logo
Intan Sari Terpilih Jadi Ketua RT 02 Tobekgodang, Partisipasi Warga Capai 90 Per Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi BMKG Keluarkan Peringatan Dini, Hujan Lebat Hari Ini Guyur Rohul dan Kuansing Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi DPRD Riau Desak Pemprov Tetapkan Standar Harga Kelapa, Harga di Inhil Anjlok ke Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi KPU Pekanbaru dan PWI Teken MoU, Perkuat Publikasi Kepemiluan hingga Tangkal Hoa Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Uji Kekuatan Tanah, Bandara SSK II Pekanbaru Ubah Jam Operasional Sementara Mula Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Ditjenpas Riau Akui Kelalaian Pengawal Jadi Pemicu Napi Kabur, Usul Hukuman Bera Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Pengakuan Tangan Kanan Ibnu: Napi Kabur Diduga Rutin Keluar Lapas, Sipir Disebut Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Terungkap! Napi Kabur dari Lapas Pekanbaru Diduga "Otak" Penyelundupan Sabu ke B Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi
HOME / News / Se
PIALA DUNIA 2026: Spanyol Tumbangkan Prancis 2-0, Oyarzabal dan Porro Antar La Roja ke Final
Penyerang timnas Spanyol, Lamine Yamal menginspirasi La Roja saat membungkam Prancis 2-0 dan lolos ke final Piala Dunia 2026. (Foto: Int)
PIALA DUNIA 2026: Spanyol Tumbangkan Prancis 2-0, Oyarzabal dan Porro Antar La Roja ke Final
Editor: Arya Mahendra | Penulis: arya mahendra
15 Juli 2026 | 04:28:09

ARLINGTON - Spanyol kembali membuktikan diri sebagai kekuatan terbesar sepak bola Eropa. Dalam duel sarat gengsi di semifinal Piala Dunia 2026, La Roja tampil lebih matang dan efektif untuk menumbangkan Prancis 2-0 di AT&T Stadium, Arlington, Amerika Serikat, Rabu (15/7/2026) dini hari WIB.

Kemenangan ini mengantar pasukan Luis de la Fuente melangkah ke partai puncak. Di final, Spanyol tinggal menunggu pemenang laga sengit antara Inggris dan Argentina yang baru akan bertanding Kamis (16/7/2026) WIB nanti..

Laga yang mempertemukan dua raksasa Eropa dan disiarkan langsung TVRI itu berlangsung dalam tempo tinggi sejak menit pertama. Prancis mencoba mengambil inisiatif melalui kecepatan Kylian Mbappe, Ousmane Dembele, dan Michael Olise. Namun, disiplin lini belakang Spanyol membuat Les Bleus kesulitan menciptakan peluang bersih.

Sebaliknya, Spanyol tampil lebih tenang dalam menguasai permainan. Rodri dan Fabian Ruiz mengendalikan lini tengah, sementara Lamine Yamal, Dani Olmo, dan Alex Baena terus mengacak-acak pertahanan Prancis.

iklan-view

Momentum pertandingan hadir pada menit ke-22. Lamine Yamal dijatuhkan Lucas Digne di kotak terlarang dan wasit Ivan Barton tanpa ragu menunjuk titik putih. Mikel Oyarzabal yang dipercaya menjadi algojo sukses menaklukkan Mike Maignan untuk membawa Spanyol unggul 1-0.

Petaka kemudian menghampiri Prancis ketika bek andalan William Saliba mengalami cedera hamstring dan harus meninggalkan lapangan pada menit ke-30. Kehilangan pilar pertahanan membuat permainan tim asuhan Didier Deschamps semakin sulit berkembang.

Memasuki babak kedua, Prancis mencoba meningkatkan intensitas serangan. Namun, justru Spanyol yang kembali menghukum lawannya.

Pada menit ke-58, Pedro Porro menyelesaikan kerja sama apik satu-dua dengan Dani Olmo sebelum melepaskan penyelesaian sempurna yang menggandakan keunggulan menjadi 2-0.

