logo
Polemik SPMB Siak Hulu, DPRD Kampar Soroti Kinerja Disdikpora hingga Dugaan Inte Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Polda Riau Bongkar Modus Pengurangan Isi Truk Tangki BBM Bersubsidi, Tiga Orang Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Menhut Raja Juli Bungkam Soal Amplop Suhardiman, KPK Tegaskan Sudah Masuk Ranah Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Rupiah Menguat ke Rp17.888 per Dolar AS, Kekhawatiran Defisit APBN Mulai Mereda Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Dua Residivis Spesialis Bobol Ruko Kosong Ditangkap, Beraksi 12 Kali di Pekanbar Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Kabar Baik untuk Petani Riau: Harga Sawit Naik, TBS Plasma Sentuh Rp3.930/Kg, Sw Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Sebulan Dua Korban Tewas, Kini Harimau Sumatera Nyaris Menerkam Pekerja Sawit di Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Diduga Mabuk, Pengendara Motor Tabrak Pemotor Lain di Jalan Tengku Bey Pekanbaru Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi
HOME / News / Pekanbaru
Jalan Rambutan Pekanbaru Dibangun Total, Warga Tak Lagi Khawatir Lewati Ruas yang Rusak
Walikota Pekanbaru, Agung Nugroho. (Foto: Istimewa)
Jalan Rambutan Pekanbaru Dibangun Total, Warga Tak Lagi Khawatir Lewati Ruas yang Rusak
Editor: Boy Surya Hamta | Penulis: Boy Surya Hamta
1 Juni 2026 | 14:08:42

PEKANBARU–Jalan Rambutan di Kecamatan Marpoyan Damai akhirnya masuk daftar prioritas perbaikan Pemerintah Kota Pekanbaru. Ruas jalan yang selama ini menjadi salah satu jalur padat aktivitas warga itu kini tengah dibenahi secara menyeluruh untuk mengembalikan kenyamanan dan kelancaran lalu lintas.

Pembangunan Jalan Rambutan menjadi bagian dari gerak cepat Pemko Pekanbaru dalam merespons berbagai keluhan masyarakat terkait kondisi infrastruktur jalan. Setelah sebelumnya melakukan perbaikan di sejumlah titik seperti Jalan Teluk Leok, Jalan Bunga Raya, dan Jalan Rindang, pemerintah kini memusatkan perhatian pada salah satu akses penting di kawasan selatan kota tersebut.

Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho mengatakan pengerjaan dilakukan secara total, bukan hanya memperbaiki bagian yang rusak. Menurutnya, pendekatan itu dipilih agar kualitas jalan lebih baik dan mampu bertahan dalam jangka waktu yang lebih lama.

“Insyaallah pengerjaan kita percepat. Dari ujung sampai ujung akan kita benahi supaya masyarakat bisa merasakan manfaatnya secara maksimal,” kata Agung, Senin (1/6/2026).

iklan-view

Jalan Rambutan memiliki posisi strategis karena menjadi penghubung sejumlah kawasan permukiman, pusat usaha, hingga akses menuju ruas jalan utama di Kota Pekanbaru. Setiap hari, ribuan kendaraan roda dua dan roda empat melintasi jalur tersebut.

Karena tingginya intensitas lalu lintas, kerusakan jalan yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir mulai dirasakan mengganggu aktivitas masyarakat. Selain memperlambat perjalanan, kondisi jalan yang tidak rata juga menimbulkan kekhawatiran bagi pengendara, terutama saat cuaca hujan.

Situasi itu mendorong pemerintah untuk segera mengambil langkah perbaikan. Tidak hanya berdasarkan hasil pemantauan lapangan, keputusan tersebut juga dipengaruhi oleh banyaknya aspirasi warga yang menginginkan perbaikan segera dilakukan.

Agung bahkan turun langsung meninjau lokasi pekerjaan guna memastikan proses pembangunan berjalan sesuai rencana. Pemerintah ingin memastikan setiap tahapan dikerjakan dengan standar yang baik sehingga hasilnya benar-benar dapat dirasakan masyarakat.

Saat ini, pekerjaan memasuki tahap penghamparan lapisan dasar atau base course. Tahap tersebut menjadi fondasi penting sebelum proses pengaspalan ulang dilakukan pada seluruh badan jalan.

