logo
BREAKING NEWS: Galodo Terjang Arosuka, Jalan Solok-Padang Lumpuh, Tiga Gedung OP Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Nasib Bripda SAS Usai Kepergok Warga Bersama Wanita di Dalam Mobil 'Bergoyang' Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Wacana Dua Parpol Jadi Syarat Capres, Politisi Senayan Khawatir Pilpres 2029 Tet Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Agung Nugroho: Pertumbuhan Ekonomi 7,39 Persen Jadi Sinyal Positif Investasi Pek Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Sengketa Ribuan Hektare di Rupat Memanas, Warga Desak Pemkab Bengkalis Turun Tan Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Guru PPPK Paruh Waktu Dialihkan ke Penuh Waktu Tanpa Tes Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Prabowo Janjikan Kuliah PTN Gratis, Komisi X DPR Minta Kemendikti Segera Siapkan Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Dewan Pers Apresiasi Dedikasi Lima Jurnalis yang Hilang di Anak Krakatau Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi
Tujuh Pendaki Terjebak di Gunung Nokilalaki Akibat Kehabisan Logistik
Basarnas mengerahkan tim SAR gabungan menyusul laporan tujuh pendaki yang terjebak di Pos 3 Gunung Nokilalaki akibat kehabisan persediaan makanan.
Tujuh Pendaki Terjebak di Gunung Nokilalaki Akibat Kehabisan Logistik
Editor: Yudi Bogel
Rubrik: news | 13 September 2026 | 10:30:00

Palu - Basarnas mengerahkan tim SAR gabungan untuk melakukan pencarian tujuh pendaki yang terjebak di Pos 3 Gunung Nokilalaki di Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah (Sulteng).

"Laporan kami terima dari rekan mereka, para pendaki kehabisan logistik di Pos 3 sehingga membutuhkan bantuan," kata Kepala Kantor SAR Palu Muh Rizal di Palu, Minggu.

Sebanyak 11 orang memulai kegiatan pendakian ke Gunung Nokilalaki pada Sabtu (12/9) sekitar pukul 07.00 WITA dengan rencana melanjutkan perjalanan menuju puncak.

iklan-view

Kendati demikian, kelompok pendaki tersebut kehabisan persediaan logistik makanan yang menyebabkan mereka belum bisa turun dari kawasan gunung dan menyisakan tujuh orang yang masih terjebak.

"Empat orang memaksakan diri turun dari gunung, berupaya untuk mencari bantuan dan melaporkan kejadian itu kepada Basarnas pada Minggu (13/9) sekitar Pukul 06.15 WITA," ujarnya.

Pengerahan tim SAR gabungan dilakukan sekitar pukul 06.32 WITA dengan memanfaatkan kendaraan angkut personel milik Basarnas menuju area kaki Gunung Nokilalaki.

Identitas ketujuh pendaki yang kini sedang dalam proses pencarian masing-masing bernama Rani (18), Fahri, Farel, Ramadhan, Sigit, Deikal, serta Iman.

Operasi penyelamatan ini turut didukung oleh sejumlah perlengkapan yang dibawa Basarnas meliputi mobil angkut personel, perlengkapan mendaki gunung, perangkat navigasi, alat komunikasi, perangkat medis, serta peralatan evakuasi.

"Tim SAR gabungan yakni personel Basarnas, keluarga korban dan masyarakat. Harapan kami tujuh orang itu dapat segera ditemukan," ucap Rizal.

Hingga pukul 11.10 WITA, petugas di lapangan belum memberikan informasi terbaru mengenai kondisi para penyintas.

"Tentunya perkembangan informasi akan kami sampaikan ke publik," kata Muh Rizal (*)

Home / News
Tujuh Pendaki Terjebak di Gunung Nokilalaki Akibat Kehabisan Logistik
Editor: Yudi Bogel
Rubrik: news | 13 September 2026 | 10:30:00
Tujuh Pendaki Terjebak di Gunung Nokilalaki Akibat Kehabisan Logistik
Basarnas mengerahkan tim SAR gabungan menyusul laporan tujuh pendaki yang terjebak di Pos 3 Gunung Nokilalaki akibat kehabisan persediaan makanan.

Palu - Basarnas mengerahkan tim SAR gabungan untuk melakukan pencarian tujuh pendaki yang terjebak di Pos 3 Gunung Nokilalaki di Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah (Sulteng).

"Laporan kami terima dari rekan mereka, para pendaki kehabisan logistik di Pos 3 sehingga membutuhkan bantuan," kata Kepala Kantor SAR Palu Muh Rizal di Palu, Minggu.

Sebanyak 11 orang memulai kegiatan pendakian ke Gunung Nokilalaki pada Sabtu (12/9) sekitar pukul 07.00 WITA dengan rencana melanjutkan perjalanan menuju puncak.

Kendati demikian, kelompok pendaki tersebut kehabisan persediaan logistik makanan yang menyebabkan mereka belum bisa turun dari kawasan gunung dan menyisakan tujuh orang yang masih terjebak.

"Empat orang memaksakan diri turun dari gunung, berupaya untuk mencari bantuan dan melaporkan kejadian itu kepada Basarnas pada Minggu (13/9) sekitar Pukul 06.15 WITA," ujarnya.

Pengerahan tim SAR gabungan dilakukan sekitar pukul 06.32 WITA dengan memanfaatkan kendaraan angkut personel milik Basarnas menuju area kaki Gunung Nokilalaki.

Identitas ketujuh pendaki yang kini sedang dalam proses pencarian masing-masing bernama Rani (18), Fahri, Farel, Ramadhan, Sigit, Deikal, serta Iman.

Operasi penyelamatan ini turut didukung oleh sejumlah perlengkapan yang dibawa Basarnas meliputi mobil angkut personel, perlengkapan mendaki gunung, perangkat navigasi, alat komunikasi, perangkat medis, serta peralatan evakuasi.

"Tim SAR gabungan yakni personel Basarnas, keluarga korban dan masyarakat. Harapan kami tujuh orang itu dapat segera ditemukan," ucap Rizal.

Hingga pukul 11.10 WITA, petugas di lapangan belum memberikan informasi terbaru mengenai kondisi para penyintas.

"Tentunya perkembangan informasi akan kami sampaikan ke publik," kata Muh Rizal (*)