Dua menit berselang, Lamine Yamal sebenarnya sempat mencetak gol ketiga. Namun, VAR menganulir gol tersebut karena offside.

Dalam kondisi tertinggal dua gol, Prancis terus menekan lewat Mbappe dan pemain-pemain pengganti. Akan tetapi, pertahanan Spanyol yang digalang Pau Cubarsi, Aymeric Laporte, dan Marc Cucurella tampil nyaris tanpa cela. Hingga peluit panjang dibunyikan, Les Bleus gagal mencetak satu gol pun.

Kemenangan 2-0 memastikan Spanyol melangkah ke final dengan penuh percaya diri setelah menyingkirkan salah satu kandidat juara.

Dominasi Berlanjut atas Prancis

Hasil ini sekaligus memperpanjang tren positif Spanyol atas Prancis dalam beberapa pertemuan terakhir. Dalam lima duel terbaru di semua ajang, La Roja kini mengoleksi empat kemenangan, sementara Prancis hanya sekali menang.

Secara keseluruhan, kedua tim telah bertemu lebih dari 38 kali. Spanyol kini unggul tipis dengan sekitar 18 kemenangan, sedangkan Prancis mengoleksi 17 kemenangan, dan sisanya berakhir imbang. Rivalitas keduanya pun tetap menjadi salah satu yang paling berimbang di sepak bola internasional.

Statistik Pertandingan

Meski penguasaan bola relatif seimbang, Spanyol tampil lebih efektif dalam memanfaatkan peluang.

Statistik utama:

● Penguasaan bola: Spanyol 54% – 46% Prancis

● Tembakan: Spanyol 14 – 10 Prancis

● Tembakan tepat sasaran: Spanyol 6 – 2 Prancis

● Expected Goals (xG): Spanyol sekitar 2,1 – 0,8 Prancis

● Tendangan sudut: Prancis 5 – 4 Spanyol

● Offside: Prancis 2 – 1 Spanyol

● Skor akhir: Spanyol 2-0 Prancis

Efektivitas di depan gawang, disiplin bertahan, serta kecerdikan mengendalikan tempo menjadi pembeda dalam pertandingan ini. Dengan performa impresif tersebut, Spanyol kini hanya tinggal selangkah lagi untuk merebut gelar juara dunia, sementara Prancis harus kembali mengubur mimpi mengangkat trofi Piala Dunia. (**)

Home / News
PIALA DUNIA 2026: Spanyol Tumbangkan Prancis 2-0, Oyarzabal dan Porro Antar La Roja ke Final
Editor: Arya Mahendra | Penulis: arya mahendra
Rubrik: news | 15 Juli 2026 | 04:28:09
PIALA DUNIA 2026: Spanyol Tumbangkan Prancis 2-0, Oyarzabal dan Porro Antar La Roja ke Final
Penyerang timnas Spanyol, Lamine Yamal menginspirasi La Roja saat membungkam Prancis 2-0 dan lolos ke final Piala Dunia 2026. (Foto: Int)

ARLINGTON - Spanyol kembali membuktikan diri sebagai kekuatan terbesar sepak bola Eropa. Dalam duel sarat gengsi di semifinal Piala Dunia 2026, La Roja tampil lebih matang dan efektif untuk menumbangkan Prancis 2-0 di AT&T Stadium, Arlington, Amerika Serikat, Rabu (15/7/2026) dini hari WIB.

Kemenangan ini mengantar pasukan Luis de la Fuente melangkah ke partai puncak. Di final, Spanyol tinggal menunggu pemenang laga sengit antara Inggris dan Argentina yang baru akan bertanding Kamis (16/7/2026) WIB nanti..

