Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih terjadi di sejumlah wilayah Indonesia, termasuk Riau. Pemerintah menyebut sebagian besar titik api berada di kawasan open access atau lahan masyarakat di luar konsesi perusahaan. Namun, WALHI menyampaikan temuan berbeda dan menyebut masih menemukan titik api di sejumlah kawasan konsesi korporasi di Riau berdasarkan pemantauan satelit dan verifikasi lapangan. Pemerintah juga meminta sekitar 400 perusahaan pemegang konsesi memperkuat mitigasi karhutla, termasuk menjaga tinggi muka air gambut dan membuat sekat kanal untuk mencegah lahan mengering.
Karhutla Meluas, Pemerintah Dan Walhi Beda Temuan Titik Api
Terdakwa Kasus Fasos Pekanbaru Jadi Tahanan Kota
RSD Madani Digeledah, 323 Dokumen Diamankan Penyidik
15 Ribu Pemuda Riau Bersatu Dalam KKR, Doakan Bangsa dan NTT
Ayam Makin Mahal, Pedagang Rela Korban Untung
Lahan Kosong Terbakar, Asap Tebal Selimuti Jalan Soekarno Hatta
HUT RI ke 81, 729 Warga Binaan Rutan Dumai Terima Remisi
HGB 133 Pedagang STC Tak Diperpanjang, Pedagang Minta Kejelasan
Harga Ayam Meroket, Omzet Pedagang Di Pekanbaru Anjlok 50 Persen
Kabut Asap Kembali Muncul di Pekanbaru, 50 Hotspot Terdeteksi
Bendera Merah Putih 1 081 Meter Hiasi Jembatan Rumbai
Saat Jalanan Dumai Terhenti Demi Detik Detik Proklamasi



