logo
Sambangi Peternak Lokal di Tampan, Polsek Payung Sekaki Perkuat Ketahanan Pangan Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Cuaca Riau Hari Ini: BMKG Prediksi Hujan Lokal, Pekanbaru dan Dumai Berpotensi D Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Viral Isu Pocong Bawa Sajam di Manggala Rohil, Datuk Penghulu Tegaskan Hoaks! ‎ Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Harga Emas Hari Ini 23 Mei 2026 Turun Serentak, Antam di Pegadaian Tembus Rp2,8 Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Blackout Sumatera! Sebagian Listrik Pekanbaru Masih Padam, Banyak Warga "Ngungsi Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Blackout Sumatera, Ditlantas Polda Riau Siaga Penuh: Patroli Blue Light Ditingka Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Sumatera Blackout! Pekanbaru Gelap Gulita, Diduga Gangguan Jaringan 275 kV di Mu Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Nekat Haji Lewat Jalur Nonprosedural, 6 WNI Dicegah Berangkat di Bandara SSK II Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi
HOME / Hukum / KRIMINAL
Update: PLN Pastikan Pelaku di Video Viral Bukan Petugas Resmi, Investigasi Bersama Korban Berlanjut
Pelaku pencurian sekeranjang ayam di Pekanbaru yang viral ini ternyata bukan petugas resmi PLN.
Update: PLN Pastikan Pelaku di Video Viral Bukan Petugas Resmi, Investigasi Bersama Korban Berlanjut
Editor: Arya Mahendra | Penulis: rico syahputra
21 April 2026 | 15:21:40

PEKANBARU — Perkembangan terbaru terkait kasus dugaan pencurian keranjang ayam yang viral di media sosial akhirnya menemui titik terang. Pihak PT PLN (Persero) memastikan bahwa pria dalam rekaman CCTV bukan bagian dari petugas resmi mereka.

Kepastian ini disampaikan usai pertemuan antara pihak PLN dan korban, Pak Rozi, yang digelar di Kantor Ikatan Keluarga Pesisir Selatan, Jalan Sudirman Ujung, Pekanbaru, sekitar pukul 10.00 WIB.

Humas PLN, Rivad Russadi, menjelaskan bahwa pihaknya telah menghadirkan seluruh petugas yang bertugas pada malam kejadian untuk dilakukan klarifikasi.

“Hasil pengecekan menunjukkan tidak ada kecocokan antara petugas piket dengan sosok yang terekam dalam CCTV pada Minggu pukul 03.28 WIB,” ujarnya, Selasa (21/4/2026).

iklan-view

Selain itu, PLN melalui unit Electricity Service (ES) Unit Layanan Pekanbaru juga telah melakukan identifikasi lebih lanjut. Dari hasil tersebut, dipastikan atribut yang digunakan pelaku tidak sesuai dengan standar perlengkapan petugas resmi PLN.

“Dari penggunaan helm dan seragam, dapat dipastikan oknum tersebut bukan petugas dari PLN ES Unit Layanan Pekanbaru,” tambahnya.

Meski demikian, proses pengusutan tidak berhenti. Pihak korban bersama PLN sepakat untuk menelusuri lebih jauh identitas pelaku dengan memperluas pemeriksaan rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian guna memperkuat alat bukti.

PLN juga menegaskan komitmennya untuk bersikap tegas apabila di kemudian hari ditemukan keterlibatan internal.

“Apabila ada petugas PLN yang terbukti terlibat, kami pastikan akan diserahkan ke pihak berwajib,” tegas Rivad. (ric)

Home / Hukum
Update: PLN Pastikan Pelaku di Video Viral Bukan Petugas Resmi, Investigasi Bersama Korban Berlanjut
Editor: Arya Mahendra | Penulis: rico syahputra
Rubrik: hukum | 21 April 2026 | 15:21:40
Update: PLN Pastikan Pelaku di Video Viral Bukan Petugas Resmi, Investigasi Bersama Korban Berlanjut
Pelaku pencurian sekeranjang ayam di Pekanbaru yang viral ini ternyata bukan petugas resmi PLN.

PEKANBARU — Perkembangan terbaru terkait kasus dugaan pencurian keranjang ayam yang viral di media sosial akhirnya menemui titik terang. Pihak PT PLN (Persero) memastikan bahwa pria dalam rekaman CCTV bukan bagian dari petugas resmi mereka.

Kepastian ini disampaikan usai pertemuan antara pihak PLN dan korban, Pak Rozi, yang digelar di Kantor Ikatan Keluarga Pesisir Selatan, Jalan Sudirman Ujung, Pekanbaru, sekitar pukul 10.00 WIB.

Humas PLN, Rivad Russadi, menjelaskan bahwa pihaknya telah menghadirkan seluruh petugas yang bertugas pada malam kejadian untuk dilakukan klarifikasi.

“Hasil pengecekan menunjukkan tidak ada kecocokan antara petugas piket dengan sosok yang terekam dalam CCTV pada Minggu pukul 03.28 WIB,” ujarnya, Selasa (21/4/2026).

Selain itu, PLN melalui unit Electricity Service (ES) Unit Layanan Pekanbaru juga telah melakukan identifikasi lebih lanjut. Dari hasil tersebut, dipastikan atribut yang digunakan pelaku tidak sesuai dengan standar perlengkapan petugas resmi PLN.

“Dari penggunaan helm dan seragam, dapat dipastikan oknum tersebut bukan petugas dari PLN ES Unit Layanan Pekanbaru,” tambahnya.

Meski demikian, proses pengusutan tidak berhenti. Pihak korban bersama PLN sepakat untuk menelusuri lebih jauh identitas pelaku dengan memperluas pemeriksaan rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian guna memperkuat alat bukti.

PLN juga menegaskan komitmennya untuk bersikap tegas apabila di kemudian hari ditemukan keterlibatan internal.

“Apabila ada petugas PLN yang terbukti terlibat, kami pastikan akan diserahkan ke pihak berwajib,” tegas Rivad. (ric)