logo
DPD Riau Tunggu Putusan Pusat Terkait Perselisihan Iwan Fatah-Eet Indra Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Polsek Ukui Amankan Pelaku Pencurian Motor, Yamaha Jupiter Disembunyikan di Sema Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Serangan Tanker di Selat Hormuz Picu Lonjakan Harga Minyak Dunia Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Polres Pelalawan Bongkar Jaringan Sabu di Pangkalan Lesung, 29 Paket Disita Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi BMKG Catat 7 Hotspot di Riau Meski Hujan Masih Mengguyur Sejumlah Daerah Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Gagal Lolos X-Ray di Bandara Pekanbaru, Kurir Asal Aceh Ditangkap Bawa 2 Kilogra Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Usai Diperiksa 13 Jam, Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung dan Dititipkan d Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Lahan Sudah Masuk Proyek Flyover, Warga Simpang Baru Belum Terima Ganti Rugi Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi
HOME / News / SEPAKBOLA
FINAL PIALA DUNIA 2026: Spanyol vs Argentina, Yamal Tantang Messi, Milik Siapa Mahkota Juara?
Adu kuat dua generasi, Yamine Lamal (Spanyol) vs Leonal Messi (Argentina) di partai final Piala Dunia 2026.
FINAL PIALA DUNIA 2026: Spanyol vs Argentina, Yamal Tantang Messi, Milik Siapa Mahkota Juara?
Editor: Arya Mahendra | Penulis: arya mahendra
19 Juli 2026 | 11:22:51

NEW YORK - Panggung terbesar sepak bola dunia akhirnya menghadirkan final impian. Timnas Spanyol akan menantang juara bertahan Argentina pada partai puncak Piala Dunia 2026 di New York-New Jersey Stadium (MetLife Stadium), Senin (20/7/2026) pukul 02.00 WIB.

Laga ini mempertemukan dua tim terbaik sepanjang turnamen. Spanyol datang dengan pertahanan paling kokoh, sementara Argentina tampil sebagai tim paling tajam di lini depan. Keduanya juga belum pernah merasakan kekalahan selama Piala Dunia 2026.

La Roja memburu gelar Piala Dunia kedua sepanjang sejarah setelah sebelumnya menjadi juara pada 2010. Sebaliknya, Argentina mengincar sejarah sebagai negara pertama sejak Brasil pada 1962 yang mampu mempertahankan gelar juara dunia.

Tim asuhan Luis de la Fuente melaju ke final usai menyingkirkan Prancis 2-0 melalui gol Mikel Oyarzabal dan Pedro Porro. Sepanjang turnamen, Spanyol hanya kebobolan satu gol dalam tujuh pertandingan dan mencatat enam clean sheet.

iklan-view

Dominasi mereka juga terlihat dari statistik. Rata-rata peluang lawan hanya menghasilkan 0,31 Expected Goals (xG) per pertandingan. Sejak takluk dari Kolombia pada Maret 2024, Spanyol bahkan belum terkalahkan dalam 37 laga berturut-turut.

Di sisi lain, Argentina kembali menunjukkan mental juara. Tim racikan Lionel Scaloni bangkit dari ketertinggalan untuk menumbangkan Inggris 2-1 di semifinal lewat gol Enzo Fernandez dan Lautaro Martinez, dengan Lionel Messi menjadi motor kebangkitan tim.

Hingga semifinal, Albiceleste telah mencetak 19 gol, terbanyak di Piala Dunia 2026. Mereka juga selalu mampu mencetak sedikitnya dua gol dalam setiap pertandingan. Namun, sektor pertahanan menjadi pekerjaan rumah karena Argentina belum mencatat clean sheet dalam lima laga terakhir dan telah kebobolan tujuh gol sepanjang turnamen.

Laga final juga menjadi pertarungan dua generasi. Lionel Messi berpeluang mengakhiri karier internasionalnya dengan mempertahankan gelar dunia, sementara Lamine Yamal berkesempatan mengukir sejarah bersama Spanyol. Menariknya, Messi pernah menggendong Yamal saat sang wonderkid masih bayi dalam sesi pemotretan kalender amal Barcelona pada 2007. Kini, keduanya akan saling berhadapan memperebutkan trofi paling bergengsi di dunia.

