logo
● Polres Rohil Sita 95 Gram Sabu, 233 Pil Ekstasi dan 34 Kemasan Diduga Etomidate Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Polres Kuansing Bongkar Penyelundupan 2.400 Liter Pertalite Bersubsidi, Dua Oran Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Sasar Kabel FO Semraut, Pemko Pekanbaru Lanjutkan Penertiban ke Jalan Paus Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Warga Rumbai Silahkan Kunjungi Pasar Murah, Beras SPHP Dijual Rp60 Ribu Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Udara Pekanbaru Kian Mengkhawatirkan, PM2.5 Enam Kali Ambang Batas WHO Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Hujan Lebat Disertai Petir Malam Ini, BMKG Pantau 11 Titik Panas di Riau Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Diduga Dipicu Sengketa Tanah, Adik Bacok Kakak Kandung Hingga Tewas di Ukui Pela Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Rupiah Makin Terpuruk, Ditutup di Level Rp18.060 per Dolar AS Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi
HOME / Ekonomi / Pekanbaru
Operasi Pasar Murah Riau Masuk Pekanbaru dan Kampar, Ini Jadwal dan Harganya
Pemprov Riau kembali menggelar pasar murah. (Foto: Istimewa)
Operasi Pasar Murah Riau Masuk Pekanbaru dan Kampar, Ini Jadwal dan Harganya
Editor: Boy Surya Hamta | Penulis: yob ayrus
Rubrik: ekonomi | 3 Agustus 2026 | 13:13:36

PEKANBARU-Pemerintah Provinsi Riau kembali menggelar Operasi Pasar Murah Riau di Kota Pekanbaru dan Kabupaten Kampar pada 3-7 Agustus 2026 sebagai upaya menjaga stabilitas harga sekaligus memastikan pasokan bahan pokok tetap tersedia bagi masyarakat.

Program yang dilaksanakan melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Riau bersama BUMD PT Riau Pangan Bertuah itu akan menyasar lima titik lokasi. Empat di antaranya berada di Kota Pekanbaru, sementara satu titik lainnya berada di Kabupaten Kampar.

Langkah tersebut dilakukan di tengah upaya pemerintah mengendalikan gejolak harga kebutuhan pokok yang menjadi salah satu faktor utama penyumbang inflasi daerah. Selain menjaga keterjangkauan harga, operasi pasar juga diharapkan memperlancar distribusi bahan pangan kepada masyarakat.

iklan-view

Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM (Disperindagkop UKM) Provinsi Riau, Tetty Nurdianti, mengatakan pelaksanaan operasi pasar murah pada pekan ini difokuskan di dua wilayah dengan jumlah lima lokasi.

Menurutnya, kegiatan dimulai pada Senin (3/8/2026) di Halaman Kantor Lurah Pebatuan, Kecamatan Kulim, Kota Pekanbaru.

Selanjutnya, operasi pasar akan dilaksanakan pada Selasa (4/8/2026) di Halaman Kantor Camat Rumbai Barat, kemudian Rabu (5/8/2026) di Halaman Kantor Desa Sei Liti, Kecamatan Kampar Kiri, Kabupaten Kampar.

Sementara dua titik terakhir berada kembali di Kota Pekanbaru, yakni Kamis (6/8/2026) di Halaman Stadion Utama Riau, Jalan Naga Sakti, serta Jumat (7/8/2026) di Halaman Kantor Lurah Tangkerang Labuai, Kecamatan Bukitraya.

Menurut Tetty, operasi pasar murah menjadi salah satu instrumen pemerintah daerah dalam menjaga keseimbangan pasokan dan harga bahan pokok di tingkat konsumen.

Ia menegaskan, pemerintah ingin memastikan masyarakat tetap memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau sekaligus menjaga kelancaran distribusi komoditas pangan.

Selain itu, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari langkah antisipasi pemerintah terhadap potensi kenaikan harga yang dapat terjadi akibat meningkatnya permintaan maupun gangguan distribusi.

Harga Beras hingga Minyak Goreng

Dalam operasi pasar murah tersebut, masyarakat dapat membeli berbagai kebutuhan pokok dengan harga yang telah ditetapkan pemerintah.

Untuk komoditas beras, tersedia beras SPHP dengan harga Rp60.000 per kemasan 5 kilogram. Selain itu juga tersedia beras Anak Daro dan Sokan ukuran 10 kilogram seharga Rp165.000, sedangkan ukuran 5 kilogram dijual Rp83.000.

