logo
Intan Sari Terpilih Jadi Ketua RT 02 Tobekgodang, Partisipasi Warga Capai 90 Per Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi BMKG Keluarkan Peringatan Dini, Hujan Lebat Hari Ini Guyur Rohul dan Kuansing Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi DPRD Riau Desak Pemprov Tetapkan Standar Harga Kelapa, Harga di Inhil Anjlok ke Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi KPU Pekanbaru dan PWI Teken MoU, Perkuat Publikasi Kepemiluan hingga Tangkal Hoa Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Uji Kekuatan Tanah, Bandara SSK II Pekanbaru Ubah Jam Operasional Sementara Mula Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Ditjenpas Riau Akui Kelalaian Pengawal Jadi Pemicu Napi Kabur, Usul Hukuman Bera Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Pengakuan Tangan Kanan Ibnu: Napi Kabur Diduga Rutin Keluar Lapas, Sipir Disebut Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Terungkap! Napi Kabur dari Lapas Pekanbaru Diduga "Otak" Penyelundupan Sabu ke B Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi
HOME / Ekonomi / Bisnis Pekanbaru
Baby Crab Khas Pantai Gandoriah Jadi Primadona di Mal SKA, Diserbu Pengunjung Magical Holyfun
Aneka makanan yang dipajang di Bazar Holyfun
Baby Crab Khas Pantai Gandoriah Jadi Primadona di Mal SKA, Diserbu Pengunjung Magical Holyfun
Editor: ridho | Penulis: ferdy mahdavikia
10 Juli 2026 | 21:12:02

PEKANBARU-Momentum libur sekolah menjadi berkah bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang mengikuti bazar "Magical Holyfun" garapan Besi Berani Creative di pelataran air terjun Mal SKA, Pekanbaru. Ribuan pengunjung yang memadati pusat perbelanjaan tersebut dimanfaatkan para pelaku usaha untuk memperkenalkan produk unggulan mereka, termasuk kuliner khas pesisir Sumatra Barat.

Salah satu stan yang paling ramai diserbu pengunjung adalah milik Nabila Bilqis, yang menghadirkan aneka olahan seafood krispi dengan menu andalan baby crab khas Pariaman. Cita rasa gurih dan renyah dipadukan dengan bumbu khas membuat kuliner tersebut menjadi favorit pengunjung, terutama kalangan anak muda dan keluarga yang memanfaatkan libur sekolah.

Nabila mengatakan, usaha yang dijalaninya tidak sekadar menjual makanan, tetapi juga membawa identitas kuliner kampung halamannya. Ia ingin memperkenalkan kekayaan kuliner khas Pantai Gandoriah, Pariaman, kepada masyarakat Pekanbaru.

"Kami ini kuliner khas Pariaman. Kalau berkunjung ke Pantai Gandoriah, nanti akan banyak menemukan olahan seperti baby crab, udang, sampai berbagai jenis siput yang menjadi makanan favorit masyarakat pesisir," ujarnya.

iklan-view

Meski tetap mempertahankan cita rasa asli Pariaman, Nabila mengaku terus berinovasi mengikuti perkembangan tren kuliner yang digemari masyarakat. Berbagai menu baru ditambahkan agar tetap menarik minat pengunjung tanpa meninggalkan ciri khas olahan laut yang menjadi identitas usahanya.

"Sekarang banyak kuliner viral, jadi kami terus menambah variasi menu supaya pembeli punya banyak pilihan," katanya.

Harga yang ditawarkan pun cukup ramah di kantong. Pengunjung dapat menikmati berbagai menu mulai dari Rp15.000 hingga Rp35.000 per porsi, sehingga cocok dinikmati bersama keluarga maupun teman.

Tingginya jumlah pengunjung selama bazar berlangsung turut berdampak positif terhadap penjualan. Nabila mengungkapkan, ini merupakan kali ketiga dirinya mengikuti bazar di Mal SKA dan setiap penyelenggaraan selalu mendapat respons yang menggembirakan.

"Ini sudah ketiga kalinya kami berjualan di sini. Antusiasme pembeli sangat bagus dan perputaran penjualannya juga cukup besar," tuturnya.

Menurut Nabila, terdapat tiga menu yang paling banyak diburu pengunjung, yakni baby crab, kentang spiral, dan udang krispi. Ketiga menu tersebut hampir selalu menjadi pilihan utama sejak bazar dibuka.

