logo
● Penampungan Solar Ilegal di Kampar Digerebek Polda, Sempat Dihalangi Warga Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● SF Hariyanto Raih Gelar ASEAN Engineer, Cetak Prestasi Bersejarah bagi Riau Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Kasus Sabu 46,93 Kg di Pekanbaru: Oknum TNI Ditahan Pomdam dan Terancam Dipecat Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Lapas Bagansiapiapi Gagalkan Penyelundupan Liquid Vape Diduga Narkotika dalam Bo Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Pelajar 14 Tahun Tewas Tabrak Truk Parkir di Jalan SM Amin Pekanbaru Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Pekanbarutv.com dan UIN Suska Riau Jalin Kerja Sama Tingkatkan Mutu Pendidikan, Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Polda Riau Gagalkan Peredaran 46,9 Kg Sabu, Tersangka Babinsa dan Warga Sipil Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Direktur Toba Pulp Lestari Anwar Lawden Tersangka Dugaan Korupsi Rp 2 Triliun Tr Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi
HOME / Hukum / PELALAWAN
Diduga Tidak Kuat Dicerai Istri, Pria di Pelalawan Nekat Akhiri Hidup dengan Gantung Diri
Unit Reskrim Polsek Bunut memeriksa kondisi mayat korban di TKP. (Foto: Dikky Kinoi)
Diduga Tidak Kuat Dicerai Istri, Pria di Pelalawan Nekat Akhiri Hidup dengan Gantung Diri
Editor: Arya Mahendra | Penulis: dikky kinoi
Rubrik: hukum | 20 April 2026 | 22:35:46

PELALAWAN - Warga Desa Angkasa, Kecamatan Bandar Petalangan, Pelalawan, Senin (20/4/2026) sekitar pukul 08.00 WIB, digemparkan dengan penemuan sesosok mayat pria dengan kondisi tergantung di dalam rumahnya. 

Menurut keterangan Kapolres Pelalawan, AKBP John Louis Letedara, S.I.K melalui Mapolsek Bunut, Ipda Andinaldi S.H, pihaknya mendapat informasi di Dusun Puncak Indah, Desa Angkasa ditemukan seorang pria tewas gantung diri.

Bhabinkantibmas Aipda Martin S.H yang Tengah tugas di sana langsung turun ke lokasi. Sewaktu ditemukan, posisi korban tergantung dengan leher terjerat seutas tali di pintu kamar. Saat ditemukan, korban menggunakan baju kaos unggu lengan pendek dan celana pendek hitam. 

iklan-view

Korban AR (36) yang bekerja di salah satu bengkel di Pasar Sorek, diduga nekat mengakhiri hidupnya karena tidak kuat ditinggal cerai oleh istrinya. Sebelumnya, sekitar dua tahun yang lalu di awal perceraian dengan istrinya, korban juga pernah melakukan percobaan bunuh diri dengan meminum racun. "Namun beruntung nyawanya berhasil tertolong karena saat kejadian diketahui tetangganya, korban segera dilarikan ke rumah sakit," terang Kapolsek Bunut. 

Hasil pemeriksaan Unit Reskrim Polsek Bunut di TKP tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan terhadap korban. Pihak keluarga korban menolak untuk dilakukan otopsi dan selanjutnya pukul 11.00 WIB, jenazah korban diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. (dik)

Home / Hukum
Diduga Tidak Kuat Dicerai Istri, Pria di Pelalawan Nekat Akhiri Hidup dengan Gantung Diri
Editor: Arya Mahendra | Penulis: dikky kinoi
Rubrik: hukum | 20 April 2026 | 22:35:46
Diduga Tidak Kuat Dicerai Istri, Pria di Pelalawan Nekat Akhiri Hidup dengan Gantung Diri
Unit Reskrim Polsek Bunut memeriksa kondisi mayat korban di TKP. (Foto: Dikky Kinoi)

PELALAWAN - Warga Desa Angkasa, Kecamatan Bandar Petalangan, Pelalawan, Senin (20/4/2026) sekitar pukul 08.00 WIB, digemparkan dengan penemuan sesosok mayat pria dengan kondisi tergantung di dalam rumahnya. 

Menurut keterangan Kapolres Pelalawan, AKBP John Louis Letedara, S.I.K melalui Mapolsek Bunut, Ipda Andinaldi S.H, pihaknya mendapat informasi di Dusun Puncak Indah, Desa Angkasa ditemukan seorang pria tewas gantung diri.

Bhabinkantibmas Aipda Martin S.H yang Tengah tugas di sana langsung turun ke lokasi. Sewaktu ditemukan, posisi korban tergantung dengan leher terjerat seutas tali di pintu kamar. Saat ditemukan, korban menggunakan baju kaos unggu lengan pendek dan celana pendek hitam. 

Korban AR (36) yang bekerja di salah satu bengkel di Pasar Sorek, diduga nekat mengakhiri hidupnya karena tidak kuat ditinggal cerai oleh istrinya. Sebelumnya, sekitar dua tahun yang lalu di awal perceraian dengan istrinya, korban juga pernah melakukan percobaan bunuh diri dengan meminum racun. "Namun beruntung nyawanya berhasil tertolong karena saat kejadian diketahui tetangganya, korban segera dilarikan ke rumah sakit," terang Kapolsek Bunut. 

Hasil pemeriksaan Unit Reskrim Polsek Bunut di TKP tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan terhadap korban. Pihak keluarga korban menolak untuk dilakukan otopsi dan selanjutnya pukul 11.00 WIB, jenazah korban diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. (dik)