logo
BREAKING NEWS: Gempa Dahsyat M 7,1 Hantam Jepang, Tsunami Diwaspadai, Warga Dimi Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Perbaikan Jalan dan Drainase Dimulai, Satpol PP Beri Peringatan Terakhir kepada Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Tol Permai dan Tol Lingkar Pekanbaru Segera Nyambung, Ditlantas Polda Riau Matan Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Polisi Bengkalis Bongkar Gudang Sabu 7 Kg, Paket Narkoba Dikubur dalam Tanah dan Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Beraksi 6 Kali di Pekanbaru, Polisi Ringkus Komplotan Begal Bersenjata Parang, H Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi KPK Periksa 11 Saksi Kasus Bupati Kuansing, Mulai dari Pejabat Pemkab, Ketua DPR Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Harga Sawit Riau Periode 29 Juli-4 Agustus Naik, Berikut Daftar Lengkapnya Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Polisi Ringkus Sindikat Penipuan Online Berkedok Admin TikTok di Pekanbaru, Korb Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi
HOME / News / PELALAWAN
May Day 2026: Ratusan Buruh Pelalawan Long March, Tuntut Upah Naik dan Hidup Lebih Layak
Massa buruh yang tergabung dalam DPW KPBI Riau long march ke Kantor Bupati Pelalawan memperingati Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 di Pangkalan Kerinci, Jumat (1/5/2026). (Foto: Dikky)
May Day 2026: Ratusan Buruh Pelalawan Long March, Tuntut Upah Naik dan Hidup Lebih Layak
Editor: Arya Mahendra | Penulis: dikky kinoi
1 Mei 2026 | 14:18:58

PELALAWAN – Ratusan buruh yang tergabung dalam DPW KPBI Provinsi Riau menggelar aksi damai memperingati Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 di Pangkalan Kerinci, Jumat (1/5/2026). Aksi diwarnai long march dan mimbar bebas di depan Kantor Bupati Pelalawan.

Sejak pagi, massa berkumpul di kawasan Kerinci Business Center (KBC). Sekitar pukul 09.45 WIB, rombongan bergerak menuju Kantor Bupati dengan satu mobil komando, satu pick up, 11 minibus, dan ratusan sepeda motor.

iklan-view

Setibanya di lokasi sekitar pukul 10.30 WIB, buruh langsung menggelar mimbar bebas. Ketua DPW KPBI Riau, H. Hamdani, menegaskan tuntutan utama buruh adalah kenaikan upah dan peningkatan kesejahteraan.

“Kami mendesak pemerintah segera menaikkan upah buruh, khususnya di Pelalawan. Masih ada pekerja yang menerima upah di bawah standar. Kesejahteraan buruh harus menjadi prioritas,” tegasnya.

Selain itu, buruh juga menyoroti pentingnya perlindungan tenaga kerja serta mengawal kebijakan ketenagakerjaan nasional, termasuk regulasi turunan Omnibus Law yang dinilai berdampak langsung pada nasib pekerja.

Wakil Ketua DPW KPBI Riau, Arba’a Silalahi, mengapresiasi pengawalan aparat kepolisian sehingga aksi berlangsung aman dan tertib.

Sepanjang aksi, massa menyampaikan aspirasi secara damai melalui orasi, spanduk, dan poster tanpa mengganggu ketertiban umum. Sekitar pukul 11.00 WIB, massa membubarkan diri dengan tertib.

Pengamanan dipimpin langsung Kapolres Pelalawan AKBP John Louis Letedara bersama jajaran dan puluhan personel gabungan. Tidak ada insiden selama kegiatan berlangsung.

Peringatan May Day 2026 di Pelalawan ini menjadi gambaran bahwa buruh tetap konsisten menyuarakan haknya dengan cara damai dan bermartabat. (dik)

Home / News
May Day 2026: Ratusan Buruh Pelalawan Long March, Tuntut Upah Naik dan Hidup Lebih Layak
Editor: Arya Mahendra | Penulis: dikky kinoi
Rubrik: news | 1 Mei 2026 | 14:18:58
May Day 2026: Ratusan Buruh Pelalawan Long March, Tuntut Upah Naik dan Hidup Lebih Layak
Massa buruh yang tergabung dalam DPW KPBI Riau long march ke Kantor Bupati Pelalawan memperingati Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 di Pangkalan Kerinci, Jumat (1/5/2026). (Foto: Dikky)

PELALAWAN – Ratusan buruh yang tergabung dalam DPW KPBI Provinsi Riau menggelar aksi damai memperingati Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 di Pangkalan Kerinci, Jumat (1/5/2026). Aksi diwarnai long march dan mimbar bebas di depan Kantor Bupati Pelalawan.

Sejak pagi, massa berkumpul di kawasan Kerinci Business Center (KBC). Sekitar pukul 09.45 WIB, rombongan bergerak menuju Kantor Bupati dengan satu mobil komando, satu pick up, 11 minibus, dan ratusan sepeda motor.

Setibanya di lokasi sekitar pukul 10.30 WIB, buruh langsung menggelar mimbar bebas. Ketua DPW KPBI Riau, H. Hamdani, menegaskan tuntutan utama buruh adalah kenaikan upah dan peningkatan kesejahteraan.

“Kami mendesak pemerintah segera menaikkan upah buruh, khususnya di Pelalawan. Masih ada pekerja yang menerima upah di bawah standar. Kesejahteraan buruh harus menjadi prioritas,” tegasnya.

Selain itu, buruh juga menyoroti pentingnya perlindungan tenaga kerja serta mengawal kebijakan ketenagakerjaan nasional, termasuk regulasi turunan Omnibus Law yang dinilai berdampak langsung pada nasib pekerja.

Wakil Ketua DPW KPBI Riau, Arba’a Silalahi, mengapresiasi pengawalan aparat kepolisian sehingga aksi berlangsung aman dan tertib.

Sepanjang aksi, massa menyampaikan aspirasi secara damai melalui orasi, spanduk, dan poster tanpa mengganggu ketertiban umum. Sekitar pukul 11.00 WIB, massa membubarkan diri dengan tertib.

Pengamanan dipimpin langsung Kapolres Pelalawan AKBP John Louis Letedara bersama jajaran dan puluhan personel gabungan. Tidak ada insiden selama kegiatan berlangsung.

Peringatan May Day 2026 di Pelalawan ini menjadi gambaran bahwa buruh tetap konsisten menyuarakan haknya dengan cara damai dan bermartabat. (dik)