logo
Polres Pelalawan Gerebek Judi Sabung Ayam: 39 Orang Diamankan, Pemilik Lapak Dit Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Enam Dokter Magang Meninggal, 10.564 Peserta Internsip Bakal Jalani MCU dan Skri Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi DKPP Hukum Anggota KPU RI dan KPU Jabar, Penggunaan Helikopter Dinilai Langgar E Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Mulai 30 Juli, Akses Keluar Tol Pekanbaru–Dumai Dialihkan, Pengendara Diminta Le Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Pajero Sport Istri Kedua Suhardiman Disita KPK, Penyidik Dalami Lelang Jabatan h Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Sempat Tembus Rp18.100 per Dolar AS, Rupiah Ditutup Menguat Jelang Keputusan The Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Teror Monyet Liar di Inhil: 7 Warga Luka-Luka Diserang Hingga Harus Dilarikan ke Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Uji Kekuatan Runway Bandara SSK II, Jam Operasional Berubah Sampai 11 Agustus Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi
Jelang Selat Hormuz Diblokade, Ketua DPR Iran Nasehati AS: Nikmatilah Bensin 4-5 Dolar Itu
Harga bensin melebihi 4 dolar per galon ditampilkan di sebuah stasiun Exxon di Arlington, Virginia, Amerika Serikat pada Rabu (1/4/2026). (Foto: Dok. Antara)
Jelang Selat Hormuz Diblokade, Ketua DPR Iran Nasehati AS: Nikmatilah Bensin 4-5 Dolar Itu
Editor: Arya Mahendra | Penulis: arya mahendra
13 April 2026 | 20:30:20

ISTANBUL - Ketua Parlemen (DPR) Iran Mohammad Bagher Qalibaf, menasihati Amerika Serikat bahwa harga bahan bakar dapat naik lebih tinggi lagi di tengah meningkatnya ketegangan antara AS dan Iran yang berlanjut dengan blokade Selat Hormuz mulai Senin (13/4/2026) pukul 21.00 WIB.

"Nikmati harga bensin saat ini. Dengan apa yang disebut 'blokade' itu, tak lama lagi Anda akan merindukan harga bensin menjadi 4-5 dolar AS," kata Qalibaf dalam sebuah unggahan di platform X yang dikutip Senin (13/4/2026).

Qalibaf, yang merupakan ketua delegasi Iran dalam pembicaraan dengan AS di Islamabad, Pakistan, pada Sabtu (11/4) itu, juga melampirkan tangkapan layar yang menunjukkan harga bensin di SPBU dekat Gedung Putih berkisar antara sekitar 4,10 dolar AS (Rp70 ribu) dan 5,80 dolar AS (Rp99 ribu) per galon.

Unggahan tersebut tampaknya menanggapi pernyataan Presiden AS Donald Trump, yang pada Minggu (12/4) mengatakan bahwa harga minyak dan bensin dapat tetap tinggi hingga pemilihan paruh waktu November karena perang AS-Israel dengan Iran terus berlanjut.

iklan-view

"Bisa jadi, atau sama, atau mungkin sedikit lebih tinggi; tetapi seharusnya sekitaran sama," kata Trump kepada Fox News.

Unggahan Qalibaf itu mendahului pengumuman Komando Pusat AS (CENTCOM) bahwa mereka akan mulai memblokade semua lalu lintas maritim yang masuk dan keluar dari pelabuhan Iran mulai Senin.

Perkembangan itu terjadi setelah putaran terakhir pembicaraan Iran dan AS di Islamabad berakhir tanpa kesepakatan. Negosiasi pada akhir pekan lalu, yang dimediasi Pakistan, berakhir setelah beberapa putaran diskusi dan pertukaran proposal gagal menghasilkan terobosan.

Kedua pihak meninggalkan Islamabad dengan perbedaan utama yang belum terselesaikan, di mana keduanya mengisyaratkan bahwa upaya diplomatik lebih lanjut masih akan diperlukan.

Pembicaraan di Islamabad itu merupakan bagian dari upaya lebih luas di bawah aksi gencatan senjata dua pekan yang rapuh untuk mengakhiri perang AS-Israel terhadap Iran sejak 28 Februari lalu. (ntr)

Home / News
Jelang Selat Hormuz Diblokade, Ketua DPR Iran Nasehati AS: Nikmatilah Bensin 4-5 Dolar Itu
Editor: Arya Mahendra | Penulis: arya mahendra
Rubrik: news | 13 April 2026 | 20:30:20
Jelang Selat Hormuz Diblokade, Ketua DPR Iran Nasehati AS: Nikmatilah Bensin 4-5 Dolar Itu
Harga bensin melebihi 4 dolar per galon ditampilkan di sebuah stasiun Exxon di Arlington, Virginia, Amerika Serikat pada Rabu (1/4/2026). (Foto: Dok. Antara)

ISTANBUL - Ketua Parlemen (DPR) Iran Mohammad Bagher Qalibaf, menasihati Amerika Serikat bahwa harga bahan bakar dapat naik lebih tinggi lagi di tengah meningkatnya ketegangan antara AS dan Iran yang berlanjut dengan blokade Selat Hormuz mulai Senin (13/4/2026) pukul 21.00 WIB.

"Nikmati harga bensin saat ini. Dengan apa yang disebut 'blokade' itu, tak lama lagi Anda akan merindukan harga bensin menjadi 4-5 dolar AS," kata Qalibaf dalam sebuah unggahan di platform X yang dikutip Senin (13/4/2026).

Qalibaf, yang merupakan ketua delegasi Iran dalam pembicaraan dengan AS di Islamabad, Pakistan, pada Sabtu (11/4) itu, juga melampirkan tangkapan layar yang menunjukkan harga bensin di SPBU dekat Gedung Putih berkisar antara sekitar 4,10 dolar AS (Rp70 ribu) dan 5,80 dolar AS (Rp99 ribu) per galon.

Unggahan tersebut tampaknya menanggapi pernyataan Presiden AS Donald Trump, yang pada Minggu (12/4) mengatakan bahwa harga minyak dan bensin dapat tetap tinggi hingga pemilihan paruh waktu November karena perang AS-Israel dengan Iran terus berlanjut.

"Bisa jadi, atau sama, atau mungkin sedikit lebih tinggi; tetapi seharusnya sekitaran sama," kata Trump kepada Fox News.

Unggahan Qalibaf itu mendahului pengumuman Komando Pusat AS (CENTCOM) bahwa mereka akan mulai memblokade semua lalu lintas maritim yang masuk dan keluar dari pelabuhan Iran mulai Senin.

Perkembangan itu terjadi setelah putaran terakhir pembicaraan Iran dan AS di Islamabad berakhir tanpa kesepakatan. Negosiasi pada akhir pekan lalu, yang dimediasi Pakistan, berakhir setelah beberapa putaran diskusi dan pertukaran proposal gagal menghasilkan terobosan.

Kedua pihak meninggalkan Islamabad dengan perbedaan utama yang belum terselesaikan, di mana keduanya mengisyaratkan bahwa upaya diplomatik lebih lanjut masih akan diperlukan.

Pembicaraan di Islamabad itu merupakan bagian dari upaya lebih luas di bawah aksi gencatan senjata dua pekan yang rapuh untuk mengakhiri perang AS-Israel terhadap Iran sejak 28 Februari lalu. (ntr)