logo
● Penampungan Solar Ilegal di Kampar Digerebek Polda, Sempat Dihalangi Warga Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● SF Hariyanto Raih Gelar ASEAN Engineer, Cetak Prestasi Bersejarah bagi Riau Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Kasus Sabu 46,93 Kg di Pekanbaru: Oknum TNI Ditahan Pomdam dan Terancam Dipecat Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Lapas Bagansiapiapi Gagalkan Penyelundupan Liquid Vape Diduga Narkotika dalam Bo Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Pelajar 14 Tahun Tewas Tabrak Truk Parkir di Jalan SM Amin Pekanbaru Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Pekanbarutv.com dan UIN Suska Riau Jalin Kerja Sama Tingkatkan Mutu Pendidikan, Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Polda Riau Gagalkan Peredaran 46,9 Kg Sabu, Tersangka Babinsa dan Warga Sipil Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Direktur Toba Pulp Lestari Anwar Lawden Tersangka Dugaan Korupsi Rp 2 Triliun Tr Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi
HOME / Hukum / PELALAWAN
Komputer Alat Berat PU Pelalawan Raib di Area Lapangan Tembak, Kerugian Ditaksir Rp30 Juta
Alat berat PU Kampar yang komputer pengendali mesinnya atau Engine Control Unit (ECU) raib. (Foto: Dikky)
Komputer Alat Berat PU Pelalawan Raib di Area Lapangan Tembak, Kerugian Ditaksir Rp30 Juta
Editor: Arya Mahendra | Penulis: dikky kinoi
Rubrik: hukum | 5 Juni 2026 | 18:22:44

PELALAWAN – Aset milik Pemerintah Kabupaten Pelalawan dilaporkan hilang. Komputer pengendali mesin atau Engine Control Unit (ECU) pada salah satu alat berat milik Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Pelalawan raib saat berada di kawasan Lapangan Tembak Pangkalan Kerinci.

Informasi hilangnya komponen vital alat berat tersebut dibenarkan Kepala Dinas PU Pelalawan, Irham Nisbar, Jumat (5/6/2026). Ia mengaku menerima laporan dari anggotanya terkait kehilangan ECU pada alat berat yang sebelumnya digunakan untuk pekerjaan di lokasi tersebut.

Menurut Irham, alat berat milik Dinas PU kini sudah tidak lagi berada di area lapangan tembak. Saat ini, alat berat yang masih beroperasi di lokasi merupakan milik perusahaan yang sedang melakukan pekerjaan penimbunan.

iklan-view

“Alat berat PU sudah keluar dari area lapangan tembak. Alat berat yang ada di sana sekarang dan sedang bekerja merupakan milik perusahaan,” kata Irham.

Terkait nilai kerugian, Irham memperkirakan harga ECU yang hilang mencapai sekitar Rp30 juta. Ia menyebut peristiwa tersebut diketahui terjadi sekitar dua hari lalu.

“Informasi yang kami terima, kejadian kehilangan ECU alat berat itu terjadi dua hari yang lalu. Kami akan memanggil operator dan pihak yang bertugas di lapangan untuk mengetahui lebih lanjut kronologi kejadian ini,” ujarnya.

Sementara itu, anggota Komisi II DPRD Pelalawan yang membidangi aset daerah, Lutfi, menyayangkan hilangnya komponen alat berat yang merupakan aset negara tersebut.

Menurutnya, kejadian itu harus menjadi bahan evaluasi bagi organisasi perangkat daerah dalam meningkatkan pengamanan aset milik pemerintah agar kasus serupa tidak kembali terulang.

“Kami sangat menyayangkan hilangnya aset daerah ini. Ke depan pengawasan dan pengamanan aset pemerintah harus diperketat sehingga kejadian seperti ini tidak terulang lagi,” tegasnya. (dik)

Home / Hukum
Komputer Alat Berat PU Pelalawan Raib di Area Lapangan Tembak, Kerugian Ditaksir Rp30 Juta
Editor: Arya Mahendra | Penulis: dikky kinoi
Rubrik: hukum | 5 Juni 2026 | 18:22:44
Komputer Alat Berat PU Pelalawan Raib di Area Lapangan Tembak, Kerugian Ditaksir Rp30 Juta
Alat berat PU Kampar yang komputer pengendali mesinnya atau Engine Control Unit (ECU) raib. (Foto: Dikky)

PELALAWAN – Aset milik Pemerintah Kabupaten Pelalawan dilaporkan hilang. Komputer pengendali mesin atau Engine Control Unit (ECU) pada salah satu alat berat milik Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Pelalawan raib saat berada di kawasan Lapangan Tembak Pangkalan Kerinci.

Informasi hilangnya komponen vital alat berat tersebut dibenarkan Kepala Dinas PU Pelalawan, Irham Nisbar, Jumat (5/6/2026). Ia mengaku menerima laporan dari anggotanya terkait kehilangan ECU pada alat berat yang sebelumnya digunakan untuk pekerjaan di lokasi tersebut.

Menurut Irham, alat berat milik Dinas PU kini sudah tidak lagi berada di area lapangan tembak. Saat ini, alat berat yang masih beroperasi di lokasi merupakan milik perusahaan yang sedang melakukan pekerjaan penimbunan.

“Alat berat PU sudah keluar dari area lapangan tembak. Alat berat yang ada di sana sekarang dan sedang bekerja merupakan milik perusahaan,” kata Irham.

Terkait nilai kerugian, Irham memperkirakan harga ECU yang hilang mencapai sekitar Rp30 juta. Ia menyebut peristiwa tersebut diketahui terjadi sekitar dua hari lalu.

“Informasi yang kami terima, kejadian kehilangan ECU alat berat itu terjadi dua hari yang lalu. Kami akan memanggil operator dan pihak yang bertugas di lapangan untuk mengetahui lebih lanjut kronologi kejadian ini,” ujarnya.

Sementara itu, anggota Komisi II DPRD Pelalawan yang membidangi aset daerah, Lutfi, menyayangkan hilangnya komponen alat berat yang merupakan aset negara tersebut.

Menurutnya, kejadian itu harus menjadi bahan evaluasi bagi organisasi perangkat daerah dalam meningkatkan pengamanan aset milik pemerintah agar kasus serupa tidak kembali terulang.

“Kami sangat menyayangkan hilangnya aset daerah ini. Ke depan pengawasan dan pengamanan aset pemerintah harus diperketat sehingga kejadian seperti ini tidak terulang lagi,” tegasnya. (dik)