logo
Blackout Sumatera, Ditlantas Polda Riau Siaga Penuh: Patroli Blue Light Ditingka Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Sumatera Blackout! Pekanbaru Gelap Gulita, Diduga Gangguan Jaringan 275 kV di Mu Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Nekat Haji Lewat Jalur Nonprosedural, 6 WNI Dicegah Berangkat di Bandara SSK II Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Rupiah Tersungkur ke Rp17.673 per Dolar AS, Jadi Mata Uang Terlemah Sepekan Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Ratusan Mahasiswa Demo Polda Riau, Desak Penindakan Mafia BBM Ilegal dan Copot K Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Polresta Pekanbaru Dalami Kasus Dugaan Pengeroyokan di SMK Pertanian, Pihak Seko Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Toko Elektronik Online Palsu Tipu Korban Rp154 Juta, Polresta Pekanbaru Bekuk Pe Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Trump dan Netanyahu Perang Mulut di Telepon Gara-gara AS Tunda Serangan Besar ke Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi

Jelang Iduladha, Kasus PMK di Riau Capai 775 Kasus

news | 20 Mei 2026 | 11:50:00
Editor: Adrian Vandora | Videografer: Rico A Saputra | Ditonton: 67 kali

Menjelang Iduladha, kasus Penyakit Kuku dan Mulut di Provinsi Riau kembali meningkat. Berdasarkan data sementara dari Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Riau, sejak Januari hingga April 2026 tercatat sebanyak 775 kasus PMK yang menyerang ternak warga, dengan kasus tertinggi terjadi pada bulan Maret mencapai 101 kasus. Kabupaten Indragiri Hulu menjadi daerah dengan jumlah kasus terbanyak yakni 368 kasus, disusul Kabupaten Rokan Hulu sebanyak 155 kasus dan Kabupaten Siak sebanyak 118 kasus. Kepala Bidang Kesehatan Hewan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Riau, Faralinda Sari menyebutkan, dari total kasus yang ditemukan, masih terdapat 243 kasus yang belum sembuh. Upaya penanganan terus dilakukan melalui pengobatan hewan ternak, vaksinasi di sekitar titik kasus, serta edukasi kepada peternak mengenai pencegahan PMK. Pemerintah juga mengimbau panitia masjid agar membeli hewan kurban yang memiliki surat keterangan kesehatan hewan guna memastikan ternak telah diperiksa oleh dokter hewan berwenang.

LATEST NEWS
SPECIAL REPORT