logo
UPDATE: Tangis di Laut Madura, Lima Penumpang KMP Mutiara Sentosa II Tewas, 225 Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi UPDATE: Gempa Kumamoto Makin Mematikan, Korban Tewas Capai 38 Orang, KBRI Berger Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Pemutihan Pajak Kendaraan Riau Dimulai, Tunggakan Bertahun-tahun Cukup Bayar Dua Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Kasus Pilot Malaysia Airlines: Positif Tiga Jenis Narkoba, Bawa Urine Cadangan u Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Kapal Surabaya-Makassar Terbakar di Laut Jawa, Operasi Penyelamatan Ratusan Penu Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Bupati Pemalang Terjaring OTT di Hotel, KPK Selidiki Keterlibatan Wanita Pendamp Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi BGN Hentikan Sementara Operasional Dapur MBG di Semarang Usai Ratusan Siswa Didu Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi BK DPRD Riau Segera Putuskan Sanksi Dua Anggota yang Bentrok, Publik Menanti Ket Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi
HOME / News / Nasional
OBITUARY: Selamat Jalan Jenderal Ryamizard Ryacudu, Prajurit yang Mengabdi hingga Akhir
Mantan Menhan RI Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu, meninggal dunia di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Jakarta, Minggu (31/5/2026).
OBITUARY: Selamat Jalan Jenderal Ryamizard Ryacudu, Prajurit yang Mengabdi hingga Akhir
Editor: Arya Mahendra | Penulis: arya mahendra
31 Mei 2026 | 17:11:18

JAKARTA – Indonesia kehilangan salah satu putra terbaiknya di bidang pertahanan. Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu, mantan Menteri Pertahanan Republik Indonesia dan mantan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), meninggal dunia di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Jakarta, Minggu (31/5/2026). Ia tutup usia pada umur 76 tahun. mantan 

Kepala Biro Informasi Pertahanan Sekretariat Jenderal Kementerian Pertahanan, Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait, mengonfirmasi bahwa Ryamizard mengembuskan napas terakhir pada pukul 14.03 WIB setelah menjalani perawatan di ruang Cardiac Intensive Care Unit (CICU) RSPAD.

Kepergian Ryamizard menandai berakhirnya perjalanan panjang seorang prajurit yang hampir seluruh hidupnya didedikasikan untuk pengabdian kepada bangsa dan negara.

iklan-view

Lahir pada 21 April 1950, Ryamizard merupakan lulusan Akademi Militer tahun 1974. Karier militernya berkembang pesat seiring berbagai penugasan strategis yang diembannya. Ia pernah menjabat Pangdam V/Brawijaya, Pangdam Jaya, hingga dipercaya memimpin Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Kostrad) sebagai Pangkostrad.

Puncak karier militernya diraih ketika menjabat Kepala Staf Angkatan Darat pada periode 2002–2005. Pada masa itu, namanya juga sempat masuk dalam bursa calon Panglima TNI.

Meski telah memasuki masa purnatugas, pengabdiannya tidak berhenti. Presiden Joko Widodo mempercayainya mengemban amanah sebagai Menteri Pertahanan pada periode 2014–2019. Dalam masa jabatannya, Ryamizard dikenal sebagai sosok yang mendorong penguatan program Bela Negara sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan nasional.

Di luar jabatan dan pangkat yang pernah disandang, Ryamizard juga menerima berbagai penghargaan atas dedikasinya. Pada 2019, ia memperoleh Bintang Penghargaan Veteran Tertinggi dari Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI). Dua tahun kemudian, Universitas Pertahanan Republik Indonesia menganugerahkan gelar Doktor Honoris Causa di bidang Ilmu Pertahanan dan Perang Semesta.

Setelah menyelesaikan tugasnya sebagai Menteri Pertahanan pada 2019, Ryamizard menyerahkan estafet kepemimpinan kepada Prabowo Subianto. Namun, namanya tetap dikenang sebagai salah satu tokoh penting dalam perjalanan pertahanan Indonesia modern.

