logo
● Ahli Ekonomi :Program MBG Gerakkan Ekonomi Desa dan Buka Lapangan Pekerjaan Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● KPK Telusuri Kasus Dana Bencana Rp148 Miliar, Dua Anggota TNI Jadi Perhatian Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Rupiah Kembali Tersungkur di Atas Rp18.000, Sentimen Global Membayangi Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Diduga Selundupkan Narkoba, Kapal Tanker Mongolia Diamankan di Belawan, 8 Orang Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● El Niño Pengaruhi Jadwal Musim Hujan, BMKG Minta Warga Bersiap Hadapi Cuaca Ekst Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Antisipasi Dampak Kabut Asap, Sekdaprov Riau Tinjau Posko Kesehatan dan Rumah Ok Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● AKP Zulhendra Resmi Jabat Kapolsek Pangkalan Kerinci, Kompol Shilton ke Polresta Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Antrean Solar Picu Kemacetan di Pekanbaru, Dishub Peringatkan Pengelola SPBU Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi
HOME / Lingkungan / Pekanbaru
Kabut Asap Kembali Pekat Selimuti Pekanbaru, Disdik Evaluasi Sekolah Tatap Muka
Plt. Kepala Disdik Pekanbaru, Abdul Jamal mengingatkan pihak sekolah, agar memastikan siswa mengenakan masker selama berada di sekolah. (Foto: Istimewa)
Kabut Asap Kembali Pekat Selimuti Pekanbaru, Disdik Evaluasi Sekolah Tatap Muka
Editor: Boy Surya Hamta | Penulis: yob ayrus
Rubrik: lingkungan | 13 Oktober 2026 | 10:23:05

PEKANBARU-Kabut asap pekat kembali menyelimuti Kota Pekanbaru, Selasa (13/10/2026) pagi. Dinas Pendidikan (Disdik) Pekanbaru meminta, seluruh sekolah memprioritaskan kesehatan peserta didik saat kualitas udara Pekanbaru kini masuk kategori tidak sehat.

Plt. Kepala Disdik Pekanbaru, Abdul Jamal mengingatkan pihak sekolah, agar memastikan siswa mengenakan masker selama berada di sekolah. Kegiatan belajar di luar kelas diminta dihentikan selama kondisi udara belum membaik.

Meski demikian, Disdik belum menetapkan penghentian pembelajaran tatap muka. Namun, sekolah diminta sigap mengambil langkah perlindungan bila kondisi udara semakin buruk atau ada peserta didik yang mengalami gangguan kesehatan.

iklan-view

"Untuk pembelajaran masih tatap muka, namun kalau kualitas udara semakin memburuk pihak sekolah bisa memulangkan lebih awal," kata Abdul Jamal.

Kondisi Udara Jadi Pertimbangan Sekolah
Kabut asap yang muncul kembali menjadi perhatian serius, karena dapat meningkatkan risiko gangguan kesehatan, terutama bagi anak-anak yang beraktivitas di lingkungan sekolah selama beberapa jam.

Karena itu, Abdul Jamal meminta sekolah tidak hanya menerapkan kewajiban memakai masker, tetapi juga memperhatikan kondisi fisik siswa selama pembelajaran berlangsung.

Peserta didik yang merasa kurang sehat dapat dipulangkan lebih awal. Langkah tersebut diharapkan mencegah siswa terus terpapar udara yang tidak sehat ketika kondisi tubuhnya sedang menurun.

Sekolah juga diminta mencermati perubahan kondisi lingkungan dan mengikuti arahan Disdik terkait penyesuaian kegiatan belajar.

Untuk menentukan kebijakan berikutnya, Disdik Pekanbaru berencana menggelar rapat evaluasi bersama sejumlah pihak terkait pada Selasa sore.

Pertemuan tersebut akan membahas perkembangan kualitas udara sekaligus dampaknya terhadap pelaksanaan pembelajaran. Hasil evaluasi diharapkan menjadi bahan pertimbangan untuk menentukan langkah yang sesuai dengan kondisi terkini.

Abdul Jamal menegaskan, selama pembelajaran tatap muka masih berjalan, penerapan langkah perlindungan kesehatan tetap menjadi perhatian.

