
BANJARMASIN - Operasi pencarian dan pertolongan korban tenggelamnya KMP Virgo Transport 8 di perairan Laut Jawa terus dilakukan tim SAR gabungan. Dari total 243 penumpang yang berada di kapal rute Surabaya–Banjarmasin tersebut, sebanyak 107 orang dilaporkan berhasil diselamatkan, enam orang ditemukan meninggal dunia, sementara 130 lainnya masih belum ditemukan.
Sebagian korban selamat mulai tiba di Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin, Minggu (13/9/2026) malam. Sebanyak 69 korban dievakuasi menggunakan kapal MV Haida yang sandar sekitar pukul 18.00 WITA. Mereka langsung dibawa ke terminal pelabuhan yang difungsikan sebagai lokasi penanganan medis darurat.
Tim medis dari PMI, Dinas Kesehatan, SAR dan unsur terkait melakukan triage untuk memilah korban berdasarkan tingkat kegawatdaruratan. Korban dengan luka ringan, sedang hingga berat mendapatkan penanganan sesuai kondisinya.
Sejumlah korban dilaporkan mengalami trauma, gangguan pernapasan hingga penurunan kesadaran dan langsung mendapat perawatan, termasuk bantuan oksigen, infus dan tindakan medis lainnya.
Sementara itu, 130 penumpang yang belum ditemukan masih menjadi fokus utama operasi SAR. Ditpolairud Polda Kalimantan Selatan mengerahkan tiga kapal patroli, yakni KP XIII-3001, KP XIII-2004 dan KP XIII-1008, untuk menyisir perairan di sekitar lokasi kejadian.
Pencarian juga melibatkan Korpolairud Baharkam Polri, Basarnas serta unsur terkait lainnya. Tim gabungan terus berkoordinasi dengan KSOP Kelas I Banjarmasin untuk memastikan operasi pencarian dan pertolongan berjalan optimal sekaligus mengatur lalu lintas pelayaran di sekitar lokasi.
"Fokus tim saat ini tentunya operasi pencarian dan pertolongan," ujar Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol Nur Khamid.
Dengan demikian, berdasarkan data sementara hingga Minggu malam, dari 243 penumpang KMP Virgo Transport 8, sebanyak 107 orang selamat, enam orang meninggal dunia, dan 130 orang masih dalam pencarian.
Adapun 69 korban selamat telah tiba di Banjarmasin menggunakan MV Haida, sementara korban selamat lainnya bersama jenazah masih dalam proses perjalanan menuju pelabuhan. (rol)




BANJARMASIN - Operasi pencarian dan pertolongan korban tenggelamnya KMP Virgo Transport 8 di perairan Laut Jawa terus dilakukan tim SAR gabungan. Dari total 243 penumpang yang berada di kapal rute Surabaya–Banjarmasin tersebut, sebanyak 107 orang dilaporkan berhasil diselamatkan, enam orang ditemukan meninggal dunia, sementara 130 lainnya masih belum ditemukan.
Sebagian korban selamat mulai tiba di Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin, Minggu (13/9/2026) malam. Sebanyak 69 korban dievakuasi menggunakan kapal MV Haida yang sandar sekitar pukul 18.00 WITA. Mereka langsung dibawa ke terminal pelabuhan yang difungsikan sebagai lokasi penanganan medis darurat.
Tim medis dari PMI, Dinas Kesehatan, SAR dan unsur terkait melakukan triage untuk memilah korban berdasarkan tingkat kegawatdaruratan. Korban dengan luka ringan, sedang hingga berat mendapatkan penanganan sesuai kondisinya.
Sejumlah korban dilaporkan mengalami trauma, gangguan pernapasan hingga penurunan kesadaran dan langsung mendapat perawatan, termasuk bantuan oksigen, infus dan tindakan medis lainnya.
Sementara itu, 130 penumpang yang belum ditemukan masih menjadi fokus utama operasi SAR. Ditpolairud Polda Kalimantan Selatan mengerahkan tiga kapal patroli, yakni KP XIII-3001, KP XIII-2004 dan KP XIII-1008, untuk menyisir perairan di sekitar lokasi kejadian.
Pencarian juga melibatkan Korpolairud Baharkam Polri, Basarnas serta unsur terkait lainnya. Tim gabungan terus berkoordinasi dengan KSOP Kelas I Banjarmasin untuk memastikan operasi pencarian dan pertolongan berjalan optimal sekaligus mengatur lalu lintas pelayaran di sekitar lokasi.
"Fokus tim saat ini tentunya operasi pencarian dan pertolongan," ujar Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol Nur Khamid.
Dengan demikian, berdasarkan data sementara hingga Minggu malam, dari 243 penumpang KMP Virgo Transport 8, sebanyak 107 orang selamat, enam orang meninggal dunia, dan 130 orang masih dalam pencarian.
Adapun 69 korban selamat telah tiba di Banjarmasin menggunakan MV Haida, sementara korban selamat lainnya bersama jenazah masih dalam proses perjalanan menuju pelabuhan. (rol)