logo
Intan Sari Terpilih Jadi Ketua RT 02 Tobekgodang, Partisipasi Warga Capai 90 Per Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi BMKG Keluarkan Peringatan Dini, Hujan Lebat Hari Ini Guyur Rohul dan Kuansing Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi DPRD Riau Desak Pemprov Tetapkan Standar Harga Kelapa, Harga di Inhil Anjlok ke Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi KPU Pekanbaru dan PWI Teken MoU, Perkuat Publikasi Kepemiluan hingga Tangkal Hoa Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Uji Kekuatan Tanah, Bandara SSK II Pekanbaru Ubah Jam Operasional Sementara Mula Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Ditjenpas Riau Akui Kelalaian Pengawal Jadi Pemicu Napi Kabur, Usul Hukuman Bera Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Pengakuan Tangan Kanan Ibnu: Napi Kabur Diduga Rutin Keluar Lapas, Sipir Disebut Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Terungkap! Napi Kabur dari Lapas Pekanbaru Diduga "Otak" Penyelundupan Sabu ke B Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi
HOME / Ekonomi / Pekanbaru
Harga Emas Antam Hari Ini Kembali Turun, 1 Gram Kini Rp2.625.000
Harga emas hari ini kembali turun. (Foto: Istimewa)
Harga Emas Antam Hari Ini Kembali Turun, 1 Gram Kini Rp2.625.000
Editor: Yob Ayrus | Penulis: Boy Surya Hamta
1 Juli 2026 | 11:24:21

PEKANBARU-Harga emas Antam hari ini kembali melemah dan memperpanjang tren penurunan yang berlangsung sejak pekan lalu. Pada perdagangan Rabu (1/7/2026), harga emas batangan produksi PT Antam Tbk turun Rp5.000 per gram menjadi Rp2.625.000 per gram, sementara harga buyback atau pembelian kembali turun lebih dalam sebesar Rp15.000 menjadi Rp2.320.000 per gram.

Berdasarkan data resmi Logam Mulia Antam, penurunan ini membuat harga emas berada di level terendah dalam rentang pergerakan sepekan terakhir. Kondisi tersebut menjadi perhatian pelaku investasi logam mulia karena harga jual maupun buyback sama-sama mengalami koreksi.

Untuk ukuran terkecil, emas Antam 0,5 gram dijual seharga Rp1.362.500. Sementara ukuran 10 gram dipasarkan Rp25.745.000 dan emas ukuran terbesar 1.000 gram atau 1 kilogram dibanderol Rp2.565.600.000.

Jika melihat pergerakan harga dalam sepekan terakhir, emas Antam bergerak pada kisaran Rp2.625.000 hingga Rp2.660.000 per gram. Sedangkan dalam satu bulan terakhir, harga emas sempat berada di rentang Rp2.625.000 sampai Rp2.799.000 per gram.

iklan-view

Penurunan harga tersebut menunjukkan tren pelemahan yang masih berlanjut setelah harga emas sempat mencetak level lebih tinggi pada periode sebelumnya. Meski demikian, emas tetap menjadi salah satu instrumen investasi yang banyak dipilih masyarakat untuk tujuan penyimpanan nilai dalam jangka panjang.

Selain harga jual, nilai buyback juga mengalami penyesuaian yang lebih besar. Pada Rabu (1/7/2026), harga buyback turun Rp15.000 menjadi Rp2.320.000 per gram.

Harga buyback merupakan harga yang berlaku ketika masyarakat menjual kembali emas batangan kepada Antam. Dengan demikian, penurunan buyback akan memengaruhi nilai yang diterima pemilik emas apabila melakukan transaksi penjualan pada hari ini.

Masyarakat yang berencana menjual emas juga perlu memperhatikan ketentuan perpajakan yang berlaku. Sesuai Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 81 Tahun 2024, transaksi buyback dengan nilai di atas Rp10 juta dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22 sebesar 1,5 persen.

Pajak tersebut dipotong langsung dari total nilai transaksi pada saat proses buyback dilakukan sehingga nilai bersih yang diterima penjual akan disesuaikan setelah pemotongan pajak.

Berikut rincian harga emas Antam pada Rabu (1/7/2026):

Emas 0,5 gram: Rp1.362.500

Emas 1 gram: Rp2.625.000

Emas 2 gram: Rp5.190.000

Emas 3 gram: Rp7.760.000

Emas 5 gram: Rp12.900.000

Emas 10 gram: Rp25.745.000

Emas 25 gram: Rp64.237.000

Emas 50 gram: Rp128.395.000

Emas 100 gram: Rp256.712.000

Emas 250 gram: Rp641.515.000

Emas 500 gram: Rp1.282.820.000

Emas 1.000 gram: Rp2.565.600.000

Daftar harga tersebut merupakan harga resmi Logam Mulia Antam yang berlaku pada Rabu (1/7/2026). Harga emas dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti kebijakan perusahaan dan perkembangan pasar.

