logo
● Malam Ini, Kapolri Suyudi Rombak Jajaran Polri: 27 Pejabat Dilantik, Irjen Arman Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Arman Achdiat Jadi Kapolda Riau, SF Hariyanto: Selamat Datang, Kami Siap Berkola Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Waduk Cipta Karya Ditata 2027, Pemko Pekanbaru Siapkan Ruang Olahraga dan UMKM Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Satpol PP Pekanbaru Perluas Razia, Lokasi Terindikasi Prostitusi Tak Luput dari Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Isu LGBT di Kalangan Pelajar Meranti, LAMR Dorong Penguatan Pendidikan Karakter Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Aktivitas Seksual Sesama Jenis di Kalangan Pelajar Meranti Terungkap, MKKS Doron Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Rantai Sabu Kandis Terbongkar, Tiga Tersangka Dijerat Pasal Berlapis Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Dari Polda Metro hingga BIN, Jejak Panjang Irjen Arman Achdiat Sebelum Pimpin Ri Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi

Sungai Larangan Dibuka, Warga Ramai Ramai Panen Ikan

news | 2 Oktober 2026 | 20:20:00
Editor: Adrian Vandora | Videografer: Tim Liputan | Ditonton: 255 kali

Setelah satu tahun ditetapkan sebagai kawasan sungai larangan, Sungai Batang Sumpu di Jorong Pauah, Nagari Pauah, Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat, akhirnya kembali dibuka untuk umum. Momen ini menjadi tradisi tahunan yang dinantikan warga. Pada hari pertama, masyarakat diperbolehkan mengambil ikan dengan cara memancing, sementara hari berikutnya dilanjutkan dengan kegiatan menjala ikan. Ratusan peserta ikut memeriahkan tradisi tersebut dengan membayar tiket sebesar Rp30 ribu per orang. Hasil penjualan tiket disumbangkan untuk pembangunan masjid di nagari setempat. Tradisi sungai larangan merupakan bentuk kearifan lokal masyarakat dalam menjaga kelestarian sungai dan populasi ikan. Selama masa larangan, warga bersama-sama menjaga sungai agar tidak ada yang mengambil ikan. Beragam jenis ikan hidup di Sungai Batang Sumpu, di antaranya gariang, limasay, sarokan, nila, tongsan, hingga ikan tilan.

LATEST NEWS
SPECIAL REPORT