
PEKANBARU – Sebanyak 816 peserta resmi ditetapkan sebagai peserta Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Tingkat Provinsi Riau ke-44 yang akan digelar di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) pada 26 Juni hingga 3 Juli mendatang.
Penetapan tersebut dilakukan dalam rapat resmi yang berlangsung di Ruang Rapat Melati, Kantor Gubernur Riau, Selasa (2/6/2026), dipimpin Asisten I Sekretariat Daerah Provinsi Riau yang juga Ketua Umum Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Riau, Zulkifli Syukur.
Zulkifli mengatakan, seluruh peserta telah melalui proses verifikasi dan dinyatakan memenuhi syarat untuk mengikuti ajang syiar Islam terbesar di tingkat provinsi tersebut.

“Dari hasil verifikasi, jumlah peserta yang dinyatakan sah dan diterima mengikuti MTQ Tingkat Provinsi Riau Tahun 2026 sebanyak 816 orang, terdiri dari 808 peserta inti dan delapan peserta cadangan dari 12 kabupaten/kota,” ujarnya.
Selain menetapkan peserta, rapat tersebut juga membahas berbagai aspek teknis pelaksanaan MTQ. Menurut Zulkifli, persiapan terus dimatangkan, termasuk peluncuran logo resmi MTQ sebagai identitas penyelenggaraan tahun ini.
“Hari ini ada dua agenda utama, yakni penetapan peserta sekaligus technical meeting pelaksanaan MTQ,” katanya.
Ia menjelaskan, pembukaan MTQ Riau 2026 direncanakan diawali dengan pawai ta’aruf yang akan digelar pada pagi hari sebelum seremoni pembukaan berlangsung.
Berdasarkan data yang disahkan, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) dan Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) menjadi daerah dengan jumlah peserta inti terbanyak, masing-masing mengirimkan 72 peserta.
Pada MTQ Riau 2026, sebanyak 11 cabang akan dipertandingkan, meliputi Seni Baca Alquran, Qira’at Alquran, Hafalan Alquran, Tafsir Alquran, Fahm Alquran, Syarh Alquran, Seni Kaligrafi Alquran, Karya Tulis Ilmiah Alquran (KTIQ), Karya Tulis Ilmiah Hadis (KTIH), Musabaqah Hadis Nabi, serta Barzanji.
Seluruh kabupaten/kota peserta menerima hasil penetapan tersebut tanpa keberatan. Kesepakatan itu kemudian dituangkan dalam berita acara yang ditandatangani oleh perwakilan masing-masing daerah sebagai bentuk persetujuan bersama.
Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Riau atas dukungan dan komitmennya dalam menyukseskan pelaksanaan MTQ Tingkat Provinsi Riau Tahun 2026.
Dukungan tersebut dinilai menjadi modal penting untuk memastikan penyelenggaraan MTQ berjalan lancar sekaligus memperkuat syiar Islam dan pembinaan generasi Qurani di Bumi Lancang Kuning. (mcr)


PEKANBARU – Sebanyak 816 peserta resmi ditetapkan sebagai peserta Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Tingkat Provinsi Riau ke-44 yang akan digelar di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) pada 26 Juni hingga 3 Juli mendatang.
Penetapan tersebut dilakukan dalam rapat resmi yang berlangsung di Ruang Rapat Melati, Kantor Gubernur Riau, Selasa (2/6/2026), dipimpin Asisten I Sekretariat Daerah Provinsi Riau yang juga Ketua Umum Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Riau, Zulkifli Syukur.
Zulkifli mengatakan, seluruh peserta telah melalui proses verifikasi dan dinyatakan memenuhi syarat untuk mengikuti ajang syiar Islam terbesar di tingkat provinsi tersebut.
“Dari hasil verifikasi, jumlah peserta yang dinyatakan sah dan diterima mengikuti MTQ Tingkat Provinsi Riau Tahun 2026 sebanyak 816 orang, terdiri dari 808 peserta inti dan delapan peserta cadangan dari 12 kabupaten/kota,” ujarnya.
Selain menetapkan peserta, rapat tersebut juga membahas berbagai aspek teknis pelaksanaan MTQ. Menurut Zulkifli, persiapan terus dimatangkan, termasuk peluncuran logo resmi MTQ sebagai identitas penyelenggaraan tahun ini.
“Hari ini ada dua agenda utama, yakni penetapan peserta sekaligus technical meeting pelaksanaan MTQ,” katanya.
Ia menjelaskan, pembukaan MTQ Riau 2026 direncanakan diawali dengan pawai ta’aruf yang akan digelar pada pagi hari sebelum seremoni pembukaan berlangsung.
Berdasarkan data yang disahkan, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) dan Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) menjadi daerah dengan jumlah peserta inti terbanyak, masing-masing mengirimkan 72 peserta.
Pada MTQ Riau 2026, sebanyak 11 cabang akan dipertandingkan, meliputi Seni Baca Alquran, Qira’at Alquran, Hafalan Alquran, Tafsir Alquran, Fahm Alquran, Syarh Alquran, Seni Kaligrafi Alquran, Karya Tulis Ilmiah Alquran (KTIQ), Karya Tulis Ilmiah Hadis (KTIH), Musabaqah Hadis Nabi, serta Barzanji.
Seluruh kabupaten/kota peserta menerima hasil penetapan tersebut tanpa keberatan. Kesepakatan itu kemudian dituangkan dalam berita acara yang ditandatangani oleh perwakilan masing-masing daerah sebagai bentuk persetujuan bersama.
Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Riau atas dukungan dan komitmennya dalam menyukseskan pelaksanaan MTQ Tingkat Provinsi Riau Tahun 2026.
Dukungan tersebut dinilai menjadi modal penting untuk memastikan penyelenggaraan MTQ berjalan lancar sekaligus memperkuat syiar Islam dan pembinaan generasi Qurani di Bumi Lancang Kuning. (mcr)