Laga yang mempertemukan dua raksasa Eropa dan disiarkan langsung TVRI itu berlangsung dalam tempo tinggi sejak menit pertama. Prancis mencoba mengambil inisiatif melalui kecepatan Kylian Mbappe, Ousmane Dembele, dan Michael Olise. Namun, disiplin lini belakang Spanyol membuat Les Bleus kesulitan menciptakan peluang bersih.

Sebaliknya, Spanyol tampil lebih tenang dalam menguasai permainan. Rodri dan Fabian Ruiz mengendalikan lini tengah, sementara Lamine Yamal, Dani Olmo, dan Alex Baena terus mengacak-acak pertahanan Prancis.

Momentum pertandingan hadir pada menit ke-22. Lamine Yamal dijatuhkan Lucas Digne di kotak terlarang dan wasit Ivan Barton tanpa ragu menunjuk titik putih. Mikel Oyarzabal yang dipercaya menjadi algojo sukses menaklukkan Mike Maignan untuk membawa Spanyol unggul 1-0.

Petaka kemudian menghampiri Prancis ketika bek andalan William Saliba mengalami cedera hamstring dan harus meninggalkan lapangan pada menit ke-30. Kehilangan pilar pertahanan membuat permainan tim asuhan Didier Deschamps semakin sulit berkembang.

Memasuki babak kedua, Prancis mencoba meningkatkan intensitas serangan. Namun, justru Spanyol yang kembali menghukum lawannya.

Pada menit ke-58, Pedro Porro menyelesaikan kerja sama apik satu-dua dengan Dani Olmo sebelum melepaskan penyelesaian sempurna yang menggandakan keunggulan menjadi 2-0.

Dua menit berselang, Lamine Yamal sebenarnya sempat mencetak gol ketiga. Namun, VAR menganulir gol tersebut karena offside.

Dalam kondisi tertinggal dua gol, Prancis terus menekan lewat Mbappe dan pemain-pemain pengganti. Akan tetapi, pertahanan Spanyol yang digalang Pau Cubarsi, Aymeric Laporte, dan Marc Cucurella tampil nyaris tanpa cela. Hingga peluit panjang dibunyikan, Les Bleus gagal mencetak satu gol pun.

Kemenangan 2-0 memastikan Spanyol melangkah ke final dengan penuh percaya diri setelah menyingkirkan salah satu kandidat juara.

Dominasi Berlanjut atas Prancis

Hasil ini sekaligus memperpanjang tren positif Spanyol atas Prancis dalam beberapa pertemuan terakhir. Dalam lima duel terbaru di semua ajang, La Roja kini mengoleksi empat kemenangan, sementara Prancis hanya sekali menang.

Secara keseluruhan, kedua tim telah bertemu lebih dari 38 kali. Spanyol kini unggul tipis dengan sekitar 18 kemenangan, sedangkan Prancis mengoleksi 17 kemenangan, dan sisanya berakhir imbang. Rivalitas keduanya pun tetap menjadi salah satu yang paling berimbang di sepak bola internasional.

Statistik Pertandingan

Meski penguasaan bola relatif seimbang, Spanyol tampil lebih efektif dalam memanfaatkan peluang.

Statistik utama:

● Penguasaan bola: Spanyol 54% – 46% Prancis

● Tembakan: Spanyol 14 – 10 Prancis

● Tembakan tepat sasaran: Spanyol 6 – 2 Prancis

● Expected Goals (xG): Spanyol sekitar 2,1 – 0,8 Prancis

● Tendangan sudut: Prancis 5 – 4 Spanyol

● Offside: Prancis 2 – 1 Spanyol

● Skor akhir: Spanyol 2-0 Prancis

Efektivitas di depan gawang, disiplin bertahan, serta kecerdikan mengendalikan tempo menjadi pembeda dalam pertandingan ini. Dengan performa impresif tersebut, Spanyol kini hanya tinggal selangkah lagi untuk merebut gelar juara dunia, sementara Prancis harus kembali mengubur mimpi mengangkat trofi Piala Dunia. (**)