logo
Hotspot Sumatera Merosot, BMKG Ingatkan Hujan Lebat dan Angin Kencang di Riau Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Kemenkes: 174 Ribu Warga Terserang ISPA, 40.363 di Antaranya Balita Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi DPRD dan Pemko Pekanbaru Sepakati APBD-P 2026 Rp3,26 Triliun, Banjir Jadi Sorota Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi UPDATE: Satu Korban Galodo Arosuka Ditemukan Tewas, Jalur Padang-Solok Masih Ter Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Rupiah Melemah ke Rp17.884, Investor Cermati Arah Suku Bunga The Fed dan BI Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Sekolah di Pekanbaru Kembali Belajar Tatap Muka Terbatas Mulai Besok Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi HUT Lalu Lintas ke-71, Kapolda Riau Soroti Karhutla yang Terus Berulang: Apa Tak Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Harga TBS Sawit Riau Periode 23-29 September Turun Rp27 per Kg Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi

Kolam Limbah Penuh, DLH Segel Outlet Pabrik Sawit di Pelalawan

news | 17 September 2026 | 20:20:00
Editor: Adrian Vandora | Videografer: Dikky Kinoi | Ditonton: 189 kali

Ratusan nelayan yang tergabung dalam Aliansi Nelayan Peduli Sungai Kerumutan menggelar aksi di depan pabrik kelapa sawit PT Karya Panen Terus di Kecamatan Kerumutan, Kabupaten Pelalawan, Riau. Nelayan memprotes dugaan pencemaran Sungai Kerumutan yang mereka nilai berdampak pada hasil tangkapan dan pendapatan. Pihak perusahaan membantah tudingan tersebut dan menyatakan limbah produksi ditampung di kolam limbah. Sementara itu, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Pelalawan turun ke lokasi dan menemukan kolam limbah dalam kondisi penuh. DLH kemudian menyegel outlet limbah perusahaan dan meminta perbaikan dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku. Pemerintah daerah akan terus memantau kondisi lingkungan dan Sungai Kerumutan.

LATEST NEWS
SPECIAL REPORT