Sementara gula pasir dipasarkan dengan harga Rp18.000 per kilogram. Untuk minyak goreng kemasan Minyakita dijual Rp15.500 per bungkus.

Selain itu, tersedia garam kristal kemasan 200 gram seharga Rp2.000 dan garam Nusantara kemasan 250 gram dengan harga yang sama, yakni Rp2.000.

Komoditas lain yang juga disediakan adalah telur ayam dengan harga Rp49.000 per papan.

Harga tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan rumah tangga dengan biaya yang lebih terjangkau dibandingkan harga pasar apabila terjadi kenaikan.

Bagian dari Strategi Pengendalian Inflasi

Operasi pasar murah merupakan salah satu program rutin yang dijalankan TPID Provinsi Riau untuk menjaga stabilitas harga pangan. Program ini biasanya diperkuat melalui sinergi pemerintah daerah, BUMD pangan, distributor, serta instansi terkait agar pasokan kebutuhan pokok tetap tersedia di tengah masyarakat.

Upaya pengendalian inflasi daerah tidak hanya dilakukan melalui operasi pasar, tetapi juga melalui pemantauan distribusi barang, koordinasi dengan pelaku usaha, serta pengawasan terhadap perkembangan harga di berbagai daerah.

Ketersediaan pasokan dan kelancaran distribusi menjadi dua faktor penting dalam menjaga daya beli masyarakat, terutama terhadap komoditas pangan yang memiliki kontribusi besar terhadap inflasi.

Karena itu, pelaksanaan operasi pasar murah secara bergilir di sejumlah kabupaten dan kota diharapkan mampu menjangkau lebih banyak masyarakat sekaligus menjadi instrumen stabilisasi harga ketika terjadi fluktuasi di pasar.

Pemerintah Provinsi Riau juga mengimbau masyarakat yang ingin berbelanja dalam kegiatan operasi pasar murah agar datang sesuai jadwal di lokasi yang telah ditentukan.

Pengunjung diminta mengantre secara tertib sehingga pelayanan dapat berjalan lancar dan seluruh masyarakat memperoleh kesempatan yang sama untuk membeli kebutuhan pokok.

Selain itu, masyarakat juga diimbau membawa tas atau kantong belanja sendiri dari rumah sebagai bentuk dukungan terhadap upaya pengurangan penggunaan kantong plastik sekali pakai.

Dengan pelaksanaan operasi pasar murah di lima titik tersebut, pemerintah berharap masyarakat dapat memperoleh akses terhadap kebutuhan pokok dengan harga yang lebih stabil, sementara pengendalian inflasi daerah tetap terjaga melalui ketersediaan pasokan dan distribusi pangan yang lebih baik. (rac)

Home / Ekonomi
Operasi Pasar Murah Riau Masuk Pekanbaru dan Kampar, Ini Jadwal dan Harganya
Editor: Boy Surya Hamta | Penulis: yob ayrus
Rubrik: ekonomi | 3 Agustus 2026 | 13:13:36
Operasi Pasar Murah Riau Masuk Pekanbaru dan Kampar, Ini Jadwal dan Harganya
Pemprov Riau kembali menggelar pasar murah. (Foto: Istimewa)

PEKANBARU-Pemerintah Provinsi Riau kembali menggelar Operasi Pasar Murah Riau di Kota Pekanbaru dan Kabupaten Kampar pada 3-7 Agustus 2026 sebagai upaya menjaga stabilitas harga sekaligus memastikan pasokan bahan pokok tetap tersedia bagi masyarakat.

Program yang dilaksanakan melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Riau bersama BUMD PT Riau Pangan Bertuah itu akan menyasar lima titik lokasi. Empat di antaranya berada di Kota Pekanbaru, sementara satu titik lainnya berada di Kabupaten Kampar.

Langkah tersebut dilakukan di tengah upaya pemerintah mengendalikan gejolak harga kebutuhan pokok yang menjadi salah satu faktor utama penyumbang inflasi daerah. Selain menjaga keterjangkauan harga, operasi pasar juga diharapkan memperlancar distribusi bahan pangan kepada masyarakat.

Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM (Disperindagkop UKM) Provinsi Riau, Tetty Nurdianti, mengatakan pelaksanaan operasi pasar murah pada pekan ini difokuskan di dua wilayah dengan jumlah lima lokasi.

