logo
● Niat Beli Minuman Berujung Pencurian, Perkara Dua Pria di Pekanbaru Dihentikan L Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● SEMMI Riau Demo Kejati, Desak Dugaan Penyimpangan Dana Desa Balam Jaya Rohil Diu Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Rupiah Perkasa di Penghujung Pekan, Ditutup Rp17.882 per Dolar AS Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● BGS Berakhir, Pemko Pekanbaru Siapkan Skema Sewa untuk Pedagang STC Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● BGN Pangkas Kuota Penerima MBG Maksimal 3.000 Per Dapur untuk Cegah Keracunan Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Polisi Buru IB, Diduga Pemasok 122 Pil Ekstasi ke Jaringan Pekanbaru-Kampar Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Wamendagri Bima Arya Tegaskan Pentingnya Mitigasi Bencana dan Kualitas SDM Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Tiga Anggota DPRD dari Gerindra Terseret Kasus Narkoba di Surabaya Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi

Dari Bibit Bunga, Warga Pasaman Raup Belasan Juta Rupiah

news | 30 September 2026 | 20:05:00
Editor: Adrian Vandora | Videografer: Aldian | Ditonton: 306 kali

Siapa sangka, bunga kertas dan kaktus bisa menjadi sumber penghasilan menjanjikan, rabu 30 september 2026.

Di Jorong Kampung Baru, Nagari Ganggo Mudiak, Kecamatan Bonjol, Pasaman, Sumatera Barat, warga mengembangkan usaha pembibitan dan penjualan tanaman hias yang telah berlangsung selama puluhan tahun.

Berawal dari usaha Samsidar yang dirintis lebih dari lima dekade lalu, bisnis bunga kertas dan kaktus kemudian ikut berkembang dan ditiru warga lainnya. Harga tanaman yang dijual mulai dari ribuan hingga ratusan ribu rupiah per pot, dengan omzet yang bisa mencapai belasan juta rupiah setiap bulan.

Kini, Kampung Baru dikenal sebagai salah satu sentra penjualan bunga kertas dan kaktus di Pasaman.

LATEST NEWS
SPECIAL REPORT