logo
Pengawasan Diperketat, Satops Patnal Geledah Petugas dan Barang Bawaan di Lapas Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Usai Direhabilitasi, Kucing Hutan hingga Owa Ungko Dilepasliarkan di Taman Nasio Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Jaksa KPK Sebut Kesaksian Ahli Psikologi Forensik Menguatkan Pembuktian Kasus Ab Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi JMSI Riau Anugerahkan Amanah Leadership Award kepada Bupati Pelalawan Zukri Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Mutasi Polri: Kombes Pandra Tinggalkan Polda Riau, Kombes Akmadi Gantikan Posisi Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi BMKG Prediksi Hujan Masih Guyur Sejumlah Wilayah Riau Hari Ini Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Ahli Psikologi Forensik: Atasan Tak Bisa Dipidana Hanya Karena Bawahan Berbuat K Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Ahli Forensik Ungkap Titik Lemah Dakwaan Abdul Wahid: Motif dan Niat Jahat Belum Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi
HOME / News / Siak
Siak Raih Opini WTP ke-15 Berturut-turut, Bupati Afni Ingatkan Tindak Lanjut Rekomendasi BPK
Bupati Afni menerima piagam WTP untuk ke 15 kalinya. (Foto: Dok. Kominfo Siak)
Siak Raih Opini WTP ke-15 Berturut-turut, Bupati Afni Ingatkan Tindak Lanjut Rekomendasi BPK
Editor: Yob Ayrus | Penulis: boy surya hamta
18 Juni 2026 | 19:27:56

PEKANBARU– Pemerintah Kabupaten Siak kembali mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD). Capaian tersebut menjadi yang ke-15 kali secara berturut-turut diraih Kabupaten Siak, sekaligus menegaskan konsistensi daerah itu dalam menjaga tata kelola keuangan yang akuntabel.

Bupati Siak, Afni Zulkifli, menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran pemerintah daerah yang telah berkontribusi dalam mempertahankan opini tertinggi dalam audit laporan keuangan tersebut.

Menurut Afni, keberhasilan meraih opini WTP tidak terlepas dari komitmen bersama seluruh perangkat daerah dalam menjalankan pengelolaan keuangan yang transparan dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Alhamdulillah, Siak dapat mempertahankan predikat opini WTP dari BPK RI. Terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada semua pihak yang terlibat. Ini adalah keberhasilan bersama seluruh jajaran,” ujar Afni, Kamis (18/6/2026).

iklan-view

Opini WTP merupakan penilaian yang diberikan BPK atas kewajaran penyajian laporan keuangan pemerintah. Predikat ini menunjukkan bahwa laporan keuangan telah disusun sesuai standar akuntansi pemerintahan, didukung sistem pengendalian internal yang memadai, serta memenuhi ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Meski berhasil mempertahankan capaian tersebut, Afni menegaskan bahwa opini WTP bukanlah tujuan akhir dalam pengelolaan keuangan daerah. Ia meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) tetap fokus menyelesaikan berbagai kewajiban, terutama menindaklanjuti rekomendasi yang disampaikan BPK dalam hasil pemeriksaannya.

“Namun kita jangan berpuas hati. Karena masih banyak kewajiban untuk menyelesaikan ataupun menjawab rekomendasi-rekomendasi yang diberikan. Sekali lagi terima kasih dan tetap semangat untuk kita semua,” katanya.

Pernyataan itu menunjukkan bahwa selain mempertahankan kualitas laporan keuangan, Pemerintah Kabupaten Siak juga dituntut memastikan seluruh catatan dan rekomendasi auditor dapat ditindaklanjuti secara efektif. Langkah tersebut penting untuk memperkuat sistem pengelolaan keuangan dan mencegah terulangnya temuan serupa pada masa mendatang.

Keberhasilan mempertahankan opini WTP selama 15 tahun berturut-turut menjadi indikator konsistensi Pemerintah Kabupaten Siak dalam menjaga akuntabilitas penggunaan anggaran daerah. Capaian tersebut juga mencerminkan upaya berkelanjutan pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas administrasi keuangan serta pengawasan internal.

Bagi masyarakat, opini WTP memiliki arti penting karena berkaitan dengan tingkat kepercayaan terhadap pengelolaan keuangan pemerintah daerah. Pengelolaan anggaran yang transparan dan akuntabel diharapkan dapat mendukung efektivitas program pembangunan serta meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Selain itu, capaian tersebut dapat menjadi modal bagi Pemerintah Kabupaten Siak dalam memperkuat tata kelola pemerintahan yang baik atau good governance. Namun demikian, keberhasilan mempertahankan opini WTP tetap harus diikuti dengan peningkatan kualitas pelaksanaan program dan manfaat nyata yang dirasakan masyarakat.

