logo
Banjir Dahsyat Terjang Perbatasan Nepal-Tibet, Sedikitnya 97 Tewas dan 384 Wisat Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Rupiah Nyaris Stagnan di Rp17.725 per Dolar AS, Pasar Menanti Sinyal Ketua The F Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi 549 Warga Pelalawan Terserang ISPA, Kabut Asap Karhutla Mulai Mengancam Kesehata Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Jelang Aksi 27 Agustus: Polri Perketat Jalur Masuk Jakarta, Massa dari Sumatera Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Kabut Asap Mulai Selimuti Rohil, Tiga Hotspot Terdeteksi, Pemerintah Diminta Tak Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi 37 Orang Ditetapkan Jadi Tersangka Karhutla di Riau, Polda: Semuanya Pelaku Pero Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Puluhan Tahun Dinanti, Jalan Poros Kuba Rusak Parah, Warga Tagih Keseriusan Peme Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Polda Riau Gulung Sindikat Curanmor Lintas Provinsi: 6 Tersangka Ditangkap, 44 M Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi
HOME / Hukum / KRIMINAL
Update: PLN Pastikan Pelaku di Video Viral Bukan Petugas Resmi, Investigasi Bersama Korban Berlanjut
Pelaku pencurian sekeranjang ayam di Pekanbaru yang viral ini ternyata bukan petugas resmi PLN.
Update: PLN Pastikan Pelaku di Video Viral Bukan Petugas Resmi, Investigasi Bersama Korban Berlanjut
Editor: Arya Mahendra | Penulis: Rico Syahputra
Rubrik: hukum | 21 April 2026 | 15:21:40

PEKANBARU — Perkembangan terbaru terkait kasus dugaan pencurian keranjang ayam yang viral di media sosial akhirnya menemui titik terang. Pihak PT PLN (Persero) memastikan bahwa pria dalam rekaman CCTV bukan bagian dari petugas resmi mereka.

Kepastian ini disampaikan usai pertemuan antara pihak PLN dan korban, Pak Rozi, yang digelar di Kantor Ikatan Keluarga Pesisir Selatan, Jalan Sudirman Ujung, Pekanbaru, sekitar pukul 10.00 WIB.

Humas PLN, Rivad Russadi, menjelaskan bahwa pihaknya telah menghadirkan seluruh petugas yang bertugas pada malam kejadian untuk dilakukan klarifikasi.

iklan-view

“Hasil pengecekan menunjukkan tidak ada kecocokan antara petugas piket dengan sosok yang terekam dalam CCTV pada Minggu pukul 03.28 WIB,” ujarnya, Selasa (21/4/2026).

Selain itu, PLN melalui unit Electricity Service (ES) Unit Layanan Pekanbaru juga telah melakukan identifikasi lebih lanjut. Dari hasil tersebut, dipastikan atribut yang digunakan pelaku tidak sesuai dengan standar perlengkapan petugas resmi PLN.

“Dari penggunaan helm dan seragam, dapat dipastikan oknum tersebut bukan petugas dari PLN ES Unit Layanan Pekanbaru,” tambahnya.

Meski demikian, proses pengusutan tidak berhenti. Pihak korban bersama PLN sepakat untuk menelusuri lebih jauh identitas pelaku dengan memperluas pemeriksaan rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian guna memperkuat alat bukti.

PLN juga menegaskan komitmennya untuk bersikap tegas apabila di kemudian hari ditemukan keterlibatan internal.

“Apabila ada petugas PLN yang terbukti terlibat, kami pastikan akan diserahkan ke pihak berwajib,” tegas Rivad. (ric)

Home / Hukum
Update: PLN Pastikan Pelaku di Video Viral Bukan Petugas Resmi, Investigasi Bersama Korban Berlanjut
Editor: Arya Mahendra | Penulis: Rico Syahputra
Rubrik: hukum | 21 April 2026 | 15:21:40
Update: PLN Pastikan Pelaku di Video Viral Bukan Petugas Resmi, Investigasi Bersama Korban Berlanjut
Pelaku pencurian sekeranjang ayam di Pekanbaru yang viral ini ternyata bukan petugas resmi PLN.

PEKANBARU — Perkembangan terbaru terkait kasus dugaan pencurian keranjang ayam yang viral di media sosial akhirnya menemui titik terang. Pihak PT PLN (Persero) memastikan bahwa pria dalam rekaman CCTV bukan bagian dari petugas resmi mereka.

Kepastian ini disampaikan usai pertemuan antara pihak PLN dan korban, Pak Rozi, yang digelar di Kantor Ikatan Keluarga Pesisir Selatan, Jalan Sudirman Ujung, Pekanbaru, sekitar pukul 10.00 WIB.

Humas PLN, Rivad Russadi, menjelaskan bahwa pihaknya telah menghadirkan seluruh petugas yang bertugas pada malam kejadian untuk dilakukan klarifikasi.

“Hasil pengecekan menunjukkan tidak ada kecocokan antara petugas piket dengan sosok yang terekam dalam CCTV pada Minggu pukul 03.28 WIB,” ujarnya, Selasa (21/4/2026).

Selain itu, PLN melalui unit Electricity Service (ES) Unit Layanan Pekanbaru juga telah melakukan identifikasi lebih lanjut. Dari hasil tersebut, dipastikan atribut yang digunakan pelaku tidak sesuai dengan standar perlengkapan petugas resmi PLN.

“Dari penggunaan helm dan seragam, dapat dipastikan oknum tersebut bukan petugas dari PLN ES Unit Layanan Pekanbaru,” tambahnya.

Meski demikian, proses pengusutan tidak berhenti. Pihak korban bersama PLN sepakat untuk menelusuri lebih jauh identitas pelaku dengan memperluas pemeriksaan rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian guna memperkuat alat bukti.

PLN juga menegaskan komitmennya untuk bersikap tegas apabila di kemudian hari ditemukan keterlibatan internal.

“Apabila ada petugas PLN yang terbukti terlibat, kami pastikan akan diserahkan ke pihak berwajib,” tegas Rivad. (ric)