logo
Intan Sari Terpilih Jadi Ketua RT 02 Tobekgodang, Partisipasi Warga Capai 90 Per Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi BMKG Keluarkan Peringatan Dini, Hujan Lebat Hari Ini Guyur Rohul dan Kuansing Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi DPRD Riau Desak Pemprov Tetapkan Standar Harga Kelapa, Harga di Inhil Anjlok ke Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi KPU Pekanbaru dan PWI Teken MoU, Perkuat Publikasi Kepemiluan hingga Tangkal Hoa Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Uji Kekuatan Tanah, Bandara SSK II Pekanbaru Ubah Jam Operasional Sementara Mula Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Ditjenpas Riau Akui Kelalaian Pengawal Jadi Pemicu Napi Kabur, Usul Hukuman Bera Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Pengakuan Tangan Kanan Ibnu: Napi Kabur Diduga Rutin Keluar Lapas, Sipir Disebut Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Terungkap! Napi Kabur dari Lapas Pekanbaru Diduga "Otak" Penyelundupan Sabu ke B Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi
HOME / Ekonomi / Pekanbaru
Libur Sekolah Dongkrak Penjualan UMKM, Bazar Magical Holyfun di Mal SKA Ramai Pengunjung
Bazar Magical Holyfun
Libur Sekolah Dongkrak Penjualan UMKM, Bazar Magical Holyfun di Mal SKA Ramai Pengunjung
Editor: ridho | Penulis: ferdy mahdavikia
11 Juli 2026 | 15:57:20

PEKANBARU- Momen libur sekolah dimanfaatkan Besi Berani Creative untuk menggerakkan perekonomian pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui bazar Magical Holyfun di pelataran air terjun Mal SKA Pekanbaru. Kegiatan yang berlangsung 1–12 Juli 2026 itu diikuti 25 pelaku UMKM yang menawarkan beragam kuliner dan produk kreatif.

Perwakilan Besi Berani Creative, Aksani Fajar Rizki, mengatakan Mal SKA dipilih karena menjadi salah satu pusat perbelanjaan dengan jumlah pengunjung yang tinggi. Kondisi itu dinilai memberi peluang besar bagi pelaku UMKM untuk memperluas pasar sekaligus meningkatkan omzet penjualan.

"Mal SKA merupakan ikon pusat perbelanjaan di Pekanbaru. Pengunjungnya bukan hanya warga Pekanbaru, tetapi juga datang dari berbagai daerah. Itu sebabnya kami memilih lokasi ini sebagai tempat penyelenggaraan bazar," ujarnya.

Menurut Aksani, penyelenggara tidak memberlakukan proses kurasi yang rumit bagi peserta. Selama pelaku usaha bersedia mematuhi standar operasional yang telah ditetapkan, mereka diberi kesempatan mengikuti bazar.

iklan-view

Peserta diwajibkan mengikuti jam operasional mal, mulai pukul 10.00 hingga 22.00 WIB. Sementara pedagang yang memasak di lokasi harus menggunakan tabung LPG minimal berukuran 5 kilogram dan memasang alas pelindung di bawah meja sebagai bagian dari standar keamanan.

Tak hanya menghadirkan stan kuliner dan multiproduk, panitia juga menyiapkan berbagai hiburan untuk menarik minat pengunjung. Atraksi sulap, badut, hingga penampilan sekolah seni dari Pekanbaru menjadi hiburan bagi keluarga yang menghabiskan masa libur sekolah di Mal SKA.

"Berdasarkan evaluasi kami, jumlah pengunjung paling ramai terjadi pada akhir pekan, mulai Jumat hingga Minggu. Sementara pada hari kerja, pengunjung tetap ada meski tidak seramai akhir pekan," jelasnya.

Di sisi lain, penyelenggaraan bazar di ruang terbuka memiliki tantangan tersendiri. Cuaca yang tidak menentu, baik panas maupun hujan, kerap memengaruhi kenyamanan pengunjung.

Untuk mengantisipasi hal itu, panitia memasang paranet di area tempat duduk sehingga pengunjung tetap dapat menikmati kuliner dengan lebih nyaman.

