logo
● Dua Kasus Solar Subsidi Terbongkar di Pelalawan, Dua Perempuan Diamankan Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Razia Narkoba di Pangeran Hidayat Pekanbaru, Polisi Temukan 18 Klip Diduga Sabu Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Titik Api Nihil, Riau Keluar dari Daftar Prioritas Karhutla Nasional Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● LGBT di Kalangan Remaja Pekanbaru Jadi Perhatian, Keluarga Diminta Lebih Peduli Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Pantang Menyerah! PSPS Comeback Dramatis dan Curi Tiga Poin di Markas Persikad Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Pemerintah Dorong Pelaku Ekonomi Kreatif Daerah Rambah Pasar Global Lewat Inovas Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Kemnaker Buka Pendaftaran Mitra MagangHub Batch 3 2026 Hingga 29 Oktober Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Udara Pekanbaru Tak Sehat, AQI Tembus 163, Warga Diminta Waspadai Asap Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi
HOME / News / Jakarta
Tim SAR Gabungan Perluas Pencarian Kapal Jurnalis Sampai Kawasan Anak Krakatau
Tim SAR gabungan memperluas sektor pencarian speed boat yang membawa rombongan jurnalis. (Foto: Istimewa)
Tim SAR Gabungan Perluas Pencarian Kapal Jurnalis Sampai Kawasan Anak Krakatau
Editor: Boy Surya Hamta | Penulis: yob ayrus
Rubrik: news | 10 September 2026 | 14:29:29

PANDEGLANG-Tim SAR gabungan memperluas sektor pencarian terhadap speed boat yang membawa rombongan jurnalis hingga mendekati perairan sekitar tepi Gunung Anak Krakatau, menurut Kepala SAR Banten Al Amrad di Pandeglang, Kamis.

Langkah perluasan area penyisiran tersebut diambil dengan memprioritaskan faktor keselamatan personel, mengingat situasi aktivitas vulkanik serta kondisi cuaca di sekitar perairan itu masih berstatus siaga.

"Monitoring perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau. Kemarin ada permintaan bahwa gimana kira-kira kalau kita masuk ke wilayah sini (Anak Krakatau). Tetapi tetap akan kita coba apabila itu dalam kondisi aman, safety paling tidak yang utama," kata Al Amrad.

iklan-view

Pelaksanaan operasi penyelamatan pada hari ketiga ini turut menyiagakan perangkat drone atau pesawat udara nirawak di atas kapal demi memperluas pemantauan visual secara maksimal, meski tim di lapangan tetap siaga terhadap potensi perubahan meteorologi laut serta dinamika arah angin.

Di samping itu, strategi pencarian hari ini diorganisasikan secara terstruktur dengan membagi wilayah operasional mulai dari pelabuhan di wilayah Banten hingga menjangkau perairan Lampung.

"Kita sedikit memberikan informasi perihal perizinan operasi yang hari ini menjadi divisiktor, dimana nanti kita berbagi dalam sektor itu dari Pelabuhan Ciwandan dan kemudian KN SAR Basudewa, Kantor SAR Lampung, yang kemudian KRI Beserta dan Lepu itu bergerak dari wilayah Lampung," jelasnya.

"Drone itu tetap kami bekali di satu kapal. Hari ini juga tetap kami siapkan, tapi melihat kondisi di lapangan, yang kadang-kadang arah angin berubah, itu tetap harus kita perhatikan," ujar Al Amrad. (*)

Home / News
Tim SAR Gabungan Perluas Pencarian Kapal Jurnalis Sampai Kawasan Anak Krakatau
Editor: Boy Surya Hamta | Penulis: yob ayrus
Rubrik: news | 10 September 2026 | 14:29:29
Tim SAR Gabungan Perluas Pencarian Kapal Jurnalis Sampai Kawasan Anak Krakatau
Tim SAR gabungan memperluas sektor pencarian speed boat yang membawa rombongan jurnalis. (Foto: Istimewa)

PANDEGLANG-Tim SAR gabungan memperluas sektor pencarian terhadap speed boat yang membawa rombongan jurnalis hingga mendekati perairan sekitar tepi Gunung Anak Krakatau, menurut Kepala SAR Banten Al Amrad di Pandeglang, Kamis.

Langkah perluasan area penyisiran tersebut diambil dengan memprioritaskan faktor keselamatan personel, mengingat situasi aktivitas vulkanik serta kondisi cuaca di sekitar perairan itu masih berstatus siaga.

"Monitoring perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau. Kemarin ada permintaan bahwa gimana kira-kira kalau kita masuk ke wilayah sini (Anak Krakatau). Tetapi tetap akan kita coba apabila itu dalam kondisi aman, safety paling tidak yang utama," kata Al Amrad.

Pelaksanaan operasi penyelamatan pada hari ketiga ini turut menyiagakan perangkat drone atau pesawat udara nirawak di atas kapal demi memperluas pemantauan visual secara maksimal, meski tim di lapangan tetap siaga terhadap potensi perubahan meteorologi laut serta dinamika arah angin.

Di samping itu, strategi pencarian hari ini diorganisasikan secara terstruktur dengan membagi wilayah operasional mulai dari pelabuhan di wilayah Banten hingga menjangkau perairan Lampung.

"Kita sedikit memberikan informasi perihal perizinan operasi yang hari ini menjadi divisiktor, dimana nanti kita berbagi dalam sektor itu dari Pelabuhan Ciwandan dan kemudian KN SAR Basudewa, Kantor SAR Lampung, yang kemudian KRI Beserta dan Lepu itu bergerak dari wilayah Lampung," jelasnya.

"Drone itu tetap kami bekali di satu kapal. Hari ini juga tetap kami siapkan, tapi melihat kondisi di lapangan, yang kadang-kadang arah angin berubah, itu tetap harus kita perhatikan," ujar Al Amrad. (*)