Kini, sang jenderal telah berpulang. Namun jejak pengabdian yang ditinggalkannya—mulai dari medan tugas, markas militer, hingga ruang-ruang pengambilan kebijakan negara—akan tetap menjadi bagian dari sejarah panjang pertahanan Indonesia.

Selamat jalan, Jenderal Ryamizard Ryacudu. Negeri mengenang pengabdianmu. (**)

Dihimpun dari berbagai sumber


Home / News
OBITUARY: Selamat Jalan Jenderal Ryamizard Ryacudu, Prajurit yang Mengabdi hingga Akhir
Editor: Arya Mahendra | Penulis: arya mahendra
Rubrik: news | 31 Mei 2026 | 17:11:18
OBITUARY: Selamat Jalan Jenderal Ryamizard Ryacudu, Prajurit yang Mengabdi hingga Akhir
Mantan Menhan RI Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu, meninggal dunia di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Jakarta, Minggu (31/5/2026).

JAKARTA – Indonesia kehilangan salah satu putra terbaiknya di bidang pertahanan. Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu, mantan Menteri Pertahanan Republik Indonesia dan mantan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), meninggal dunia di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Jakarta, Minggu (31/5/2026). Ia tutup usia pada umur 76 tahun. mantan 

Kepala Biro Informasi Pertahanan Sekretariat Jenderal Kementerian Pertahanan, Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait, mengonfirmasi bahwa Ryamizard mengembuskan napas terakhir pada pukul 14.03 WIB setelah menjalani perawatan di ruang Cardiac Intensive Care Unit (CICU) RSPAD.

Kepergian Ryamizard menandai berakhirnya perjalanan panjang seorang prajurit yang hampir seluruh hidupnya didedikasikan untuk pengabdian kepada bangsa dan negara.

Lahir pada 21 April 1950, Ryamizard merupakan lulusan Akademi Militer tahun 1974. Karier militernya berkembang pesat seiring berbagai penugasan strategis yang diembannya. Ia pernah menjabat Pangdam V/Brawijaya, Pangdam Jaya, hingga dipercaya memimpin Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Kostrad) sebagai Pangkostrad.

Puncak karier militernya diraih ketika menjabat Kepala Staf Angkatan Darat pada periode 2002–2005. Pada masa itu, namanya juga sempat masuk dalam bursa calon Panglima TNI.

Meski telah memasuki masa purnatugas, pengabdiannya tidak berhenti. Presiden Joko Widodo mempercayainya mengemban amanah sebagai Menteri Pertahanan pada periode 2014–2019. Dalam masa jabatannya, Ryamizard dikenal sebagai sosok yang mendorong penguatan program Bela Negara sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan nasional.

Di luar jabatan dan pangkat yang pernah disandang, Ryamizard juga menerima berbagai penghargaan atas dedikasinya. Pada 2019, ia memperoleh Bintang Penghargaan Veteran Tertinggi dari Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI). Dua tahun kemudian, Universitas Pertahanan Republik Indonesia menganugerahkan gelar Doktor Honoris Causa di bidang Ilmu Pertahanan dan Perang Semesta.

Setelah menyelesaikan tugasnya sebagai Menteri Pertahanan pada 2019, Ryamizard menyerahkan estafet kepemimpinan kepada Prabowo Subianto. Namun, namanya tetap dikenang sebagai salah satu tokoh penting dalam perjalanan pertahanan Indonesia modern.

Kini, sang jenderal telah berpulang. Namun jejak pengabdian yang ditinggalkannya—mulai dari medan tugas, markas militer, hingga ruang-ruang pengambilan kebijakan negara—akan tetap menjadi bagian dari sejarah panjang pertahanan Indonesia.

Selamat jalan, Jenderal Ryamizard Ryacudu. Negeri mengenang pengabdianmu. (**)

Dihimpun dari berbagai sumber