logo
● Kualitas Udara Pekanbaru Membaik, PM2.5 Turun ke Level Sedang Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Waspada! Hujan Lebat dan Gelombang 2,5 Meter Mengintai Sejumlah Wilayah Riau Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Warga Talang Lakat Inhu Digegerkan Penemuan Pria Tergeletak di Belakang Warung Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Hujan Deras Picu Genangan di Pekanbaru, Warga Keluhkan Banjir yang Tak Kunjung T Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● SF Hariyanto Apresiasi Capaian Imunisasi Riau, Perlindungan Anak Terus Diperkuat Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Garap Pasar Tiongkok, Volkswagen Resmi Luncurkan Sedan Listrik ID. Unyx 09 Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Digerebek di Kos-kosan Pangkalan Kerinci, Pria 24 Tahun Diciduk dengan Ganja Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Dua Kasus Solar Subsidi Terbongkar di Pelalawan, Dua Perempuan Diamankan Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi
HOME / Lingkungan / Pekanbaru
Hotspot Riau Capai 113 Titik, Ini Wilayah dengan Sebaran Terbanyak
BMKG memantau 113 titik panas atau hotspot di Riau, Rabu (2/9/2026) malam. (Foto: Istimewa)
Hotspot Riau Capai 113 Titik, Ini Wilayah dengan Sebaran Terbanyak
Editor: Boy Surya Hamta | Penulis: yob ayrus
Rubrik: lingkungan | 3 September 2026 | 10:51:00

PEKANBARU-Sebanyak 113 titik panas atau hotspot terdeteksi di Riau, Rabu (2/9/2026) malam. Indragiri Hilir menjadi wilayah dengan konsentrasi hotspot paling tinggi.

BMKG mencatat 31 titik panas berada di kabupaten tersebut. Kondisi ini menjadi perhatian di tengah prakiraan cuaca Riau yang masih didominasi udara kabur, Kamis (3/9/2026) pagi.

Data pemantauan BMKG sampai pukul 23.00 WIB malam tadi menunjukkan, hotspot tersebar di sejumlah wilayah Riau. Setelah Indragiri Hilir, jumlah tertinggi berada di Pelalawan dengan 22 titik. Berikutnya, Indragiri Hulu mencatat 20 titik panas.

iklan-view

Kepulauan Meranti berada di urutan berikutnya dengan 17 hotspot. Bengkalis tercatat memiliki 13 titik panas. Hotspot juga terpantau di Siak sebanyak empat titik.

Kuantan Singingi tiga titik, Dumai dua titik dan Rokan Hulu satu titik. Sebaran tersebut menunjukkan aktivitas titik panas masih ditemukan di berbagai kawasan Riau.

Jumlah hotspot di Riau menjadi bagian dari sebaran titik panas yang lebih luas di Pulau Sumatera.

BMKG mendeteksi 2.396 hotspot di Sumatera berdasarkan pemantauan yang sama. Sumatera Selatan mencatat jumlah tertinggi dengan 1.484 titik panas. Bangka Belitung menyusul dengan 234 titik dan Jambi 188 titik.

Lampung tercatat 144 hotspot. Sumatera Utara 39 titik, Kepulauan Riau 33 titik dan Aceh 30 titik. Sementara Sumatera Barat memiliki 18 titik panas. Bengkulu tercatat 13 hotspot.

Data tersebut memperlihatkan bahwa aktivitas hotspot masih cukup tinggi di sejumlah wilayah Sumatera.

Riau Diselimuti Udara Kabur
Di tengah tingginya hotspot, BMKG memprakirakan kondisi udara Riau masih kabur hingga Kamis.

Forecaster On Duty BMKG Stasiun Pekanbaru, Elisa JS Kedang mengatakan, tidak ada peringatan dini cuaca untuk Riau.

Udara kabur hingga berawan diprediksi terjadi sejak pagi, siang, sore, malam hingga dini hari. Suhu udara diprakirakan berada pada kisaran 23-34 derajat Celsius. Kelembapan berkisar antara 50 hingga 97 persen.

Angin bergerak dari tenggara hingga barat daya. Kecepatannya diprakirakan mencapai 10-30 kilometer per jam. (*)

Hotspot Riau Capai 113 Titik, Ini Wilayah dengan Sebaran Terbanyak
Editor: Boy Surya Hamta | Penulis: yob ayrus
Rubrik: lingkungan | 3 September 2026 | 10:51:00
Hotspot Riau Capai 113 Titik, Ini Wilayah dengan Sebaran Terbanyak
BMKG memantau 113 titik panas atau hotspot di Riau, Rabu (2/9/2026) malam. (Foto: Istimewa)

PEKANBARU-Sebanyak 113 titik panas atau hotspot terdeteksi di Riau, Rabu (2/9/2026) malam. Indragiri Hilir menjadi wilayah dengan konsentrasi hotspot paling tinggi.

BMKG mencatat 31 titik panas berada di kabupaten tersebut. Kondisi ini menjadi perhatian di tengah prakiraan cuaca Riau yang masih didominasi udara kabur, Kamis (3/9/2026) pagi.

Data pemantauan BMKG sampai pukul 23.00 WIB malam tadi menunjukkan, hotspot tersebar di sejumlah wilayah Riau. Setelah Indragiri Hilir, jumlah tertinggi berada di Pelalawan dengan 22 titik. Berikutnya, Indragiri Hulu mencatat 20 titik panas.

Kepulauan Meranti berada di urutan berikutnya dengan 17 hotspot. Bengkalis tercatat memiliki 13 titik panas. Hotspot juga terpantau di Siak sebanyak empat titik.

Kuantan Singingi tiga titik, Dumai dua titik dan Rokan Hulu satu titik. Sebaran tersebut menunjukkan aktivitas titik panas masih ditemukan di berbagai kawasan Riau.

Jumlah hotspot di Riau menjadi bagian dari sebaran titik panas yang lebih luas di Pulau Sumatera.

BMKG mendeteksi 2.396 hotspot di Sumatera berdasarkan pemantauan yang sama. Sumatera Selatan mencatat jumlah tertinggi dengan 1.484 titik panas. Bangka Belitung menyusul dengan 234 titik dan Jambi 188 titik.

Lampung tercatat 144 hotspot. Sumatera Utara 39 titik, Kepulauan Riau 33 titik dan Aceh 30 titik. Sementara Sumatera Barat memiliki 18 titik panas. Bengkulu tercatat 13 hotspot.

Data tersebut memperlihatkan bahwa aktivitas hotspot masih cukup tinggi di sejumlah wilayah Sumatera.

Riau Diselimuti Udara Kabur
Di tengah tingginya hotspot, BMKG memprakirakan kondisi udara Riau masih kabur hingga Kamis.

Forecaster On Duty BMKG Stasiun Pekanbaru, Elisa JS Kedang mengatakan, tidak ada peringatan dini cuaca untuk Riau.

Udara kabur hingga berawan diprediksi terjadi sejak pagi, siang, sore, malam hingga dini hari. Suhu udara diprakirakan berada pada kisaran 23-34 derajat Celsius. Kelembapan berkisar antara 50 hingga 97 persen.

Angin bergerak dari tenggara hingga barat daya. Kecepatannya diprakirakan mencapai 10-30 kilometer per jam. (*)