
BENGKALIS - Rentetan kebakaran misterius kembali mengguncang Desa Batang Duku, Kecamatan Bukit Batu, Kabupaten Bengkalis. Kali ini, amukan api menewaskan seorang warga lanjut usia setelah melalap rumah milik Abdullah di Jalan Kampung Baru, Rabu (27/5/2026) dini hari sekitar pukul 00.28 WIB.
Korban meninggal dunia diketahui bernama Sakinah (74), istri Abdullah. Lansia tersebut sempat dievakuasi warga dan dilarikan ke Puskesmas Sungai Pakning. Namun, nyawanya tidak tertolong akibat luka bakar serius yang diderita.
Sementara suaminya, Abdullah (84), mengalami luka berat dan hingga kini masih menjalani perawatan intensif di RSUD Siak. Kondisinya dilaporkan kritis.
Kebakaran yang terjadi saat warga terlelap itu memicu kepanikan. Kobaran api dengan cepat membesar hingga menghanguskan rumah korban beserta seluruh harta benda di dalamnya.

Peristiwa tragis ini menjadi kebakaran kelima yang terjadi di Desa Batang Duku dalam dua bulan terakhir. Rentetan insiden tersebut membuat warga dihantui rasa takut dan curiga adanya unsur kesengajaan di balik kebakaran berulang itu.
Penjabat Kepala Desa Batang Duku, Jamal Alias, mengatakan pihak desa menerima laporan kebakaran sekitar pukul 23.30 WIB sebelum api membesar dan meluluhlantakkan rumah korban.
“Dalam dua bulan terakhir sudah lima rumah terbakar. Dugaan sementara rumah-rumah tersebut sengaja dibakar oleh pelaku. Sangat kami sesalkan, kejadian kali ini sampai merenggut korban jiwa,” ujar Jamal.
Menurutnya, warga kini resah dan takut meninggalkan rumah dalam keadaan kosong karena pelaku diduga menyasar rumah yang minim pengawasan. Namun nahas, pada kejadian terakhir rumah tersebut ternyata masih dihuni korban.
Jamal mendesak aparat penegak hukum segera mengungkap pelaku di balik rentetan kebakaran yang terus menghantui masyarakat Desa Batang Duku.
“Kami berharap pihak kepolisian segera menindak pelaku dan memberikan hukuman setimpal atas perbuatannya yang sudah merugikan masyarakat dan menyebabkan korban meninggal dunia,” tegasnya.
Sementara itu, Kapolsek Bukit Batu Kompol Al Imran membenarkan pihaknya telah mengamankan sembilan orang terkait kasus kebakaran beruntun tersebut. Saat ini, seluruh terduga masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolsek Bukit Batu.
“Kami sudah mengamankan sembilan orang dan saat ini masih dalam pengembangan lebih lanjut. Mereka yang diamankan masih di bawah umur,” ungkap Kompol Al Imran seperti dikutip antaranews.
Kapolsek juga mengimbau para orang tua agar meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, terutama dalam pergaulan dan aktivitas di luar rumah, guna mencegah tindakan yang membahayakan keselamatan masyarakat. (ntr)





BENGKALIS - Rentetan kebakaran misterius kembali mengguncang Desa Batang Duku, Kecamatan Bukit Batu, Kabupaten Bengkalis. Kali ini, amukan api menewaskan seorang warga lanjut usia setelah melalap rumah milik Abdullah di Jalan Kampung Baru, Rabu (27/5/2026) dini hari sekitar pukul 00.28 WIB.
Korban meninggal dunia diketahui bernama Sakinah (74), istri Abdullah. Lansia tersebut sempat dievakuasi warga dan dilarikan ke Puskesmas Sungai Pakning. Namun, nyawanya tidak tertolong akibat luka bakar serius yang diderita.
Sementara suaminya, Abdullah (84), mengalami luka berat dan hingga kini masih menjalani perawatan intensif di RSUD Siak. Kondisinya dilaporkan kritis.
Kebakaran yang terjadi saat warga terlelap itu memicu kepanikan. Kobaran api dengan cepat membesar hingga menghanguskan rumah korban beserta seluruh harta benda di dalamnya.
Peristiwa tragis ini menjadi kebakaran kelima yang terjadi di Desa Batang Duku dalam dua bulan terakhir. Rentetan insiden tersebut membuat warga dihantui rasa takut dan curiga adanya unsur kesengajaan di balik kebakaran berulang itu.
Penjabat Kepala Desa Batang Duku, Jamal Alias, mengatakan pihak desa menerima laporan kebakaran sekitar pukul 23.30 WIB sebelum api membesar dan meluluhlantakkan rumah korban.
“Dalam dua bulan terakhir sudah lima rumah terbakar. Dugaan sementara rumah-rumah tersebut sengaja dibakar oleh pelaku. Sangat kami sesalkan, kejadian kali ini sampai merenggut korban jiwa,” ujar Jamal.
Menurutnya, warga kini resah dan takut meninggalkan rumah dalam keadaan kosong karena pelaku diduga menyasar rumah yang minim pengawasan. Namun nahas, pada kejadian terakhir rumah tersebut ternyata masih dihuni korban.
Jamal mendesak aparat penegak hukum segera mengungkap pelaku di balik rentetan kebakaran yang terus menghantui masyarakat Desa Batang Duku.
“Kami berharap pihak kepolisian segera menindak pelaku dan memberikan hukuman setimpal atas perbuatannya yang sudah merugikan masyarakat dan menyebabkan korban meninggal dunia,” tegasnya.
Sementara itu, Kapolsek Bukit Batu Kompol Al Imran membenarkan pihaknya telah mengamankan sembilan orang terkait kasus kebakaran beruntun tersebut. Saat ini, seluruh terduga masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolsek Bukit Batu.
“Kami sudah mengamankan sembilan orang dan saat ini masih dalam pengembangan lebih lanjut. Mereka yang diamankan masih di bawah umur,” ungkap Kompol Al Imran seperti dikutip antaranews.
Kapolsek juga mengimbau para orang tua agar meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, terutama dalam pergaulan dan aktivitas di luar rumah, guna mencegah tindakan yang membahayakan keselamatan masyarakat. (ntr)