Metode overlay dipilih dalam proyek ini karena dinilai lebih efektif meningkatkan kualitas permukaan jalan. Dengan pengaspalan ulang secara menyeluruh, kondisi jalan diharapkan menjadi lebih rata, nyaman, dan aman untuk dilalui kendaraan.

Meski demikian, pemerintah mengakui proses pengerjaan akan berdampak pada arus kendaraan di sekitar lokasi. Pengguna jalan kemungkinan menghadapi perlambatan lalu lintas maupun antrean kendaraan pada jam-jam tertentu.

“Kami mohon maaf dan meminta pengertian masyarakat. Pekerjaan ini mungkin menimbulkan kemacetan sementara, tetapi manfaatnya akan dirasakan dalam jangka panjang,” ujar Agung.

Di tengah pertumbuhan Kota Pekanbaru yang terus meningkat, kebutuhan terhadap infrastruktur jalan yang memadai menjadi semakin penting. Jalan yang baik tidak hanya menunjang mobilitas warga, tetapi juga berpengaruh terhadap aktivitas ekonomi dan kelancaran distribusi barang serta jasa.

Perbaikan Jalan Rambutan juga mencerminkan upaya pemerintah daerah untuk menghadirkan pelayanan publik yang lebih responsif. Ketika keluhan masyarakat ditindaklanjuti melalui pembangunan nyata, kepercayaan publik terhadap kinerja pemerintah pun ikut meningkat.

Bagi warga sekitar, proyek ini membawa harapan baru. Jalan yang sebelumnya kerap dikeluhkan karena rusak dan berlubang kini perlahan berubah menjadi akses yang lebih layak digunakan. Harapan itu tidak hanya soal kenyamanan berkendara, tetapi juga tentang meningkatnya kualitas hidup masyarakat sehari-hari.

Dengan pengerjaan yang terus dipacu, Jalan Rambutan diproyeksikan menjadi salah satu ruas yang kembali mendukung mobilitas warga secara optimal. Jika seluruh tahapan berjalan sesuai target, manfaatnya akan dirasakan langsung oleh masyarakat yang setiap hari menggantungkan aktivitasnya pada akses jalan tersebut.

Pembenahan Jalan Rambutan sekaligus menjadi pesan bahwa pembangunan infrastruktur tetap menjadi salah satu fokus utama Pemerintah Kota Pekanbaru. Di tengah berbagai tantangan perkotaan, jalan yang baik tetap menjadi kebutuhan dasar yang tidak bisa ditunda. (kpc)

Home / News
Jalan Rambutan Pekanbaru Dibangun Total, Warga Tak Lagi Khawatir Lewati Ruas yang Rusak
Editor: Boy Surya Hamta | Penulis: Boy Surya Hamta
Rubrik: news | 1 Juni 2026 | 14:08:42
Jalan Rambutan Pekanbaru Dibangun Total, Warga Tak Lagi Khawatir Lewati Ruas yang Rusak
Walikota Pekanbaru, Agung Nugroho. (Foto: Istimewa)

PEKANBARU–Jalan Rambutan di Kecamatan Marpoyan Damai akhirnya masuk daftar prioritas perbaikan Pemerintah Kota Pekanbaru. Ruas jalan yang selama ini menjadi salah satu jalur padat aktivitas warga itu kini tengah dibenahi secara menyeluruh untuk mengembalikan kenyamanan dan kelancaran lalu lintas.

Pembangunan Jalan Rambutan menjadi bagian dari gerak cepat Pemko Pekanbaru dalam merespons berbagai keluhan masyarakat terkait kondisi infrastruktur jalan. Setelah sebelumnya melakukan perbaikan di sejumlah titik seperti Jalan Teluk Leok, Jalan Bunga Raya, dan Jalan Rindang, pemerintah kini memusatkan perhatian pada salah satu akses penting di kawasan selatan kota tersebut.

Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho mengatakan pengerjaan dilakukan secara total, bukan hanya memperbaiki bagian yang rusak. Menurutnya, pendekatan itu dipilih agar kualitas jalan lebih baik dan mampu bertahan dalam jangka waktu yang lebih lama.

