Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih terjadi di sejumlah wilayah Indonesia, termasuk Riau. Pemerintah menyebut sebagian besar titik api berada di kawasan open access atau lahan masyarakat di luar konsesi perusahaan. Namun, WALHI menyampaikan temuan berbeda dan menyebut masih menemukan titik api di sejumlah kawasan konsesi korporasi di Riau berdasarkan pemantauan satelit dan verifikasi lapangan. Pemerintah juga meminta sekitar 400 perusahaan pemegang konsesi memperkuat mitigasi karhutla, termasuk menjaga tinggi muka air gambut dan membuat sekat kanal untuk mencegah lahan mengering.
Pekanbaru Diselimuti Asap, Ada Kiriman Dari Sumsel Dan Jambi
Kaca Mayang, Ruang Warga Menikmati Sore Di Tengah Kota
13 Hari Karhutla Belum Padam, Api Meluas di Kampar
Batal Nikah, Wanita Muda Laporkan Pacar Polisi ke Propam
Karhutla Kerumutan Membara, 92 Personel Gabungan Dikerahkan
Dari Aceh hingga Kalimantan, PTPN IV Tanam 1,5 Juta Pohon
28 Tahun PAN, Gerak Cepat Bantu Rakyat di Rokan Hilir
Puluhan Pebulutangkis Bertanding di Teluk Piyai
Kabut Asap Pekat, Sekolah di Pekanbaru Beralih ke Daring
Pelalawan Membara, Pekanbaru Diselimuti Kabut Asap
Kapal Kargo Bawa 2,6 Ton Sabu Cair Digerebek Di Karimun
335 Perusahaan Terindikasi Miliki Titik Api, 85 Ribu Hektare Terbakar



