
ROKAN HILIR - Kabut asap mulai terlihat menyelimuti sejumlah wilayah di Kecamatan Kubu dan Kecamatan Kubu Babussalam, Kabupaten Rokan Hilir. Asap pertama kali terlihat pada malam hari, sementara dampaknya mulai dirasakan masyarakat pada Senin (7/9/2026).
Di Kecamatan Kubu, kabut asap terlihat cukup jelas di Kelurahan Teluk Merbau. Kondisi ini mulai menjadi perhatian masyarakat, terutama karena wilayah tersebut berada di kawasan pesisir yang berdekatan dengan sungai dan laut.
Pada Senin pagi, sejumlah warga mulai merasakan udara yang kurang segar dan jarak pandang yang menurun akibat keberadaan kabut asap. Kondisi tersebut juga dirasakan masyarakat nelayan yang beraktivitas di laut maupun sungai pada pagi hari.


Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, kabut asap yang terlihat di wilayah Kubu dan Kubu Babussalam diduga merupakan asap kiriman dari wilayah lain di Kabupaten Rokan Hilir. Hembusan angin dari arah daratan diduga membawa partikel asap menuju kawasan pesisir.
Meski demikian, kondisi tersebut masih dalam pemantauan. Belum ada laporan mengenai kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di wilayah Kubu dan Kubu Babussalam yang menjadi sumber langsung kabut asap tersebut.
Untuk mencegah munculnya titik api baru, aparat gabungan bersama masyarakat terus melakukan patroli dan pemantauan di sejumlah wilayah yang rawan terjadi kebakaran.
Tim gabungan dari Koramil 04 Kubu, Polsek Kubu dan Masyarakat Peduli Api (MPA) melakukan penyisiran di lahan gambut maupun perkebunan masyarakat. Petugas juga terus memberikan sosialisasi kepada warga agar tidak membuka lahan dengan cara membakar.
Pemerintah Kecamatan Kubu mengimbau masyarakat agar tetap menjaga kesehatan selama kondisi kabut asap berlangsung. Warga diminta mengurangi aktivitas di luar ruangan, menggunakan masker ketika beraktivitas di luar rumah, serta memperbanyak konsumsi air putih.

Sementara itu, Dinas Kesehatan Kabupaten Rokan Hilir disebut telah menyiapkan masker gratis di sejumlah titik keramaian, termasuk pasar dan kantor kecamatan. Langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi gangguan kesehatan akibat paparan asap, khususnya Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).
Camat Kubu, Syafrizal, mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan bersama-sama mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan.
Masyarakat juga berharap kondisi cuaca yang berpotensi hujan dalam beberapa hari ke depan dapat membantu mengurangi kabut asap yang mulai menyelimuti wilayah pesisir Rokan Hilir. (rom)







ROKAN HILIR - Kabut asap mulai terlihat menyelimuti sejumlah wilayah di Kecamatan Kubu dan Kecamatan Kubu Babussalam, Kabupaten Rokan Hilir. Asap pertama kali terlihat pada malam hari, sementara dampaknya mulai dirasakan masyarakat pada Senin (7/9/2026).
Di Kecamatan Kubu, kabut asap terlihat cukup jelas di Kelurahan Teluk Merbau. Kondisi ini mulai menjadi perhatian masyarakat, terutama karena wilayah tersebut berada di kawasan pesisir yang berdekatan dengan sungai dan laut.
Pada Senin pagi, sejumlah warga mulai merasakan udara yang kurang segar dan jarak pandang yang menurun akibat keberadaan kabut asap. Kondisi tersebut juga dirasakan masyarakat nelayan yang beraktivitas di laut maupun sungai pada pagi hari.

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, kabut asap yang terlihat di wilayah Kubu dan Kubu Babussalam diduga merupakan asap kiriman dari wilayah lain di Kabupaten Rokan Hilir. Hembusan angin dari arah daratan diduga membawa partikel asap menuju kawasan pesisir.
Meski demikian, kondisi tersebut masih dalam pemantauan. Belum ada laporan mengenai kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di wilayah Kubu dan Kubu Babussalam yang menjadi sumber langsung kabut asap tersebut.
Untuk mencegah munculnya titik api baru, aparat gabungan bersama masyarakat terus melakukan patroli dan pemantauan di sejumlah wilayah yang rawan terjadi kebakaran.
Tim gabungan dari Koramil 04 Kubu, Polsek Kubu dan Masyarakat Peduli Api (MPA) melakukan penyisiran di lahan gambut maupun perkebunan masyarakat. Petugas juga terus memberikan sosialisasi kepada warga agar tidak membuka lahan dengan cara membakar.
Pemerintah Kecamatan Kubu mengimbau masyarakat agar tetap menjaga kesehatan selama kondisi kabut asap berlangsung. Warga diminta mengurangi aktivitas di luar ruangan, menggunakan masker ketika beraktivitas di luar rumah, serta memperbanyak konsumsi air putih.

Sementara itu, Dinas Kesehatan Kabupaten Rokan Hilir disebut telah menyiapkan masker gratis di sejumlah titik keramaian, termasuk pasar dan kantor kecamatan. Langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi gangguan kesehatan akibat paparan asap, khususnya Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).
Camat Kubu, Syafrizal, mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan bersama-sama mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan.
Masyarakat juga berharap kondisi cuaca yang berpotensi hujan dalam beberapa hari ke depan dapat membantu mengurangi kabut asap yang mulai menyelimuti wilayah pesisir Rokan Hilir. (rom)