
PELALAWAN - Warga Desa Angkasa, Kecamatan Bandar Petalangan, Pelalawan, Senin (20/4/2026) sekitar pukul 08.00 WIB, digemparkan dengan penemuan sesosok mayat pria dengan kondisi tergantung di dalam rumahnya.
Menurut keterangan Kapolres Pelalawan, AKBP John Louis Letedara, S.I.K melalui Mapolsek Bunut, Ipda Andinaldi S.H, pihaknya mendapat informasi di Dusun Puncak Indah, Desa Angkasa ditemukan seorang pria tewas gantung diri.
Bhabinkantibmas Aipda Martin S.H yang Tengah tugas di sana langsung turun ke lokasi. Sewaktu ditemukan, posisi korban tergantung dengan leher terjerat seutas tali di pintu kamar. Saat ditemukan, korban menggunakan baju kaos unggu lengan pendek dan celana pendek hitam.

Korban AR (36) yang bekerja di salah satu bengkel di Pasar Sorek, diduga nekat mengakhiri hidupnya karena tidak kuat ditinggal cerai oleh istrinya. Sebelumnya, sekitar dua tahun yang lalu di awal perceraian dengan istrinya, korban juga pernah melakukan percobaan bunuh diri dengan meminum racun. "Namun beruntung nyawanya berhasil tertolong karena saat kejadian diketahui tetangganya, korban segera dilarikan ke rumah sakit," terang Kapolsek Bunut.
Hasil pemeriksaan Unit Reskrim Polsek Bunut di TKP tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan terhadap korban. Pihak keluarga korban menolak untuk dilakukan otopsi dan selanjutnya pukul 11.00 WIB, jenazah korban diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. (dik)


PELALAWAN - Warga Desa Angkasa, Kecamatan Bandar Petalangan, Pelalawan, Senin (20/4/2026) sekitar pukul 08.00 WIB, digemparkan dengan penemuan sesosok mayat pria dengan kondisi tergantung di dalam rumahnya.
Menurut keterangan Kapolres Pelalawan, AKBP John Louis Letedara, S.I.K melalui Mapolsek Bunut, Ipda Andinaldi S.H, pihaknya mendapat informasi di Dusun Puncak Indah, Desa Angkasa ditemukan seorang pria tewas gantung diri.
Bhabinkantibmas Aipda Martin S.H yang Tengah tugas di sana langsung turun ke lokasi. Sewaktu ditemukan, posisi korban tergantung dengan leher terjerat seutas tali di pintu kamar. Saat ditemukan, korban menggunakan baju kaos unggu lengan pendek dan celana pendek hitam.
Korban AR (36) yang bekerja di salah satu bengkel di Pasar Sorek, diduga nekat mengakhiri hidupnya karena tidak kuat ditinggal cerai oleh istrinya. Sebelumnya, sekitar dua tahun yang lalu di awal perceraian dengan istrinya, korban juga pernah melakukan percobaan bunuh diri dengan meminum racun. "Namun beruntung nyawanya berhasil tertolong karena saat kejadian diketahui tetangganya, korban segera dilarikan ke rumah sakit," terang Kapolsek Bunut.
Hasil pemeriksaan Unit Reskrim Polsek Bunut di TKP tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan terhadap korban. Pihak keluarga korban menolak untuk dilakukan otopsi dan selanjutnya pukul 11.00 WIB, jenazah korban diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. (dik)