Secara kualitas lawan yang dihadapi, Spanyol juga dinilai menempuh jalan yang lebih berat menuju final. La Roja sukses menyingkirkan Portugal, Belgia, dan Prancis -- semuanya penghuni peringkat 10 besar dunia. Sementara Argentina baru menghadapi lawan elite saat bertemu Inggris di semifinal, setelah sebelumnya harus bekerja keras melewati Tanjung Verde, Mesir, dan Swiss.

Statistik Kedua Tim Finalis

Spanyol

● Belum terkalahkan di Piala Dunia 2026 (6 menang, 1 seri).

● Hanya kebobolan 1 gol dalam 7 pertandingan.

● Mencatat 6 clean sheet.

● Rata-rata xG lawan hanya 0,31 per laga.

● Tidak terkalahkan dalam 37 pertandingan sejak Maret 2024.

Argentina

● Menang dalam 7 pertandingan Piala Dunia 2026.

● Mencetak 19 gol, terbanyak di turnamen.

● Selalu mencetak minimal 2 gol di setiap laga.

● Sudah kebobolan 7 gol.

● Belum mencatat clean sheet dalam 5 pertandingan terakhir.

Head to Head

Final ini menjadi pertemuan ke-15 kedua negara. Rekornya benar-benar seimbang, masing-masing mengoleksi enam kemenangan, sementara dua laga lainnya berakhir imbang.

Di ajang Piala Dunia, keduanya baru sekali bertemu. Argentina menang 2-1 pada fase grup Piala Dunia 1966 di Inggris.

Namun, pertemuan terakhir justru dimenangkan Spanyol secara telak. La Roja menghancurkan Argentina 6-1 dalam laga persahabatan di Madrid pada 2018, sebuah kekalahan yang hingga kini masih dikenang publik Argentina.

Dengan kekuatan yang nyaris berimbang, final kali ini diprediksi berlangsung sengit. Spanyol menawarkan organisasi permainan dan pertahanan terbaik, sedangkan Argentina memiliki pengalaman, mental juara, serta ketajaman lini depan yang mampu mengubah jalannya pertandingan kapan saja. 

Duel La Roja kontra Albiceleste pun layak disebut sebagai final ideal untuk menentukan raja baru atau  mempertahankan sang raja di Piala Dunia 2026! (**)

dari berbagai sumber


Home / News
FINAL PIALA DUNIA 2026: Spanyol vs Argentina, Yamal Tantang Messi, Milik Siapa Mahkota Juara?
Editor: Arya Mahendra | Penulis: arya mahendra
Rubrik: news | 19 Juli 2026 | 11:22:51
FINAL PIALA DUNIA 2026: Spanyol vs Argentina, Yamal Tantang Messi, Milik Siapa Mahkota Juara?
Adu kuat dua generasi, Yamine Lamal (Spanyol) vs Leonal Messi (Argentina) di partai final Piala Dunia 2026.

NEW YORK - Panggung terbesar sepak bola dunia akhirnya menghadirkan final impian. Timnas Spanyol akan menantang juara bertahan Argentina pada partai puncak Piala Dunia 2026 di New York-New Jersey Stadium (MetLife Stadium), Senin (20/7/2026) pukul 02.00 WIB.

Laga ini mempertemukan dua tim terbaik sepanjang turnamen. Spanyol datang dengan pertahanan paling kokoh, sementara Argentina tampil sebagai tim paling tajam di lini depan. Keduanya juga belum pernah merasakan kekalahan selama Piala Dunia 2026.

La Roja memburu gelar Piala Dunia kedua sepanjang sejarah setelah sebelumnya menjadi juara pada 2010. Sebaliknya, Argentina mengincar sejarah sebagai negara pertama sejak Brasil pada 1962 yang mampu mempertahankan gelar juara dunia.

