
PELALAWAN – Aset milik Pemerintah Kabupaten Pelalawan dilaporkan hilang. Komputer pengendali mesin atau Engine Control Unit (ECU) pada salah satu alat berat milik Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Pelalawan raib saat berada di kawasan Lapangan Tembak Pangkalan Kerinci.
Informasi hilangnya komponen vital alat berat tersebut dibenarkan Kepala Dinas PU Pelalawan, Irham Nisbar, Jumat (5/6/2026). Ia mengaku menerima laporan dari anggotanya terkait kehilangan ECU pada alat berat yang sebelumnya digunakan untuk pekerjaan di lokasi tersebut.
Menurut Irham, alat berat milik Dinas PU kini sudah tidak lagi berada di area lapangan tembak. Saat ini, alat berat yang masih beroperasi di lokasi merupakan milik perusahaan yang sedang melakukan pekerjaan penimbunan.

“Alat berat PU sudah keluar dari area lapangan tembak. Alat berat yang ada di sana sekarang dan sedang bekerja merupakan milik perusahaan,” kata Irham.
Terkait nilai kerugian, Irham memperkirakan harga ECU yang hilang mencapai sekitar Rp30 juta. Ia menyebut peristiwa tersebut diketahui terjadi sekitar dua hari lalu.
“Informasi yang kami terima, kejadian kehilangan ECU alat berat itu terjadi dua hari yang lalu. Kami akan memanggil operator dan pihak yang bertugas di lapangan untuk mengetahui lebih lanjut kronologi kejadian ini,” ujarnya.
Sementara itu, anggota Komisi II DPRD Pelalawan yang membidangi aset daerah, Lutfi, menyayangkan hilangnya komponen alat berat yang merupakan aset negara tersebut.
Menurutnya, kejadian itu harus menjadi bahan evaluasi bagi organisasi perangkat daerah dalam meningkatkan pengamanan aset milik pemerintah agar kasus serupa tidak kembali terulang.
“Kami sangat menyayangkan hilangnya aset daerah ini. Ke depan pengawasan dan pengamanan aset pemerintah harus diperketat sehingga kejadian seperti ini tidak terulang lagi,” tegasnya. (dik)


PELALAWAN – Aset milik Pemerintah Kabupaten Pelalawan dilaporkan hilang. Komputer pengendali mesin atau Engine Control Unit (ECU) pada salah satu alat berat milik Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Pelalawan raib saat berada di kawasan Lapangan Tembak Pangkalan Kerinci.
Informasi hilangnya komponen vital alat berat tersebut dibenarkan Kepala Dinas PU Pelalawan, Irham Nisbar, Jumat (5/6/2026). Ia mengaku menerima laporan dari anggotanya terkait kehilangan ECU pada alat berat yang sebelumnya digunakan untuk pekerjaan di lokasi tersebut.
Menurut Irham, alat berat milik Dinas PU kini sudah tidak lagi berada di area lapangan tembak. Saat ini, alat berat yang masih beroperasi di lokasi merupakan milik perusahaan yang sedang melakukan pekerjaan penimbunan.
“Alat berat PU sudah keluar dari area lapangan tembak. Alat berat yang ada di sana sekarang dan sedang bekerja merupakan milik perusahaan,” kata Irham.
Terkait nilai kerugian, Irham memperkirakan harga ECU yang hilang mencapai sekitar Rp30 juta. Ia menyebut peristiwa tersebut diketahui terjadi sekitar dua hari lalu.
“Informasi yang kami terima, kejadian kehilangan ECU alat berat itu terjadi dua hari yang lalu. Kami akan memanggil operator dan pihak yang bertugas di lapangan untuk mengetahui lebih lanjut kronologi kejadian ini,” ujarnya.
Sementara itu, anggota Komisi II DPRD Pelalawan yang membidangi aset daerah, Lutfi, menyayangkan hilangnya komponen alat berat yang merupakan aset negara tersebut.
Menurutnya, kejadian itu harus menjadi bahan evaluasi bagi organisasi perangkat daerah dalam meningkatkan pengamanan aset milik pemerintah agar kasus serupa tidak kembali terulang.
“Kami sangat menyayangkan hilangnya aset daerah ini. Ke depan pengawasan dan pengamanan aset pemerintah harus diperketat sehingga kejadian seperti ini tidak terulang lagi,” tegasnya. (dik)