logo
● 11 Lokasi PETI Ditertibkan di Kuansing, Polisi Musnahkan 42 Rakit Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Indonesia vs Singapura: Adu Kualitas Teknik di Bawah Gemuruh GBK Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Polresta Pekanbaru Bongkar Penipuan Modus Investasi Proyek, Para Korban Alami Ke Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Rupiah Akhir Pekan Menguat Tipis, Tapi Bayang-Bayang Rp18.000 Belum Pergi Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Negara Tidak Boleh Kalah Oleh Rumor: Keterbukaan Informasi sebagai Fondasi Keper Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Purnawirawan Polri Jadi Tersangka Kasus Sabu, 9 Paket Diamankan di Pelalawan, Pe Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Operasi SAR KM Virgo Masuki Hari Ketiga Belas: Sepuluh Jenazah Kembali Ditemukan Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Korlantas Polri Resmikan STNK Digital dan Pembayaran Tilang Terintegrasi Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi

Harga Kelapa Terjun Bebas, Ribuan Keluarga Petani Terancam

news | 27 Juli 2026 | 14:28:00
Editor: Adrian Vandora | Videografer: Ade Prasetya | Ditonton: 555 kali

Harga kelapa bulat di Kabupaten Indragiri Hilir, Riau, mengalami penurunan drastis dari Rp2.700 menjadi Rp2.200 per kilogram, bahkan sempat menyentuh Rp1.800 di tingkat petani. Kondisi ini dipicu melimpahnya hasil panen yang bertepatan dengan melemahnya pasar ekspor, sehingga berdampak langsung pada pendapatan ribuan petani yang menggantungkan hidup dari sektor perkebunan kelapa. Petani dan penampung berharap pemerintah segera menetapkan harga acuan serta mempercepat hilirisasi industri kelapa agar nilai tambah dinikmati di daerah dan kesejahteraan masyarakat tetap terjaga.

LATEST NEWS
SPECIAL REPORT