logo
● Penampungan Solar Ilegal di Kampar Digerebek Polda, Sempat Dihalangi Warga Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● SF Hariyanto Raih Gelar ASEAN Engineer, Cetak Prestasi Bersejarah bagi Riau Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Kasus Sabu 46,93 Kg di Pekanbaru: Oknum TNI Ditahan Pomdam dan Terancam Dipecat Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Lapas Bagansiapiapi Gagalkan Penyelundupan Liquid Vape Diduga Narkotika dalam Bo Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Pelajar 14 Tahun Tewas Tabrak Truk Parkir di Jalan SM Amin Pekanbaru Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Pekanbarutv.com dan UIN Suska Riau Jalin Kerja Sama Tingkatkan Mutu Pendidikan, Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Polda Riau Gagalkan Peredaran 46,9 Kg Sabu, Tersangka Babinsa dan Warga Sipil Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Direktur Toba Pulp Lestari Anwar Lawden Tersangka Dugaan Korupsi Rp 2 Triliun Tr Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi
HOME / Hukum / SIAK
Siak Geger! Dokter Magang Ditemukan Tewas di Samping RSUD, Polisi Selidiki Penyebab Kematian
Mayat dokter muda yang ditemukan tewas di samping RSUD Tengku Rafian, Siak. (Foto: Rico)
Siak Geger! Dokter Magang Ditemukan Tewas di Samping RSUD, Polisi Selidiki Penyebab Kematian
Editor: Arya Mahendra | Penulis: Rico Syahputra
Rubrik: hukum | 14 Juli 2026 | 14:49:58

SIAK – Seorang dokter yang sedang menjalani masa magang di RSUD Tengku Rafian, Kabupaten Siak, ditemukan meninggal dunia di area kosong di samping rumah sakit, Selasa (14/7/2026) siang. Penemuan jenazah tersebut sontak menghebohkan warga dan pegawai rumah sakit.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 12.23 WIB di kawasan Jalan Raja Kecik, Kelurahan Kampung Dalam. Petugas kepolisian bersama tim medis segera mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengevakuasi jenazah. Suasana duka menyelimuti lokasi, terlebih saat seorang perempuan yang diduga istri korban tampak histeris menyaksikan proses evakuasi.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban merupakan dokter spesialis anestesi yang tengah menjalani program magang di RSUD Tengku Rafian. Selama bertugas, korban diketahui tinggal di rumah dinas yang disediakan pihak rumah sakit.

iklan-view

Seorang petugas internal rumah sakit mengatakan korban belum lama menjalani tugas di RSUD Tengku Rafian.

“Baru magang di sini, setahu kami dokter anestesi,” ujarnya singkat tanpa ingin disebutkan identitasnya.

Sementara itu, petugas keamanan rumah sakit mengungkapkan korban terakhir kali terlihat pada Senin (13/7/2026) sore. Dari rekaman kamera pengawas, korban tampak keluar seorang diri dari lingkungan rumah sakit menuju Jalan Raja Kecik.

“Sejak pagi tadi tidak terlihat di tempat tinggalnya. Setelah dicari, akhirnya ditemukan di samping rumah sakit dalam kondisi tergeletak,” kata salah satu petugas keamanan.

Usai ditemukan, jenazah langsung dievakuasi menggunakan ambulans RSUD Tengku Rafian untuk menjalani pemeriksaan medis lebih lanjut. Proses evakuasi tersebut turut dipantau Kasat Reskrim Polres Siak AKP Raja Kosmos.

Kapolres Siak AKBP Sepuh Ade Irsyam Siregar melalui Kasi Humas Aiptu Dedek Prayoga membenarkan adanya penemuan jenazah tersebut. Menurutnya, penyidik masih melakukan serangkaian penyelidikan, termasuk meminta keterangan dari sejumlah saksi guna memastikan penyebab kematian korban.

“Masih kami dalami, termasuk meminta keterangan dari para saksi. Jenazah sudah dibawa ke rumah sakit untuk pemeriksaan lanjutan,” ungkapnya.

Hingga kini, kepolisian belum menyimpulkan penyebab kematian korban. Penyelidikan masih berlangsung sembari menunggu hasil pemeriksaan medis dan pendalaman terhadap seluruh keterangan yang telah dikumpulkan penyidik. (ric)

Home / Hukum
Siak Geger! Dokter Magang Ditemukan Tewas di Samping RSUD, Polisi Selidiki Penyebab Kematian
Editor: Arya Mahendra | Penulis: Rico Syahputra
Rubrik: hukum | 14 Juli 2026 | 14:49:58
Siak Geger! Dokter Magang Ditemukan Tewas di Samping RSUD, Polisi Selidiki Penyebab Kematian
Mayat dokter muda yang ditemukan tewas di samping RSUD Tengku Rafian, Siak. (Foto: Rico)

SIAK – Seorang dokter yang sedang menjalani masa magang di RSUD Tengku Rafian, Kabupaten Siak, ditemukan meninggal dunia di area kosong di samping rumah sakit, Selasa (14/7/2026) siang. Penemuan jenazah tersebut sontak menghebohkan warga dan pegawai rumah sakit.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 12.23 WIB di kawasan Jalan Raja Kecik, Kelurahan Kampung Dalam. Petugas kepolisian bersama tim medis segera mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengevakuasi jenazah. Suasana duka menyelimuti lokasi, terlebih saat seorang perempuan yang diduga istri korban tampak histeris menyaksikan proses evakuasi.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban merupakan dokter spesialis anestesi yang tengah menjalani program magang di RSUD Tengku Rafian. Selama bertugas, korban diketahui tinggal di rumah dinas yang disediakan pihak rumah sakit.

Seorang petugas internal rumah sakit mengatakan korban belum lama menjalani tugas di RSUD Tengku Rafian.

“Baru magang di sini, setahu kami dokter anestesi,” ujarnya singkat tanpa ingin disebutkan identitasnya.

Sementara itu, petugas keamanan rumah sakit mengungkapkan korban terakhir kali terlihat pada Senin (13/7/2026) sore. Dari rekaman kamera pengawas, korban tampak keluar seorang diri dari lingkungan rumah sakit menuju Jalan Raja Kecik.

“Sejak pagi tadi tidak terlihat di tempat tinggalnya. Setelah dicari, akhirnya ditemukan di samping rumah sakit dalam kondisi tergeletak,” kata salah satu petugas keamanan.

Usai ditemukan, jenazah langsung dievakuasi menggunakan ambulans RSUD Tengku Rafian untuk menjalani pemeriksaan medis lebih lanjut. Proses evakuasi tersebut turut dipantau Kasat Reskrim Polres Siak AKP Raja Kosmos.

Kapolres Siak AKBP Sepuh Ade Irsyam Siregar melalui Kasi Humas Aiptu Dedek Prayoga membenarkan adanya penemuan jenazah tersebut. Menurutnya, penyidik masih melakukan serangkaian penyelidikan, termasuk meminta keterangan dari sejumlah saksi guna memastikan penyebab kematian korban.

“Masih kami dalami, termasuk meminta keterangan dari para saksi. Jenazah sudah dibawa ke rumah sakit untuk pemeriksaan lanjutan,” ungkapnya.

Hingga kini, kepolisian belum menyimpulkan penyebab kematian korban. Penyelidikan masih berlangsung sembari menunggu hasil pemeriksaan medis dan pendalaman terhadap seluruh keterangan yang telah dikumpulkan penyidik. (ric)