logo
● Oknum Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Pagi Hari Sempat Terlihat Keluar Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Kuasa Hukum PT Kaluku Permai Wood Industries Bantah Tuduhan Mafia Tanah di Meran Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Kejar Target Rp1,3 Triliun, Bapenda Pekanbaru Andalkan Lonjakan Penerimaan Pajak Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Harga Sawit Riau Tembus Rp3.739 per Kg, Petani Umur 9 Tahun Paling Diuntungkan Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Bukan Cuma Judi Online, Polri-Komdigi Sasar Kebocoran Data dan Hoaks Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Polda Riau Bongkar Jaringan Internasional Penyeludup Sabu 35 Kg, Lima Tersangka Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Pemesanan Perdana Kia Carens EV Resmi Dibuka untuk Pasar Indonesia Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Dua Putra Menteri Haji dan Umrah Akhirnya Mundur dari Tenaga Ahli Kementrian Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi
HOME / News / ROHIL
Bukan Sekadar Membantu Petugas, Tamping Lapas Bagansiapiapi Diminta Jadi Teladan
Kalapas Kelas IIA Bagansiapiapi, Agus Imam Taufik, memberikan pengarahan kepada warga binaan yang bertugas sebagai tahanan pendamping (tamping), Minggu (25/10/2026). (Foto: Romi/Pekanbarutv.com).
Bukan Sekadar Membantu Petugas, Tamping Lapas Bagansiapiapi Diminta Jadi Teladan
Editor: Arya Mahendra | Penulis: romi ramadani
Rubrik: news | 26 Oktober 2026 | 19:15:16

BAGANSIAPIAPI - Menjaga ketertiban dan keamanan di lingkungan lembaga pemasyarakatan bukan hanya soal kepatuhan terhadap aturan, tetapi juga tentang tanggung jawab dan kepercayaan. Pesan inilah yang ditekankan Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIA Bagansiapiapi, Agus Imam Taufik, saat memberikan pengarahan kepada warga binaan yang bertugas sebagai tahanan pendamping (tamping), Minggu (25/10/2026).

Dalam kegiatan yang berlangsung di area internal lapas tersebut, Agus didampingi Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (Ka. KPLP), Yocky Prima Nugraha.

iklan-view

Pengarahan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat pemahaman para tamping mengenai hak, kewajiban, serta batasan kewenangan mereka dalam membantu kelancaran operasional sehari-hari di lingkungan lapas.

Di hadapan para tamping, Agus menegaskan bahwa tugas yang dipercayakan kepada mereka harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, kejujuran, dan kedisiplinan.

Menurutnya, kepercayaan yang diberikan oleh petugas bukanlah kewenangan tanpa batas. Sebaliknya, kepercayaan tersebut harus dijaga melalui sikap dan perilaku yang sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

"Menjadi tamping adalah bentuk kepercayaan dari dinas. Oleh karena itu, laksanakan tugas sesuai dengan aturan yang berlaku, bantu kinerja petugas dengan baik, dan jangan sekali-kali menyalahgunakan kewenangan atau kepercayaan yang telah diberikan," tegas Agus.

Sementara itu, pendampingan oleh Ka. KPLP Yocky Prima Nugraha menjadi bagian dari pengawasan agar pelaksanaan tugas para tamping tetap berjalan sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP).

Pengawasan tersebut sekaligus ditujukan untuk memastikan setiap aktivitas berlangsung secara tertib dan tidak mengabaikan aspek keamanan serta ketertiban di lingkungan Lapas Kelas IIA Bagansiapiapi.

Melalui pengarahan ini, para tamping diharapkan tidak hanya mampu menjalankan tugas dengan baik, tetapi juga menunjukkan sikap disiplin, menjaga integritas, dan menjadi contoh positif bagi warga binaan lainnya.

Pembinaan tersebut menjadi bagian dari upaya membangun lingkungan pemasyarakatan yang kondusif, dengan menempatkan tanggung jawab dan kepercayaan sebagai landasan dalam menjalankan setiap tugas. (rom)

Home / News
Bukan Sekadar Membantu Petugas, Tamping Lapas Bagansiapiapi Diminta Jadi Teladan
Editor: Arya Mahendra | Penulis: romi ramadani
Rubrik: news | 26 Oktober 2026 | 19:15:16
Bukan Sekadar Membantu Petugas, Tamping Lapas Bagansiapiapi Diminta Jadi Teladan
Kalapas Kelas IIA Bagansiapiapi, Agus Imam Taufik, memberikan pengarahan kepada warga binaan yang bertugas sebagai tahanan pendamping (tamping), Minggu (25/10/2026). (Foto: Romi/Pekanbarutv.com).

BAGANSIAPIAPI - Menjaga ketertiban dan keamanan di lingkungan lembaga pemasyarakatan bukan hanya soal kepatuhan terhadap aturan, tetapi juga tentang tanggung jawab dan kepercayaan. Pesan inilah yang ditekankan Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIA Bagansiapiapi, Agus Imam Taufik, saat memberikan pengarahan kepada warga binaan yang bertugas sebagai tahanan pendamping (tamping), Minggu (25/10/2026).

Dalam kegiatan yang berlangsung di area internal lapas tersebut, Agus didampingi Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (Ka. KPLP), Yocky Prima Nugraha.

Pengarahan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat pemahaman para tamping mengenai hak, kewajiban, serta batasan kewenangan mereka dalam membantu kelancaran operasional sehari-hari di lingkungan lapas.

Di hadapan para tamping, Agus menegaskan bahwa tugas yang dipercayakan kepada mereka harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, kejujuran, dan kedisiplinan.

Menurutnya, kepercayaan yang diberikan oleh petugas bukanlah kewenangan tanpa batas. Sebaliknya, kepercayaan tersebut harus dijaga melalui sikap dan perilaku yang sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

"Menjadi tamping adalah bentuk kepercayaan dari dinas. Oleh karena itu, laksanakan tugas sesuai dengan aturan yang berlaku, bantu kinerja petugas dengan baik, dan jangan sekali-kali menyalahgunakan kewenangan atau kepercayaan yang telah diberikan," tegas Agus.

Sementara itu, pendampingan oleh Ka. KPLP Yocky Prima Nugraha menjadi bagian dari pengawasan agar pelaksanaan tugas para tamping tetap berjalan sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP).

Pengawasan tersebut sekaligus ditujukan untuk memastikan setiap aktivitas berlangsung secara tertib dan tidak mengabaikan aspek keamanan serta ketertiban di lingkungan Lapas Kelas IIA Bagansiapiapi.

Melalui pengarahan ini, para tamping diharapkan tidak hanya mampu menjalankan tugas dengan baik, tetapi juga menunjukkan sikap disiplin, menjaga integritas, dan menjadi contoh positif bagi warga binaan lainnya.

Pembinaan tersebut menjadi bagian dari upaya membangun lingkungan pemasyarakatan yang kondusif, dengan menempatkan tanggung jawab dan kepercayaan sebagai landasan dalam menjalankan setiap tugas. (rom)