya FC. Dominasi tersebut membuahkan hasil di babak pertama, di mana tim tamu mampu mencetak empat gol sekaligus. Douglas Cruz membuka keunggulan, disusul dua gol dari Alfin Tuasalamony, serta satu gol tambahan melalui titik penalti yang dieksekusi Antonio Gamaroni.
Memasuki babak kedua, Sriwijaya FC mencoba bangkit dengan bermain lebih terbuka. Tim berjuluk Laskar Wong Kito bahkan sempat mendominasi penguasaan bola di awal babak kedua dan beberapa kali melancarkan serangan ke area pertahanan PSPS dengan melibatkan banyak pemain.
Namun, rapatnya lini belakang PSPS mampu meredam setiap upaya yang dibangun tuan rumah. Sebaliknya, PSPS justru tampil efektif lewat skema serangan balik.

Gol kelima lahir dari situasi tersebut, ketika Rendy Juliasyah memanfaatkan kesalahan lini belakang Sriwijaya FC dan mengirim umpan matang kepada Hary Nur Yulianto yang tanpa kawalan sukses menaklukkan kiper lawan.
PSPS sempat menambah gol melalui Alfin Tuasalamony pada menit ke-67, namun dianulir wasit karena offside. Kendati demikian, keunggulan tim tamu kembali bertambah tak lama kemudian.
Hary Nur Yulianto mencetak gol keduanya setelah memanfaatkan rangkaian umpan dari Asir Asiz dan Rendy Juliasyah, mengubah skor menjadi 6-0.
Di sisa waktu pertandingan, PSPS terus menekan dan menciptakan sejumlah peluang. Asir Asiz dan Reyhan Firdaus sempat mendapatkan kesempatan emas, namun belum mampu menambah keunggulan. Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 6-0 tetap bertahan.
Kemenangan ini menjadi angin segar bagi PSPS Pekanbaru, meski belum mampu mengangkat posisi mereka di klasemen sementara Grup A. PSPS tetap berada di peringkat kedelapan dengan koleksi 28 poin. Sementara itu, Sriwijaya FC yang telah dipastikan terdegradasi, masih tertahan di dasar klasemen dengan raihan dua poin.
Sempat Khawatir
Pelatih Aji Santoso mengungkapkan rasa syukurnya dengan kemenangan telak tersebut. Kemenangan itu sekaligus menjadi hasil positif yang telah lama dinantikan tim pada putaran ketiga kompetisi musim ini.
Meski timnya tampil dominan dan sukses mengamankan tiga poin penuh, Aji mengaku sempat diliputi kekhawatiran sebelum pertandingan dimulai.
Ia menilai, status Sriwijaya FC yang telah dipastikan terdegradasi tidak serta-merta membuat mereka tampil tanpa motivasi.
“Saya sudah sampaikan kepada para pemain agar tidak menganggap remeh lawan. Bagaimanapun kondisi mereka, setiap tim pasti ingin menunjukkan performa terbaik. Alhamdulillah, para pemain bisa menjalankan instruksi dengan baik dan kami berhasil meraih kemenangan,” ujar Aji usai pertandingan seperti dilansir mediacenter riau.
Menurutnya, kedisiplinan pemain dalam menerapkan strategi menjadi kunci utama keberhasilan PSPS pada laga tersebut. Ia juga menilai para pemain mampu menjaga fokus sejak menit awal hingga akhir pertandingan.
Sementara penjaga gawang PSPS Pekanbaru, Achmad Riyadi, turut mengungkapkan rasa syukurnya atas hasil positif yang diraih timnya. Ia berharap kemenangan ini bisa menjadi momentum untuk menjaga konsistensi di laga-laga berikutnya.
“Alhamdulillah kami bisa meraih kemenangan hari ini. Semoga pada laga selanjutnya kami bisa kembali memberikan yang terbaik untuk tim, suporter, dan masyarakat Riau, khususnya Pekanbaru,” katanya.
Kemenangan ini menjadi modal penting bagi PSPS Pekanbaru dalam menghadapi pertandingan selanjutnya. Selain mendongkrak kepercayaan diri tim, hasil tersebut juga diharapkan mampu memperbaiki performa PSPS dalam persaingan kompetisi musim ini. (mcr)




PEKANBARU - PSPS Pekanbaru akhirnya mencatatkan kemenangan perdana sejak dimulainya putaran ketiga dengan hasil yang sangat meyakinkan. Bertanding di Stadion Patriot Chandrabaga, Jumat (3/4/2026) petang, Tim berjuluk Askar Bertuah sukses membungkam tuan rumah Sriwijaya FC dengan skor telak 6-0 tanpa balas.
