
PEKANBARU – Musyawarah Wilayah (Muswil) VII Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (APTISI) Provinsi Riau menetapkan Assoc. Prof. Dr. Admiral, S.H., M.H. sebagai Ketua APTISI Riau periode 2026-2031. Ia menggantikan Prof. Dr. H. Syafrinaldi, S.H., MCL yang telah menyelesaikan masa kepemimpinannya.
Penetapan ketua baru dilakukan secara musyawarah yang dihadiri seluruh anggota APTISI Riau, Senin (29/6/2026) di Aula Lantai IV Rektorat Universitas Islam Riau (UIR). Pergantian kepemimpinan ini diharapkan menjadi momentum memperkuat sinergi antarperguruan tinggi swasta dalam meningkatkan mutu pendidikan tinggi di Provinsi Riau.
Muswil VII APTISI Riau secara resmi dibuka oleh Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau yang diwakili Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau, H. Erisman Yahya.
Dalam sambutannya, Erisman menyampaikan harapan Pemerintah Provinsi Riau agar APTISI terus memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan daerah melalui peningkatan kualitas pendidikan tinggi swasta.

"Pemerintah Provinsi Riau berharap APTISI Riau terus berkontribusi memajukan daerah dan perguruan tinggi swasta mampu menghasilkan lulusan-lulusan terbaik yang siap membangun masa depan Riau," ujarnya.

Sementara itu, Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah XVII yang diwakili Firdaus, S.Pd., M.Pd., mengapresiasi kepengurusan APTISI Riau periode sebelumnya atas berbagai program yang telah dijalankan.
Ia juga berharap kepengurusan baru dapat melanjutkan kerja sama yang telah terjalin serta memperkuat kolaborasi dalam meningkatkan kualitas perguruan tinggi swasta di wilayah Riau.
Pada kesempatan yang sama, Ketua APTISI Riau periode sebelumnya, Prof. Dr. H. Syafrinaldi, S.H., MCL, dalam laporan pertanggungjawabannya menyampaikan bahwa hingga saat ini terdapat 71 perguruan tinggi swasta (PTS) yang telah terdaftar sebagai anggota APTISI Riau.
Selain agenda pemilihan ketua, Muswil VII APTISI Riau juga diwarnai pemaparan mengenai transformasi digital perguruan tinggi. Direktur PT Triastek, Trio Gunawan, memperkenalkan berbagai solusi digital untuk mendukung modernisasi tata kelola kampus.
Menurut Trio, transformasi digital menjadi kebutuhan yang tidak dapat dihindari dalam meningkatkan daya saing perguruan tinggi swasta.
"Triastek siap berkolaborasi dengan APTISI Riau beserta seluruh anggotanya untuk mendukung kemajuan perguruan tinggi swasta. Kami berharap APTISI Riau dapat menjadi pelopor transformasi digital kampus di daerah," katanya.
Melalui kepengurusan baru dan dukungan berbagai pihak, APTISI Riau diharapkan mampu memperkuat kolaborasi, meningkatkan kualitas pendidikan tinggi swasta, serta mendorong lahirnya sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing di tingkat nasional maupun global. (yds)






PEKANBARU – Musyawarah Wilayah (Muswil) VII Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (APTISI) Provinsi Riau menetapkan Assoc. Prof. Dr. Admiral, S.H., M.H. sebagai Ketua APTISI Riau periode 2026-2031. Ia menggantikan Prof. Dr. H. Syafrinaldi, S.H., MCL yang telah menyelesaikan masa kepemimpinannya.
Penetapan ketua baru dilakukan secara musyawarah yang dihadiri seluruh anggota APTISI Riau, Senin (29/6/2026) di Aula Lantai IV Rektorat Universitas Islam Riau (UIR). Pergantian kepemimpinan ini diharapkan menjadi momentum memperkuat sinergi antarperguruan tinggi swasta dalam meningkatkan mutu pendidikan tinggi di Provinsi Riau.
Muswil VII APTISI Riau secara resmi dibuka oleh Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau yang diwakili Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau, H. Erisman Yahya.
Dalam sambutannya, Erisman menyampaikan harapan Pemerintah Provinsi Riau agar APTISI terus memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan daerah melalui peningkatan kualitas pendidikan tinggi swasta.
"Pemerintah Provinsi Riau berharap APTISI Riau terus berkontribusi memajukan daerah dan perguruan tinggi swasta mampu menghasilkan lulusan-lulusan terbaik yang siap membangun masa depan Riau," ujarnya.

Sementara itu, Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah XVII yang diwakili Firdaus, S.Pd., M.Pd., mengapresiasi kepengurusan APTISI Riau periode sebelumnya atas berbagai program yang telah dijalankan.
Ia juga berharap kepengurusan baru dapat melanjutkan kerja sama yang telah terjalin serta memperkuat kolaborasi dalam meningkatkan kualitas perguruan tinggi swasta di wilayah Riau.
Pada kesempatan yang sama, Ketua APTISI Riau periode sebelumnya, Prof. Dr. H. Syafrinaldi, S.H., MCL, dalam laporan pertanggungjawabannya menyampaikan bahwa hingga saat ini terdapat 71 perguruan tinggi swasta (PTS) yang telah terdaftar sebagai anggota APTISI Riau.
Selain agenda pemilihan ketua, Muswil VII APTISI Riau juga diwarnai pemaparan mengenai transformasi digital perguruan tinggi. Direktur PT Triastek, Trio Gunawan, memperkenalkan berbagai solusi digital untuk mendukung modernisasi tata kelola kampus.
Menurut Trio, transformasi digital menjadi kebutuhan yang tidak dapat dihindari dalam meningkatkan daya saing perguruan tinggi swasta.
"Triastek siap berkolaborasi dengan APTISI Riau beserta seluruh anggotanya untuk mendukung kemajuan perguruan tinggi swasta. Kami berharap APTISI Riau dapat menjadi pelopor transformasi digital kampus di daerah," katanya.
Melalui kepengurusan baru dan dukungan berbagai pihak, APTISI Riau diharapkan mampu memperkuat kolaborasi, meningkatkan kualitas pendidikan tinggi swasta, serta mendorong lahirnya sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing di tingkat nasional maupun global. (yds)