Menurutnya, kegiatan dimulai pada Senin (3/8/2026) di Halaman Kantor Lurah Pebatuan, Kecamatan Kulim, Kota Pekanbaru.

Selanjutnya, operasi pasar akan dilaksanakan pada Selasa (4/8/2026) di Halaman Kantor Camat Rumbai Barat, kemudian Rabu (5/8/2026) di Halaman Kantor Desa Sei Liti, Kecamatan Kampar Kiri, Kabupaten Kampar.

Sementara dua titik terakhir berada kembali di Kota Pekanbaru, yakni Kamis (6/8/2026) di Halaman Stadion Utama Riau, Jalan Naga Sakti, serta Jumat (7/8/2026) di Halaman Kantor Lurah Tangkerang Labuai, Kecamatan Bukitraya.

Menurut Tetty, operasi pasar murah menjadi salah satu instrumen pemerintah daerah dalam menjaga keseimbangan pasokan dan harga bahan pokok di tingkat konsumen.

Ia menegaskan, pemerintah ingin memastikan masyarakat tetap memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau sekaligus menjaga kelancaran distribusi komoditas pangan.

Selain itu, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari langkah antisipasi pemerintah terhadap potensi kenaikan harga yang dapat terjadi akibat meningkatnya permintaan maupun gangguan distribusi.

Harga Beras hingga Minyak Goreng

Dalam operasi pasar murah tersebut, masyarakat dapat membeli berbagai kebutuhan pokok dengan harga yang telah ditetapkan pemerintah.

Untuk komoditas beras, tersedia beras SPHP dengan harga Rp60.000 per kemasan 5 kilogram. Selain itu juga tersedia beras Anak Daro dan Sokan ukuran 10 kilogram seharga Rp165.000, sedangkan ukuran 5 kilogram dijual Rp83.000.

Sementara gula pasir dipasarkan dengan harga Rp18.000 per kilogram. Untuk minyak goreng kemasan Minyakita dijual Rp15.500 per bungkus.

Selain itu, tersedia garam kristal kemasan 200 gram seharga Rp2.000 dan garam Nusantara kemasan 250 gram dengan harga yang sama, yakni Rp2.000.

Komoditas lain yang juga disediakan adalah telur ayam dengan harga Rp49.000 per papan.

Harga tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan rumah tangga dengan biaya yang lebih terjangkau dibandingkan harga pasar apabila terjadi kenaikan.

Bagian dari Strategi Pengendalian Inflasi

Operasi pasar murah merupakan salah satu program rutin yang dijalankan TPID Provinsi Riau untuk menjaga stabilitas harga pangan. Program ini biasanya diperkuat melalui sinergi pemerintah daerah, BUMD pangan, distributor, serta instansi terkait agar pasokan kebutuhan pokok tetap tersedia di tengah masyarakat.

Upaya pengendalian inflasi daerah tidak hanya dilakukan melalui operasi pasar, tetapi juga melalui pemantauan distribusi barang, koordinasi dengan pelaku usaha, serta pengawasan terhadap perkembangan harga di berbagai daerah.

Ketersediaan pasokan dan kelancaran distribusi menjadi dua faktor penting dalam menjaga daya beli masyarakat, terutama terhadap komoditas pangan yang memiliki kontribusi besar terhadap inflasi.

Karena itu, pelaksanaan operasi pasar murah secara bergilir di sejumlah kabupaten dan kota diharapkan mampu menjangkau lebih banyak masyarakat sekaligus menjadi instrumen stabilisasi harga ketika terjadi fluktuasi di pasar.

Pemerintah Provinsi Riau juga mengimbau masyarakat yang ingin berbelanja dalam kegiatan operasi pasar murah agar datang sesuai jadwal di lokasi yang telah ditentukan.

Pengunjung diminta mengantre secara tertib sehingga pelayanan dapat berjalan lancar dan seluruh masyarakat memperoleh kesempatan yang sama untuk membeli kebutuhan pokok.

Selain itu, masyarakat juga diimbau membawa tas atau kantong belanja sendiri dari rumah sebagai bentuk dukungan terhadap upaya pengurangan penggunaan kantong plastik sekali pakai.

Dengan pelaksanaan operasi pasar murah di lima titik tersebut, pemerintah berharap masyarakat dapat memperoleh akses terhadap kebutuhan pokok dengan harga yang lebih stabil, sementara pengendalian inflasi daerah tetap terjaga melalui ketersediaan pasokan dan distribusi pangan yang lebih baik. (rac)