Aksani berharap kegiatan yang berakhir pada 12 Juli tersebut mampu memberikan dampak positif bagi pelaku UMKM sekaligus menjadi pilihan masyarakat untuk mengisi libur sekolah.

"Kami mengajak masyarakat Pekanbaru dan sekitarnya datang ke Magical Holyfun. Banyak pilihan kuliner, minuman, serta hiburan yang dapat dinikmati bersama keluarga. Harapannya, kehadiran masyarakat dapat membantu meningkatkan pendapatan para pelaku UMKM," tutupnya.(*)


Tags: bazar ska liburan
Home / Ekonomi
Libur Sekolah Dongkrak Penjualan UMKM, Bazar Magical Holyfun di Mal SKA Ramai Pengunjung
Editor: ridho | Penulis: ferdy mahdavikia
Rubrik: ekonomi | 11 Juli 2026 | 15:57:20
Libur Sekolah Dongkrak Penjualan UMKM, Bazar Magical Holyfun di Mal SKA Ramai Pengunjung
Bazar Magical Holyfun

PEKANBARU- Momen libur sekolah dimanfaatkan Besi Berani Creative untuk menggerakkan perekonomian pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui bazar Magical Holyfun di pelataran air terjun Mal SKA Pekanbaru. Kegiatan yang berlangsung 1–12 Juli 2026 itu diikuti 25 pelaku UMKM yang menawarkan beragam kuliner dan produk kreatif.

Perwakilan Besi Berani Creative, Aksani Fajar Rizki, mengatakan Mal SKA dipilih karena menjadi salah satu pusat perbelanjaan dengan jumlah pengunjung yang tinggi. Kondisi itu dinilai memberi peluang besar bagi pelaku UMKM untuk memperluas pasar sekaligus meningkatkan omzet penjualan.

"Mal SKA merupakan ikon pusat perbelanjaan di Pekanbaru. Pengunjungnya bukan hanya warga Pekanbaru, tetapi juga datang dari berbagai daerah. Itu sebabnya kami memilih lokasi ini sebagai tempat penyelenggaraan bazar," ujarnya.

Menurut Aksani, penyelenggara tidak memberlakukan proses kurasi yang rumit bagi peserta. Selama pelaku usaha bersedia mematuhi standar operasional yang telah ditetapkan, mereka diberi kesempatan mengikuti bazar.

Peserta diwajibkan mengikuti jam operasional mal, mulai pukul 10.00 hingga 22.00 WIB. Sementara pedagang yang memasak di lokasi harus menggunakan tabung LPG minimal berukuran 5 kilogram dan memasang alas pelindung di bawah meja sebagai bagian dari standar keamanan.

Tak hanya menghadirkan stan kuliner dan multiproduk, panitia juga menyiapkan berbagai hiburan untuk menarik minat pengunjung. Atraksi sulap, badut, hingga penampilan sekolah seni dari Pekanbaru menjadi hiburan bagi keluarga yang menghabiskan masa libur sekolah di Mal SKA.

"Berdasarkan evaluasi kami, jumlah pengunjung paling ramai terjadi pada akhir pekan, mulai Jumat hingga Minggu. Sementara pada hari kerja, pengunjung tetap ada meski tidak seramai akhir pekan," jelasnya.

Di sisi lain, penyelenggaraan bazar di ruang terbuka memiliki tantangan tersendiri. Cuaca yang tidak menentu, baik panas maupun hujan, kerap memengaruhi kenyamanan pengunjung.

Untuk mengantisipasi hal itu, panitia memasang paranet di area tempat duduk sehingga pengunjung tetap dapat menikmati kuliner dengan lebih nyaman.

Aksani berharap kegiatan yang berakhir pada 12 Juli tersebut mampu memberikan dampak positif bagi pelaku UMKM sekaligus menjadi pilihan masyarakat untuk mengisi libur sekolah.

"Kami mengajak masyarakat Pekanbaru dan sekitarnya datang ke Magical Holyfun. Banyak pilihan kuliner, minuman, serta hiburan yang dapat dinikmati bersama keluarga. Harapannya, kehadiran masyarakat dapat membantu meningkatkan pendapatan para pelaku UMKM," tutupnya.(*)


Tags: bazar ska liburan