“Insyaallah pengerjaan kita percepat. Dari ujung sampai ujung akan kita benahi supaya masyarakat bisa merasakan manfaatnya secara maksimal,” kata Agung, Senin (1/6/2026).

Jalan Rambutan memiliki posisi strategis karena menjadi penghubung sejumlah kawasan permukiman, pusat usaha, hingga akses menuju ruas jalan utama di Kota Pekanbaru. Setiap hari, ribuan kendaraan roda dua dan roda empat melintasi jalur tersebut.

Karena tingginya intensitas lalu lintas, kerusakan jalan yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir mulai dirasakan mengganggu aktivitas masyarakat. Selain memperlambat perjalanan, kondisi jalan yang tidak rata juga menimbulkan kekhawatiran bagi pengendara, terutama saat cuaca hujan.

Situasi itu mendorong pemerintah untuk segera mengambil langkah perbaikan. Tidak hanya berdasarkan hasil pemantauan lapangan, keputusan tersebut juga dipengaruhi oleh banyaknya aspirasi warga yang menginginkan perbaikan segera dilakukan.

Agung bahkan turun langsung meninjau lokasi pekerjaan guna memastikan proses pembangunan berjalan sesuai rencana. Pemerintah ingin memastikan setiap tahapan dikerjakan dengan standar yang baik sehingga hasilnya benar-benar dapat dirasakan masyarakat.

Saat ini, pekerjaan memasuki tahap penghamparan lapisan dasar atau base course. Tahap tersebut menjadi fondasi penting sebelum proses pengaspalan ulang dilakukan pada seluruh badan jalan.

Metode overlay dipilih dalam proyek ini karena dinilai lebih efektif meningkatkan kualitas permukaan jalan. Dengan pengaspalan ulang secara menyeluruh, kondisi jalan diharapkan menjadi lebih rata, nyaman, dan aman untuk dilalui kendaraan.

Meski demikian, pemerintah mengakui proses pengerjaan akan berdampak pada arus kendaraan di sekitar lokasi. Pengguna jalan kemungkinan menghadapi perlambatan lalu lintas maupun antrean kendaraan pada jam-jam tertentu.

“Kami mohon maaf dan meminta pengertian masyarakat. Pekerjaan ini mungkin menimbulkan kemacetan sementara, tetapi manfaatnya akan dirasakan dalam jangka panjang,” ujar Agung.

Di tengah pertumbuhan Kota Pekanbaru yang terus meningkat, kebutuhan terhadap infrastruktur jalan yang memadai menjadi semakin penting. Jalan yang baik tidak hanya menunjang mobilitas warga, tetapi juga berpengaruh terhadap aktivitas ekonomi dan kelancaran distribusi barang serta jasa.

Perbaikan Jalan Rambutan juga mencerminkan upaya pemerintah daerah untuk menghadirkan pelayanan publik yang lebih responsif. Ketika keluhan masyarakat ditindaklanjuti melalui pembangunan nyata, kepercayaan publik terhadap kinerja pemerintah pun ikut meningkat.

Bagi warga sekitar, proyek ini membawa harapan baru. Jalan yang sebelumnya kerap dikeluhkan karena rusak dan berlubang kini perlahan berubah menjadi akses yang lebih layak digunakan. Harapan itu tidak hanya soal kenyamanan berkendara, tetapi juga tentang meningkatnya kualitas hidup masyarakat sehari-hari.

Dengan pengerjaan yang terus dipacu, Jalan Rambutan diproyeksikan menjadi salah satu ruas yang kembali mendukung mobilitas warga secara optimal. Jika seluruh tahapan berjalan sesuai target, manfaatnya akan dirasakan langsung oleh masyarakat yang setiap hari menggantungkan aktivitasnya pada akses jalan tersebut.

Pembenahan Jalan Rambutan sekaligus menjadi pesan bahwa pembangunan infrastruktur tetap menjadi salah satu fokus utama Pemerintah Kota Pekanbaru. Di tengah berbagai tantangan perkotaan, jalan yang baik tetap menjadi kebutuhan dasar yang tidak bisa ditunda. (kpc)