Bazar "Magical Holyfun" sendiri masih berlangsung hingga 12 Juli 2026. Kehadiran puluhan stan UMKM dengan beragam produk kuliner dan jajanan kekinian menjadi salah satu daya tarik bagi masyarakat Pekanbaru untuk menghabiskan waktu libur sekolah sambil berburu cita rasa khas dari berbagai daerah di Indonesia.


Tags: bazar mal ska
Home / Ekonomi
Baby Crab Khas Pantai Gandoriah Jadi Primadona di Mal SKA, Diserbu Pengunjung Magical Holyfun
Editor: ridho | Penulis: ferdy mahdavikia
Rubrik: ekonomi | 10 Juli 2026 | 21:12:02
Baby Crab Khas Pantai Gandoriah Jadi Primadona di Mal SKA, Diserbu Pengunjung Magical Holyfun
Aneka makanan yang dipajang di Bazar Holyfun

PEKANBARU-Momentum libur sekolah menjadi berkah bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang mengikuti bazar "Magical Holyfun" garapan Besi Berani Creative di pelataran air terjun Mal SKA, Pekanbaru. Ribuan pengunjung yang memadati pusat perbelanjaan tersebut dimanfaatkan para pelaku usaha untuk memperkenalkan produk unggulan mereka, termasuk kuliner khas pesisir Sumatra Barat.

Salah satu stan yang paling ramai diserbu pengunjung adalah milik Nabila Bilqis, yang menghadirkan aneka olahan seafood krispi dengan menu andalan baby crab khas Pariaman. Cita rasa gurih dan renyah dipadukan dengan bumbu khas membuat kuliner tersebut menjadi favorit pengunjung, terutama kalangan anak muda dan keluarga yang memanfaatkan libur sekolah.

Nabila mengatakan, usaha yang dijalaninya tidak sekadar menjual makanan, tetapi juga membawa identitas kuliner kampung halamannya. Ia ingin memperkenalkan kekayaan kuliner khas Pantai Gandoriah, Pariaman, kepada masyarakat Pekanbaru.

"Kami ini kuliner khas Pariaman. Kalau berkunjung ke Pantai Gandoriah, nanti akan banyak menemukan olahan seperti baby crab, udang, sampai berbagai jenis siput yang menjadi makanan favorit masyarakat pesisir," ujarnya.

Meski tetap mempertahankan cita rasa asli Pariaman, Nabila mengaku terus berinovasi mengikuti perkembangan tren kuliner yang digemari masyarakat. Berbagai menu baru ditambahkan agar tetap menarik minat pengunjung tanpa meninggalkan ciri khas olahan laut yang menjadi identitas usahanya.

"Sekarang banyak kuliner viral, jadi kami terus menambah variasi menu supaya pembeli punya banyak pilihan," katanya.

Harga yang ditawarkan pun cukup ramah di kantong. Pengunjung dapat menikmati berbagai menu mulai dari Rp15.000 hingga Rp35.000 per porsi, sehingga cocok dinikmati bersama keluarga maupun teman.

Tingginya jumlah pengunjung selama bazar berlangsung turut berdampak positif terhadap penjualan. Nabila mengungkapkan, ini merupakan kali ketiga dirinya mengikuti bazar di Mal SKA dan setiap penyelenggaraan selalu mendapat respons yang menggembirakan.

"Ini sudah ketiga kalinya kami berjualan di sini. Antusiasme pembeli sangat bagus dan perputaran penjualannya juga cukup besar," tuturnya.

Menurut Nabila, terdapat tiga menu yang paling banyak diburu pengunjung, yakni baby crab, kentang spiral, dan udang krispi. Ketiga menu tersebut hampir selalu menjadi pilihan utama sejak bazar dibuka.

Bazar "Magical Holyfun" sendiri masih berlangsung hingga 12 Juli 2026. Kehadiran puluhan stan UMKM dengan beragam produk kuliner dan jajanan kekinian menjadi salah satu daya tarik bagi masyarakat Pekanbaru untuk menghabiskan waktu libur sekolah sambil berburu cita rasa khas dari berbagai daerah di Indonesia.


Tags: bazar mal ska