
PEKANBARU-Peran kepolisian kini tidak hanya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Di Kabupaten Kampar, Polsek Payung Sekaki menunjukkan kontribusi lain yang tak kalah penting, yakni mendukung ketahanan pangan melalui panen raya jagung pipil dengan hasil mencapai sekitar 4 ton.
Panen berlangsung di lahan ketahanan pangan seluas satu hektare yang berada di Jalan Garuda Sakti Km 9, Kelurahan Karya Indah, Kecamatan Tapung, Rabu (3/6/2026).
Kegiatan tersebut dipimpin langsung Kapolsek Payung Sekaki AKP Rafidin Lumban Gaol bersama anggota kepolisian dan Kelompok Tani Jaya Tani yang selama ini terlibat dalam pengelolaan lahan.
Hasil panen berasal dari tanaman jagung berusia sekitar 115 hari. Produksi yang diperoleh menunjukkan bahwa pemanfaatan lahan produktif secara optimal dapat memberikan hasil yang menjanjikan bagi penguatan sektor pangan daerah.
Program ini merupakan bagian dari dukungan Polri terhadap kebijakan ketahanan pangan nasional yang menjadi salah satu fokus pemerintah dalam menjaga stabilitas pasokan pangan.
Selain menghasilkan panen, kegiatan tersebut juga memperkuat hubungan antara aparat kepolisian dan masyarakat melalui aktivitas produktif yang memberi manfaat langsung.
Komitmen itu terlihat dari rencana pengembangan lahan yang telah disiapkan setelah panen selesai dilaksanakan. Polsek Payung Sekaki akan melakukan penanaman kembali pada lahan eksisting seluas satu hektare.
Pada saat yang sama, pembukaan lahan baru juga akan dilakukan dengan luas yang sama. Dengan demikian, total lahan tanam jagung yang dikelola meningkat menjadi dua hektare.
Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan produksi pada musim tanam berikutnya sekaligus menjadi contoh pemanfaatan lahan yang produktif di wilayah Riau.
Di tengah meningkatnya kebutuhan pangan nasional, keberhasilan panen seperti ini menjadi indikator penting bahwa kolaborasi antara institusi negara dan kelompok masyarakat mampu menciptakan ketahanan pangan yang lebih kuat dari tingkat lokal.
Panen raya yang berlangsung aman dan lancar itu menegaskan bahwa upaya menjaga ketahanan pangan dapat dimulai dari langkah sederhana, yakni mengelola lahan secara konsisten dan berkelanjutan. (bsh)


PEKANBARU-Peran kepolisian kini tidak hanya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Di Kabupaten Kampar, Polsek Payung Sekaki menunjukkan kontribusi lain yang tak kalah penting, yakni mendukung ketahanan pangan melalui panen raya jagung pipil dengan hasil mencapai sekitar 4 ton.
Panen berlangsung di lahan ketahanan pangan seluas satu hektare yang berada di Jalan Garuda Sakti Km 9, Kelurahan Karya Indah, Kecamatan Tapung, Rabu (3/6/2026).
Kegiatan tersebut dipimpin langsung Kapolsek Payung Sekaki AKP Rafidin Lumban Gaol bersama anggota kepolisian dan Kelompok Tani Jaya Tani yang selama ini terlibat dalam pengelolaan lahan.
Hasil panen berasal dari tanaman jagung berusia sekitar 115 hari. Produksi yang diperoleh menunjukkan bahwa pemanfaatan lahan produktif secara optimal dapat memberikan hasil yang menjanjikan bagi penguatan sektor pangan daerah.
Program ini merupakan bagian dari dukungan Polri terhadap kebijakan ketahanan pangan nasional yang menjadi salah satu fokus pemerintah dalam menjaga stabilitas pasokan pangan.
Selain menghasilkan panen, kegiatan tersebut juga memperkuat hubungan antara aparat kepolisian dan masyarakat melalui aktivitas produktif yang memberi manfaat langsung.
Komitmen itu terlihat dari rencana pengembangan lahan yang telah disiapkan setelah panen selesai dilaksanakan. Polsek Payung Sekaki akan melakukan penanaman kembali pada lahan eksisting seluas satu hektare.
Pada saat yang sama, pembukaan lahan baru juga akan dilakukan dengan luas yang sama. Dengan demikian, total lahan tanam jagung yang dikelola meningkat menjadi dua hektare.
Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan produksi pada musim tanam berikutnya sekaligus menjadi contoh pemanfaatan lahan yang produktif di wilayah Riau.
Di tengah meningkatnya kebutuhan pangan nasional, keberhasilan panen seperti ini menjadi indikator penting bahwa kolaborasi antara institusi negara dan kelompok masyarakat mampu menciptakan ketahanan pangan yang lebih kuat dari tingkat lokal.
Panen raya yang berlangsung aman dan lancar itu menegaskan bahwa upaya menjaga ketahanan pangan dapat dimulai dari langkah sederhana, yakni mengelola lahan secara konsisten dan berkelanjutan. (bsh)