Imbauan penggunaan masker dan pemulangan lebih awal bagi siswa yang kurang sehat menjadi langkah awal yang dapat dilakukan sekolah sembari menunggu hasil evaluasi.

Di tengah kabut asap yang kembali menyelimuti Pekanbaru, kegiatan pendidikan tetap diupayakan berjalan. Namun, keselamatan peserta didik menjadi pertimbangan utama apabila kondisi udara menuntut perubahan kebijakan. (rac)

Kabut Asap Kembali Pekat Selimuti Pekanbaru, Disdik Evaluasi Sekolah Tatap Muka
Editor: Boy Surya Hamta | Penulis: yob ayrus
Rubrik: lingkungan | 13 Oktober 2026 | 10:23:05
Kabut Asap Kembali Pekat Selimuti Pekanbaru, Disdik Evaluasi Sekolah Tatap Muka
Plt. Kepala Disdik Pekanbaru, Abdul Jamal mengingatkan pihak sekolah, agar memastikan siswa mengenakan masker selama berada di sekolah. (Foto: Istimewa)

PEKANBARU-Kabut asap pekat kembali menyelimuti Kota Pekanbaru, Selasa (13/10/2026) pagi. Dinas Pendidikan (Disdik) Pekanbaru meminta, seluruh sekolah memprioritaskan kesehatan peserta didik saat kualitas udara Pekanbaru kini masuk kategori tidak sehat.

Plt. Kepala Disdik Pekanbaru, Abdul Jamal mengingatkan pihak sekolah, agar memastikan siswa mengenakan masker selama berada di sekolah. Kegiatan belajar di luar kelas diminta dihentikan selama kondisi udara belum membaik.

Meski demikian, Disdik belum menetapkan penghentian pembelajaran tatap muka. Namun, sekolah diminta sigap mengambil langkah perlindungan bila kondisi udara semakin buruk atau ada peserta didik yang mengalami gangguan kesehatan.

"Untuk pembelajaran masih tatap muka, namun kalau kualitas udara semakin memburuk pihak sekolah bisa memulangkan lebih awal," kata Abdul Jamal.

Kondisi Udara Jadi Pertimbangan Sekolah
Kabut asap yang muncul kembali menjadi perhatian serius, karena dapat meningkatkan risiko gangguan kesehatan, terutama bagi anak-anak yang beraktivitas di lingkungan sekolah selama beberapa jam.

Karena itu, Abdul Jamal meminta sekolah tidak hanya menerapkan kewajiban memakai masker, tetapi juga memperhatikan kondisi fisik siswa selama pembelajaran berlangsung.

Peserta didik yang merasa kurang sehat dapat dipulangkan lebih awal. Langkah tersebut diharapkan mencegah siswa terus terpapar udara yang tidak sehat ketika kondisi tubuhnya sedang menurun.

Sekolah juga diminta mencermati perubahan kondisi lingkungan dan mengikuti arahan Disdik terkait penyesuaian kegiatan belajar.

Untuk menentukan kebijakan berikutnya, Disdik Pekanbaru berencana menggelar rapat evaluasi bersama sejumlah pihak terkait pada Selasa sore.

Pertemuan tersebut akan membahas perkembangan kualitas udara sekaligus dampaknya terhadap pelaksanaan pembelajaran. Hasil evaluasi diharapkan menjadi bahan pertimbangan untuk menentukan langkah yang sesuai dengan kondisi terkini.

Abdul Jamal menegaskan, selama pembelajaran tatap muka masih berjalan, penerapan langkah perlindungan kesehatan tetap menjadi perhatian.

Imbauan penggunaan masker dan pemulangan lebih awal bagi siswa yang kurang sehat menjadi langkah awal yang dapat dilakukan sekolah sembari menunggu hasil evaluasi.

Di tengah kabut asap yang kembali menyelimuti Pekanbaru, kegiatan pendidikan tetap diupayakan berjalan. Namun, keselamatan peserta didik menjadi pertimbangan utama apabila kondisi udara menuntut perubahan kebijakan. (rac)