logo
● BREAKING NEWS: Kebakaran Besar Melanda Bangko Rohil, Saat ini Api Masih Berkobar Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Kemendagri Evaluasi Regulasi Daerah untuk Perkuat Pencegahan Karhutla Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Kabut Asap Masih Muncul, 21 Puskesmas Pekanbaru Tetap Siaga Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Rumah Kontrakan Digerebek: Polisi Temukan 122 Pil Ekstasi Berbagai Logo, Seorang Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Dampak Kabut Asap Karhutla: Petani Sayur di Pekanbaru Keluhkan Tanaman Tumbuh " Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Inflasi Riau September 2026 Capai 0,64 Persen, Harga Cabai Jadi Pemicu Utama Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Polres Siak Ungkap Dugaan Korupsi APBKam Rp404 Juta, Mantan Penghulu Rawa Mekar Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Damkar Pekanbaru Evakuasi Kucing Terjebak di Sumur Sedalam 15 Meter Selama 3 Har Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi

Bayi Gajah Lahir, Harapan Baru Konservasi Tesso Nilo

news | 30 September 2026 | 20:15:00
Editor: Adrian Vandora | Videografer: Dikky Kinoi | Ditonton: 250 kali

Kabar baik datang dari Taman Nasional Tesso Nilo, Kabupaten Pelalawan, Riau. Seekor anak gajah Sumatera jantan lahir dengan selamat dari induk bernama Lisa, Senin malam, 28 September 2026. Bayi gajah ini lahir dalam kondisi sehat dengan berat 129 kilogram, tinggi 96 sentimeter, panjang badan 101 sentimeter, dan lingkar dada 125 sentimeter. Kelahiran ini merupakan anak keenam dari Lisa dan menambah jumlah gajah binaan di Camp Elephant Flying Squad Tesso Nilo menjadi delapan ekor. Di balik kabar gembira ini, upaya menjaga habitat gajah Sumatera masih menghadapi tantangan. Kawasan Tesso Nilo masih menghadapi persoalan alih fungsi hutan dan keberadaan permukiman serta perkebunan, yang berpotensi memicu konflik antara manusia dan gajah.

LATEST NEWS
SPECIAL REPORT