logo
● BREAKING NEWS: Kebakaran Besar Melanda Bangko Rohil, Saat ini Api Masih Berkobar Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Kemendagri Evaluasi Regulasi Daerah untuk Perkuat Pencegahan Karhutla Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Kabut Asap Masih Muncul, 21 Puskesmas Pekanbaru Tetap Siaga Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Rumah Kontrakan Digerebek: Polisi Temukan 122 Pil Ekstasi Berbagai Logo, Seorang Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Dampak Kabut Asap Karhutla: Petani Sayur di Pekanbaru Keluhkan Tanaman Tumbuh " Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Inflasi Riau September 2026 Capai 0,64 Persen, Harga Cabai Jadi Pemicu Utama Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Polres Siak Ungkap Dugaan Korupsi APBKam Rp404 Juta, Mantan Penghulu Rawa Mekar Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Damkar Pekanbaru Evakuasi Kucing Terjebak di Sumur Sedalam 15 Meter Selama 3 Har Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi

Dulu Primadona, Kini Toko Buku Bekas Padang Teater Nyaris Mati

news | 30 September 2026 | 20:00:00
Editor: Adrian Vandora | Videografer: Aldian | Ditonton: 282 kali

Dulu menjadi primadona bagi pelajar dan mahasiswa, kawasan Padang Teater Pasar Raya Padang kini menghadapi masa sulit. Dari lebih dari 40 toko buku bekas, hanya sekitar lima toko yang masih aktif berjualan, rabu 30 september 2026.

Sepinya pembeli menjadi pemandangan sehari-hari. Perubahan zaman dan teknologi digital membuat kebutuhan terhadap buku bekas, termasuk kliping koran untuk tugas sekolah, semakin berkurang.

Bagaimana kisah para pedagang yang masih bertahan dan menjaga jejak kejayaan toko buku bekas di Padang Teater?

LATEST NEWS
SPECIAL REPORT