logo
● Niat Beli Minuman Berujung Pencurian, Perkara Dua Pria di Pekanbaru Dihentikan L Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● SEMMI Riau Demo Kejati, Desak Dugaan Penyimpangan Dana Desa Balam Jaya Rohil Diu Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Rupiah Perkasa di Penghujung Pekan, Ditutup Rp17.882 per Dolar AS Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● BGS Berakhir, Pemko Pekanbaru Siapkan Skema Sewa untuk Pedagang STC Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● BGN Pangkas Kuota Penerima MBG Maksimal 3.000 Per Dapur untuk Cegah Keracunan Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Polisi Buru IB, Diduga Pemasok 122 Pil Ekstasi ke Jaringan Pekanbaru-Kampar Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Wamendagri Bima Arya Tegaskan Pentingnya Mitigasi Bencana dan Kualitas SDM Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Tiga Anggota DPRD dari Gerindra Terseret Kasus Narkoba di Surabaya Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi

Dulu Primadona, Kini Toko Buku Bekas Padang Teater Nyaris Mati

news | 30 September 2026 | 20:00:00
Editor: Adrian Vandora | Videografer: Aldian | Ditonton: 297 kali

Dulu menjadi primadona bagi pelajar dan mahasiswa, kawasan Padang Teater Pasar Raya Padang kini menghadapi masa sulit. Dari lebih dari 40 toko buku bekas, hanya sekitar lima toko yang masih aktif berjualan, rabu 30 september 2026.

Sepinya pembeli menjadi pemandangan sehari-hari. Perubahan zaman dan teknologi digital membuat kebutuhan terhadap buku bekas, termasuk kliping koran untuk tugas sekolah, semakin berkurang.

Bagaimana kisah para pedagang yang masih bertahan dan menjaga jejak kejayaan toko buku bekas di Padang Teater?

LATEST NEWS
SPECIAL REPORT