Ke depan, Pemerintah Kabupaten Siak diharapkan terus memperkuat sistem pengendalian internal, meningkatkan kepatuhan terhadap regulasi, serta memastikan seluruh rekomendasi hasil pemeriksaan BPK dapat dituntaskan sesuai target. Dengan demikian, kualitas pengelolaan keuangan daerah tidak hanya tercermin dalam laporan, tetapi juga berdampak pada peningkatan kinerja pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat. (*)

Home / News
Siak Raih Opini WTP ke-15 Berturut-turut, Bupati Afni Ingatkan Tindak Lanjut Rekomendasi BPK
Editor: Yob Ayrus | Penulis: boy surya hamta
Rubrik: news | 18 Juni 2026 | 19:27:56
Siak Raih Opini WTP ke-15 Berturut-turut, Bupati Afni Ingatkan Tindak Lanjut Rekomendasi BPK
Bupati Afni menerima piagam WTP untuk ke 15 kalinya. (Foto: Dok. Kominfo Siak)

PEKANBARU– Pemerintah Kabupaten Siak kembali mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD). Capaian tersebut menjadi yang ke-15 kali secara berturut-turut diraih Kabupaten Siak, sekaligus menegaskan konsistensi daerah itu dalam menjaga tata kelola keuangan yang akuntabel.

Bupati Siak, Afni Zulkifli, menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran pemerintah daerah yang telah berkontribusi dalam mempertahankan opini tertinggi dalam audit laporan keuangan tersebut.

Menurut Afni, keberhasilan meraih opini WTP tidak terlepas dari komitmen bersama seluruh perangkat daerah dalam menjalankan pengelolaan keuangan yang transparan dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Alhamdulillah, Siak dapat mempertahankan predikat opini WTP dari BPK RI. Terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada semua pihak yang terlibat. Ini adalah keberhasilan bersama seluruh jajaran,” ujar Afni, Kamis (18/6/2026).

Opini WTP merupakan penilaian yang diberikan BPK atas kewajaran penyajian laporan keuangan pemerintah. Predikat ini menunjukkan bahwa laporan keuangan telah disusun sesuai standar akuntansi pemerintahan, didukung sistem pengendalian internal yang memadai, serta memenuhi ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Meski berhasil mempertahankan capaian tersebut, Afni menegaskan bahwa opini WTP bukanlah tujuan akhir dalam pengelolaan keuangan daerah. Ia meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) tetap fokus menyelesaikan berbagai kewajiban, terutama menindaklanjuti rekomendasi yang disampaikan BPK dalam hasil pemeriksaannya.

“Namun kita jangan berpuas hati. Karena masih banyak kewajiban untuk menyelesaikan ataupun menjawab rekomendasi-rekomendasi yang diberikan. Sekali lagi terima kasih dan tetap semangat untuk kita semua,” katanya.

Pernyataan itu menunjukkan bahwa selain mempertahankan kualitas laporan keuangan, Pemerintah Kabupaten Siak juga dituntut memastikan seluruh catatan dan rekomendasi auditor dapat ditindaklanjuti secara efektif. Langkah tersebut penting untuk memperkuat sistem pengelolaan keuangan dan mencegah terulangnya temuan serupa pada masa mendatang.

Keberhasilan mempertahankan opini WTP selama 15 tahun berturut-turut menjadi indikator konsistensi Pemerintah Kabupaten Siak dalam menjaga akuntabilitas penggunaan anggaran daerah. Capaian tersebut juga mencerminkan upaya berkelanjutan pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas administrasi keuangan serta pengawasan internal.

Bagi masyarakat, opini WTP memiliki arti penting karena berkaitan dengan tingkat kepercayaan terhadap pengelolaan keuangan pemerintah daerah. Pengelolaan anggaran yang transparan dan akuntabel diharapkan dapat mendukung efektivitas program pembangunan serta meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Selain itu, capaian tersebut dapat menjadi modal bagi Pemerintah Kabupaten Siak dalam memperkuat tata kelola pemerintahan yang baik atau good governance. Namun demikian, keberhasilan mempertahankan opini WTP tetap harus diikuti dengan peningkatan kualitas pelaksanaan program dan manfaat nyata yang dirasakan masyarakat.

Ke depan, Pemerintah Kabupaten Siak diharapkan terus memperkuat sistem pengendalian internal, meningkatkan kepatuhan terhadap regulasi, serta memastikan seluruh rekomendasi hasil pemeriksaan BPK dapat dituntaskan sesuai target. Dengan demikian, kualitas pengelolaan keuangan daerah tidak hanya tercermin dalam laporan, tetapi juga berdampak pada peningkatan kinerja pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat. (*)