logo
Belum Usai Kasus Napi Kabur, Sabu Ditemukan di Lapas Pekanbaru: 3 WBP Diserahkan Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Petang Ini Rupiah Menguat ke Rp17.980 per Dolar AS, Pasar Soroti Inflasi dan Ner Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Wako Agung Nugroho Lantik Zulhelmi Arifin Jadi Sekda Pekanbaru, Ingatkan Pejabat Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Hujan Tak Berhenti, Padang Dikepung Banjir: Warga Terjebak, Evakuasi Terus Berla Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Polisi Ungkap Kasus Curanmor di Pelalawan Sehari, Satu Pelaku Ditahan Satu Lagi Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Sambut Hari Kemerdekaan RI, Nuansa Merah Putih Mulai Semarak di Pelosok Pekanbar Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi HEBOH: Motor Nyasar Masuk Tol Pekanbaru-Dumai, Diduga Pengendara Alami Gangguan Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Zulhelmi Arifin Resmi Dilantik sebagai Sekda Definitif Pekanbaru Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi
HOME / News / RIAU
Riau Dapat 14 Sapi Kurban Bantuan Presiden, Dipilih dari Ternak Terbaik
Provinsi Riau menerima 14 ekor sapi kurban bantuan Presiden RI Prabowo Subianto untuk Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah/2026 Masehi. (Foto: MCR)
Riau Dapat 14 Sapi Kurban Bantuan Presiden, Dipilih dari Ternak Terbaik
Editor: Arya Mahendra | Penulis: arya mahendra
18 Mei 2026 | 15:50:12

PEKANBARU – Provinsi Riau menerima 14 ekor sapi kurban bantuan Presiden RI Prabowo Subianto untuk Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah/2026 Masehi. Bantuan tersebut disalurkan untuk Pemerintah Provinsi Riau, 12 pemerintah kabupaten/kota, serta seorang tokoh masyarakat.

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Riau, Mimi Yuliani Nazir mengatakan, sapi-sapi kurban tersebut dipilih melalui proses seleksi ketat yang melibatkan seluruh kabupaten/kota di Riau.

Menurutnya, pemerintah daerah terlebih dahulu mengusulkan sapi dengan bobot hidup terbesar dari masing-masing wilayah sesuai arahan Sekretariat Presiden dan Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Ditjen PKH).

iklan-view

“Untuk bantuan Presiden tingkat provinsi, yang diusulkan adalah sapi dengan bobot paling besar dari seluruh kabupaten/kota di Riau. Sedangkan untuk bantuan di tingkat kabupaten/kota, dipilih sapi terberat dari daerah masing-masing,” ujar Mimi.

Setelah proses pengusulan, tim juga melakukan verifikasi lapangan untuk memastikan kondisi sapi sesuai dengan data yang diajukan. Hasil pemeriksaan menunjukkan seluruh sapi memenuhi syarat dan dinyatakan layak menjadi hewan kurban bantuan Presiden.

Mimi menegaskan, penilaian tidak hanya berdasarkan ukuran dan bobot ternak. Faktor kesehatan, kondisi fisik, hingga kesiapan distribusi turut menjadi perhatian utama.

“Tidak hanya besar, sapi juga harus sehat dan memenuhi standar sebagai hewan kurban Presiden,” tegasnya.

Program bantuan sapi kurban Presiden ini rutin dilaksanakan setiap perayaan Idul Adha. Selain membantu masyarakat, program tersebut juga diharapkan mampu memotivasi peternak lokal untuk meningkatkan kualitas ternak mereka.

Sementara itu, lokasi penyembelihan hewan kurban akan ditentukan oleh masing-masing pemerintah daerah, dengan ketentuan tidak menggunakan lokasi yang sama seperti tahun sebelumnya. (mcr)

Home / News
Riau Dapat 14 Sapi Kurban Bantuan Presiden, Dipilih dari Ternak Terbaik
Editor: Arya Mahendra | Penulis: arya mahendra
Rubrik: news | 18 Mei 2026 | 15:50:12
Riau Dapat 14 Sapi Kurban Bantuan Presiden, Dipilih dari Ternak Terbaik
Provinsi Riau menerima 14 ekor sapi kurban bantuan Presiden RI Prabowo Subianto untuk Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah/2026 Masehi. (Foto: MCR)

PEKANBARU – Provinsi Riau menerima 14 ekor sapi kurban bantuan Presiden RI Prabowo Subianto untuk Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah/2026 Masehi. Bantuan tersebut disalurkan untuk Pemerintah Provinsi Riau, 12 pemerintah kabupaten/kota, serta seorang tokoh masyarakat.

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Riau, Mimi Yuliani Nazir mengatakan, sapi-sapi kurban tersebut dipilih melalui proses seleksi ketat yang melibatkan seluruh kabupaten/kota di Riau.

Menurutnya, pemerintah daerah terlebih dahulu mengusulkan sapi dengan bobot hidup terbesar dari masing-masing wilayah sesuai arahan Sekretariat Presiden dan Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Ditjen PKH).

“Untuk bantuan Presiden tingkat provinsi, yang diusulkan adalah sapi dengan bobot paling besar dari seluruh kabupaten/kota di Riau. Sedangkan untuk bantuan di tingkat kabupaten/kota, dipilih sapi terberat dari daerah masing-masing,” ujar Mimi.

Setelah proses pengusulan, tim juga melakukan verifikasi lapangan untuk memastikan kondisi sapi sesuai dengan data yang diajukan. Hasil pemeriksaan menunjukkan seluruh sapi memenuhi syarat dan dinyatakan layak menjadi hewan kurban bantuan Presiden.

Mimi menegaskan, penilaian tidak hanya berdasarkan ukuran dan bobot ternak. Faktor kesehatan, kondisi fisik, hingga kesiapan distribusi turut menjadi perhatian utama.

“Tidak hanya besar, sapi juga harus sehat dan memenuhi standar sebagai hewan kurban Presiden,” tegasnya.

Program bantuan sapi kurban Presiden ini rutin dilaksanakan setiap perayaan Idul Adha. Selain membantu masyarakat, program tersebut juga diharapkan mampu memotivasi peternak lokal untuk meningkatkan kualitas ternak mereka.

Sementara itu, lokasi penyembelihan hewan kurban akan ditentukan oleh masing-masing pemerintah daerah, dengan ketentuan tidak menggunakan lokasi yang sama seperti tahun sebelumnya. (mcr)