
ACEH-Gempa bumi berkekuatan magnitudo (M) 5,6 mengguncang Kabupaten Gayo Lues, Aceh, pada Rabu (22/7/2026) siang. Guncangan yang terjadi dalam beberapa detik itu tidak hanya dirasakan warga di sekitar pusat gempa, tetapi juga menjalar hingga Kota Medan, Sumatera Utara, sehingga membuat masyarakat panik dan berhamburan keluar rumah.
Berdasarkan informasi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa berpusat di wilayah Kabupaten Gayo Lues. Tak lama setelah gempa utama, BMKG juga mencatat adanya beberapa gempa susulan yang terjadi dalam rentang waktu berdekatan.
Di Kota Medan, getaran terasa cukup kuat. Sejumlah warga mengaku sempat terkejut karena guncangan datang secara tiba-tiba ketika mereka sedang beraktivitas di dalam rumah maupun perkantoran.
Salah seorang warga Medan, Anisa, mengaku awalnya tidak menyadari bahwa yang dirasakan merupakan gempa bumi. Namun, setelah melihat air di bak mandi berguncang hebat, ia langsung bergegas menyelamatkan diri.

"Kaget, tiba-tiba terasa bergoyang saat di kamar mandi. Saya lihat air di bak berguncang kuat. Langsung keluar rumah, ternyata tetangga juga sudah pada berlarian keluar," ujarnya.
Kepanikan sempat terjadi di sejumlah kawasan permukiman. Warga memilih berada di luar bangunan selama beberapa menit untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya gempa susulan yang lebih besar.
Hingga berita ini ditulis, BMKG masih memantau aktivitas seismik di wilayah Aceh. Beberapa gempa susulan masih tercatat terjadi di kawasan Gayo Lues, meski belum ada laporan resmi mengenai dampak kerusakan bangunan maupun korban jiwa akibat peristiwa tersebut.
BMKG mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah terpancing informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya. Warga juga diminta mengikuti perkembangan informasi resmi dari BMKG serta tetap waspada terhadap potensi gempa susulan. Aparat dan instansi terkait terus melakukan pemantauan untuk memastikan kondisi di wilayah terdampak tetap aman serta siap memberikan penanganan apabila diperlukan.






ACEH-Gempa bumi berkekuatan magnitudo (M) 5,6 mengguncang Kabupaten Gayo Lues, Aceh, pada Rabu (22/7/2026) siang. Guncangan yang terjadi dalam beberapa detik itu tidak hanya dirasakan warga di sekitar pusat gempa, tetapi juga menjalar hingga Kota Medan, Sumatera Utara, sehingga membuat masyarakat panik dan berhamburan keluar rumah.
Berdasarkan informasi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa berpusat di wilayah Kabupaten Gayo Lues. Tak lama setelah gempa utama, BMKG juga mencatat adanya beberapa gempa susulan yang terjadi dalam rentang waktu berdekatan.
Di Kota Medan, getaran terasa cukup kuat. Sejumlah warga mengaku sempat terkejut karena guncangan datang secara tiba-tiba ketika mereka sedang beraktivitas di dalam rumah maupun perkantoran.
Salah seorang warga Medan, Anisa, mengaku awalnya tidak menyadari bahwa yang dirasakan merupakan gempa bumi. Namun, setelah melihat air di bak mandi berguncang hebat, ia langsung bergegas menyelamatkan diri.
"Kaget, tiba-tiba terasa bergoyang saat di kamar mandi. Saya lihat air di bak berguncang kuat. Langsung keluar rumah, ternyata tetangga juga sudah pada berlarian keluar," ujarnya.
Kepanikan sempat terjadi di sejumlah kawasan permukiman. Warga memilih berada di luar bangunan selama beberapa menit untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya gempa susulan yang lebih besar.
Hingga berita ini ditulis, BMKG masih memantau aktivitas seismik di wilayah Aceh. Beberapa gempa susulan masih tercatat terjadi di kawasan Gayo Lues, meski belum ada laporan resmi mengenai dampak kerusakan bangunan maupun korban jiwa akibat peristiwa tersebut.
BMKG mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah terpancing informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya. Warga juga diminta mengikuti perkembangan informasi resmi dari BMKG serta tetap waspada terhadap potensi gempa susulan. Aparat dan instansi terkait terus melakukan pemantauan untuk memastikan kondisi di wilayah terdampak tetap aman serta siap memberikan penanganan apabila diperlukan.