Tim asuhan Luis de la Fuente melaju ke final usai menyingkirkan Prancis 2-0 melalui gol Mikel Oyarzabal dan Pedro Porro. Sepanjang turnamen, Spanyol hanya kebobolan satu gol dalam tujuh pertandingan dan mencatat enam clean sheet.

Dominasi mereka juga terlihat dari statistik. Rata-rata peluang lawan hanya menghasilkan 0,31 Expected Goals (xG) per pertandingan. Sejak takluk dari Kolombia pada Maret 2024, Spanyol bahkan belum terkalahkan dalam 37 laga berturut-turut.

Di sisi lain, Argentina kembali menunjukkan mental juara. Tim racikan Lionel Scaloni bangkit dari ketertinggalan untuk menumbangkan Inggris 2-1 di semifinal lewat gol Enzo Fernandez dan Lautaro Martinez, dengan Lionel Messi menjadi motor kebangkitan tim.

Hingga semifinal, Albiceleste telah mencetak 19 gol, terbanyak di Piala Dunia 2026. Mereka juga selalu mampu mencetak sedikitnya dua gol dalam setiap pertandingan. Namun, sektor pertahanan menjadi pekerjaan rumah karena Argentina belum mencatat clean sheet dalam lima laga terakhir dan telah kebobolan tujuh gol sepanjang turnamen.

Laga final juga menjadi pertarungan dua generasi. Lionel Messi berpeluang mengakhiri karier internasionalnya dengan mempertahankan gelar dunia, sementara Lamine Yamal berkesempatan mengukir sejarah bersama Spanyol. Menariknya, Messi pernah menggendong Yamal saat sang wonderkid masih bayi dalam sesi pemotretan kalender amal Barcelona pada 2007. Kini, keduanya akan saling berhadapan memperebutkan trofi paling bergengsi di dunia.

Secara kualitas lawan yang dihadapi, Spanyol juga dinilai menempuh jalan yang lebih berat menuju final. La Roja sukses menyingkirkan Portugal, Belgia, dan Prancis -- semuanya penghuni peringkat 10 besar dunia. Sementara Argentina baru menghadapi lawan elite saat bertemu Inggris di semifinal, setelah sebelumnya harus bekerja keras melewati Tanjung Verde, Mesir, dan Swiss.

Statistik Kedua Tim Finalis

Spanyol

● Belum terkalahkan di Piala Dunia 2026 (6 menang, 1 seri).

● Hanya kebobolan 1 gol dalam 7 pertandingan.

● Mencatat 6 clean sheet.

● Rata-rata xG lawan hanya 0,31 per laga.

● Tidak terkalahkan dalam 37 pertandingan sejak Maret 2024.

Argentina

● Menang dalam 7 pertandingan Piala Dunia 2026.

● Mencetak 19 gol, terbanyak di turnamen.

● Selalu mencetak minimal 2 gol di setiap laga.

● Sudah kebobolan 7 gol.

● Belum mencatat clean sheet dalam 5 pertandingan terakhir.

Head to Head

Final ini menjadi pertemuan ke-15 kedua negara. Rekornya benar-benar seimbang, masing-masing mengoleksi enam kemenangan, sementara dua laga lainnya berakhir imbang.

Di ajang Piala Dunia, keduanya baru sekali bertemu. Argentina menang 2-1 pada fase grup Piala Dunia 1966 di Inggris.

Namun, pertemuan terakhir justru dimenangkan Spanyol secara telak. La Roja menghancurkan Argentina 6-1 dalam laga persahabatan di Madrid pada 2018, sebuah kekalahan yang hingga kini masih dikenang publik Argentina.

Dengan kekuatan yang nyaris berimbang, final kali ini diprediksi berlangsung sengit. Spanyol menawarkan organisasi permainan dan pertahanan terbaik, sedangkan Argentina memiliki pengalaman, mental juara, serta ketajaman lini depan yang mampu mengubah jalannya pertandingan kapan saja. 

Duel La Roja kontra Albiceleste pun layak disebut sebagai final ideal untuk menentukan raja baru atau  mempertahankan sang raja di Piala Dunia 2026! (**)

dari berbagai sumber