Sejak awal pertandingan, PSPS tampil agresif dan langsung menekan lini pertahanan Sriwijaya FC. Dominasi tersebut membuahkan hasil di babak pertama, di mana tim tamu mampu mencetak empat gol sekaligus. Douglas Cruz membuka keunggulan, disusul dua gol dari Alfin Tuasalamony, serta satu gol tambahan melalui titik penalti yang dieksekusi Antonio Gamaroni.
Memasuki babak kedua, Sriwijaya FC mencoba bangkit dengan bermain lebih terbuka. Tim berjuluk Laskar Wong Kito bahkan sempat mendominasi penguasaan bola di awal babak kedua dan beberapa kali melancarkan serangan ke area pertahanan PSPS dengan melibatkan banyak pemain.
Namun, rapatnya lini belakang PSPS mampu meredam setiap upaya yang dibangun tuan rumah. Sebaliknya, PSPS justru tampil efektif lewat skema serangan balik.
Gol kelima lahir dari situasi tersebut, ketika Rendy Juliasyah memanfaatkan kesalahan lini belakang Sriwijaya FC dan mengirim umpan matang kepada Hary Nur Yulianto yang tanpa kawalan sukses menaklukkan kiper lawan.
PSPS sempat menambah gol melalui Alfin Tuasalamony pada menit ke-67, namun dianulir wasit karena offside. Kendati demikian, keunggulan tim tamu kembali bertambah tak lama kemudian.
Hary Nur Yulianto mencetak gol keduanya setelah memanfaatkan rangkaian umpan dari Asir Asiz dan Rendy Juliasyah, mengubah skor menjadi 6-0.
Di sisa waktu pertandingan, PSPS terus menekan dan menciptakan sejumlah peluang. Asir Asiz dan Reyhan Firdaus sempat mendapatkan kesempatan emas, namun belum mampu menambah keunggulan. Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 6-0 tetap bertahan.
Kemenangan ini menjadi angin segar bagi PSPS Pekanbaru, meski belum mampu mengangkat posisi mereka di klasemen sementara Grup A. PSPS tetap berada di peringkat kedelapan dengan koleksi 28 poin. Sementara itu, Sriwijaya FC yang telah dipastikan terdegradasi, masih tertahan di dasar klasemen dengan raihan dua poin.
Sempat Khawatir
Pelatih Aji Santoso mengungkapkan rasa syukurnya dengan kemenangan telak tersebut. Kemenangan itu sekaligus menjadi hasil positif yang telah lama dinantikan tim pada putaran ketiga kompetisi musim ini.
Meski timnya tampil dominan dan sukses mengamankan tiga poin penuh, Aji mengaku sempat diliputi kekhawatiran sebelum pertandingan dimulai.
Ia menilai, status Sriwijaya FC yang telah dipastikan terdegradasi tidak serta-merta membuat mereka tampil tanpa motivasi.
“Saya sudah sampaikan kepada para pemain agar tidak menganggap remeh lawan. Bagaimanapun kondisi mereka, setiap tim pasti ingin menunjukkan performa terbaik. Alhamdulillah, para pemain bisa menjalankan instruksi dengan baik dan kami berhasil meraih kemenangan,” ujar Aji usai pertandingan seperti dilansir mediacenter riau.
Menurutnya, kedisiplinan pemain dalam menerapkan strategi menjadi kunci utama keberhasilan PSPS pada laga tersebut. Ia juga menilai para pemain mampu menjaga fokus sejak menit awal hingga akhir pertandingan.
Sementara penjaga gawang PSPS Pekanbaru, Achmad Riyadi, turut mengungkapkan rasa syukurnya atas hasil positif yang diraih timnya. Ia berharap kemenangan ini bisa menjadi momentum untuk menjaga konsistensi di laga-laga berikutnya.
“Alhamdulillah kami bisa meraih kemenangan hari ini. Semoga pada laga selanjutnya kami bisa kembali memberikan yang terbaik untuk tim, suporter, dan masyarakat Riau, khususnya Pekanbaru,” katanya.
Kemenangan ini menjadi modal penting bagi PSPS Pekanbaru dalam menghadapi pertandingan selanjutnya. Selain mendongkrak kepercayaan diri tim, hasil tersebut juga diharapkan mampu memperbaiki performa PSPS dalam persaingan kompetisi musim ini. (mcr)