Bagi investor maupun masyarakat yang rutin memantau harga logam mulia, pergerakan harga harian menjadi acuan penting sebelum memutuskan membeli ataupun menjual emas. Selain memperhatikan harga jual, selisih antara harga jual dan harga buyback juga menjadi faktor yang perlu diperhitungkan untuk menentukan waktu transaksi yang tepat.

Dengan koreksi yang kembali terjadi pada awal Juli 2026, pelaku pasar akan mencermati perkembangan harga emas pada perdagangan berikutnya untuk melihat apakah tren pelemahan masih berlanjut atau mulai berbalik menguat. (dtc)

Home / Ekonomi
Harga Emas Antam Hari Ini Kembali Turun, 1 Gram Kini Rp2.625.000
Editor: Yob Ayrus | Penulis: Boy Surya Hamta
Rubrik: ekonomi | 1 Juli 2026 | 11:24:21
Harga Emas Antam Hari Ini Kembali Turun, 1 Gram Kini Rp2.625.000
Harga emas hari ini kembali turun. (Foto: Istimewa)

PEKANBARU-Harga emas Antam hari ini kembali melemah dan memperpanjang tren penurunan yang berlangsung sejak pekan lalu. Pada perdagangan Rabu (1/7/2026), harga emas batangan produksi PT Antam Tbk turun Rp5.000 per gram menjadi Rp2.625.000 per gram, sementara harga buyback atau pembelian kembali turun lebih dalam sebesar Rp15.000 menjadi Rp2.320.000 per gram.

Berdasarkan data resmi Logam Mulia Antam, penurunan ini membuat harga emas berada di level terendah dalam rentang pergerakan sepekan terakhir. Kondisi tersebut menjadi perhatian pelaku investasi logam mulia karena harga jual maupun buyback sama-sama mengalami koreksi.

Untuk ukuran terkecil, emas Antam 0,5 gram dijual seharga Rp1.362.500. Sementara ukuran 10 gram dipasarkan Rp25.745.000 dan emas ukuran terbesar 1.000 gram atau 1 kilogram dibanderol Rp2.565.600.000.

Jika melihat pergerakan harga dalam sepekan terakhir, emas Antam bergerak pada kisaran Rp2.625.000 hingga Rp2.660.000 per gram. Sedangkan dalam satu bulan terakhir, harga emas sempat berada di rentang Rp2.625.000 sampai Rp2.799.000 per gram.

Penurunan harga tersebut menunjukkan tren pelemahan yang masih berlanjut setelah harga emas sempat mencetak level lebih tinggi pada periode sebelumnya. Meski demikian, emas tetap menjadi salah satu instrumen investasi yang banyak dipilih masyarakat untuk tujuan penyimpanan nilai dalam jangka panjang.

Selain harga jual, nilai buyback juga mengalami penyesuaian yang lebih besar. Pada Rabu (1/7/2026), harga buyback turun Rp15.000 menjadi Rp2.320.000 per gram.

Harga buyback merupakan harga yang berlaku ketika masyarakat menjual kembali emas batangan kepada Antam. Dengan demikian, penurunan buyback akan memengaruhi nilai yang diterima pemilik emas apabila melakukan transaksi penjualan pada hari ini.

Masyarakat yang berencana menjual emas juga perlu memperhatikan ketentuan perpajakan yang berlaku. Sesuai Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 81 Tahun 2024, transaksi buyback dengan nilai di atas Rp10 juta dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22 sebesar 1,5 persen.

Pajak tersebut dipotong langsung dari total nilai transaksi pada saat proses buyback dilakukan sehingga nilai bersih yang diterima penjual akan disesuaikan setelah pemotongan pajak.

Berikut rincian harga emas Antam pada Rabu (1/7/2026):

Emas 0,5 gram: Rp1.362.500

Emas 1 gram: Rp2.625.000

Emas 2 gram: Rp5.190.000

Emas 3 gram: Rp7.760.000

Emas 5 gram: Rp12.900.000

Emas 10 gram: Rp25.745.000

Emas 25 gram: Rp64.237.000

Emas 50 gram: Rp128.395.000

Emas 100 gram: Rp256.712.000

Emas 250 gram: Rp641.515.000

Emas 500 gram: Rp1.282.820.000

Emas 1.000 gram: Rp2.565.600.000

Daftar harga tersebut merupakan harga resmi Logam Mulia Antam yang berlaku pada Rabu (1/7/2026). Harga emas dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti kebijakan perusahaan dan perkembangan pasar.

Bagi investor maupun masyarakat yang rutin memantau harga logam mulia, pergerakan harga harian menjadi acuan penting sebelum memutuskan membeli ataupun menjual emas. Selain memperhatikan harga jual, selisih antara harga jual dan harga buyback juga menjadi faktor yang perlu diperhitungkan untuk menentukan waktu transaksi yang tepat.

Dengan koreksi yang kembali terjadi pada awal Juli 2026, pelaku pasar akan mencermati perkembangan harga emas pada perdagangan berikutnya untuk melihat apakah tren pelemahan masih berlanjut atau mulai berbalik menguat. (dtc)