logo
Intan Sari Terpilih Jadi Ketua RT 02 Tobekgodang, Partisipasi Warga Capai 90 Per Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi BMKG Keluarkan Peringatan Dini, Hujan Lebat Hari Ini Guyur Rohul dan Kuansing Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi DPRD Riau Desak Pemprov Tetapkan Standar Harga Kelapa, Harga di Inhil Anjlok ke Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi KPU Pekanbaru dan PWI Teken MoU, Perkuat Publikasi Kepemiluan hingga Tangkal Hoa Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Uji Kekuatan Tanah, Bandara SSK II Pekanbaru Ubah Jam Operasional Sementara Mula Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Ditjenpas Riau Akui Kelalaian Pengawal Jadi Pemicu Napi Kabur, Usul Hukuman Bera Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Pengakuan Tangan Kanan Ibnu: Napi Kabur Diduga Rutin Keluar Lapas, Sipir Disebut Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Terungkap! Napi Kabur dari Lapas Pekanbaru Diduga "Otak" Penyelundupan Sabu ke B Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi
HOME / News / PEKANBARU
Rekayasa Lalu Lintas RBR 2026, Polisi Pastikan Jalan Sudirman Tak Ditutup Total
Kasatlantas Polresta Pekanbaru, Kompol Satrio BW Wicaksana. (Foto: Rico)
Rekayasa Lalu Lintas RBR 2026, Polisi Pastikan Jalan Sudirman Tak Ditutup Total
Editor: Arya Mahendra | Penulis: Rico Syahputra
16 Juli 2026 | 13:30:37

PEKANBARU - Kepolisian menerapkan rekayasa lalu lintas di sejumlah ruas jalan utama Kota Pekanbaru selama pelaksanaan Riau Bhayangkara Run (RBR) 2026 pada Minggu (19/7/2026). Pengaturan arus kendaraan diberlakukan mulai pukul 05.00 hingga 11.00 WIB dengan tetap mengakomodasi mobilitas masyarakat.

Kasatlantas Polresta Pekanbaru, Kompol Satrio BW Wicaksana, memastikan Jalan Jenderal Sudirman tidak akan ditutup secara keseluruhan selama kegiatan berlangsung. Kendaraan roda dua maupun roda empat masih dapat melintas melalui jalur sebelah kiri.

"Jalur sebelah kiri masih dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat, sehingga mobilitas warga tetap terakomodasi meski dengan keterbatasan," kata Satrio usai apel gabungan di Halaman Kantor Gubernur Riau, Kamis (16/7/2026) pagi.

Untuk mengurangi dampak rekayasa lalu lintas terhadap aktivitas masyarakat, kepolisian juga menyiapkan sejumlah jalur alternatif, terutama bagi pekerja, jemaat gereja, hingga warga yang memiliki kepentingan mendesak. Selama pengaturan berlangsung, putaran kendaraan di sejumlah titik seperti Star City dan depan Mal Pekanbaru untuk sementara ditiadakan.

iklan-view

Sebanyak 180 personel lalu lintas diterjunkan untuk mengatur arus kendaraan. Mereka didukung sekitar 1.500 personel lainnya yang bertugas sebagai pagar betis guna mengamankan jalannya ajang lari tersebut.

Bagi masyarakat yang akan menghadiri kegiatan di Gedung Dharma Wanita, polisi menyarankan menggunakan rute melalui Jalan Bunga, Jalan Tambusai, Jalan Sumatera, hingga Jalan Patimura.

Sementara itu, akses menuju rumah ibadah tetap diprioritaskan. Jemaat HKBP di Jalan Hang Tuah dapat melintas melalui sisi kiri Jalan Sudirman. Sedangkan jemaat GPIB di Jalan Sumatera diarahkan melewati Jalan Riau, Jalan Angkasa, Jalan Raja Muda, atau langsung melalui Jalan Sumatera.

Akses menuju RSUD melalui Jalan Hang Tuah juga dipastikan tetap terbuka bagi tenaga kesehatan maupun pegawai rumah sakit dengan pengawasan petugas di lapangan.

Masyarakat yang melintas di kawasan rekayasa lalu lintas diimbau membawa identitas diri dan menyampaikan tujuan perjalanan kepada petugas apabila diperlukan. Penutupan jalan akan diberlakukan secara situasional sehingga tidak dimaksudkan untuk menghambat aktivitas warga.

"Rekayasa ini kami lakukan agar kegiatan masyarakat tetap berjalan seiring dengan pelaksanaan event berskala besar," ujar Satrio.

Polisi juga mengajak masyarakat mendukung suksesnya penyelenggaraan Riau Bhayangkara Run 2026 yang memasuki tahun keempat. Event tersebut diharapkan tidak hanya berlangsung aman dan tertib, tetapi juga mampu memberikan dampak positif bagi sektor pariwisata dan perekonomian Kota Pekanbaru. 

Apabila rangkaian kegiatan selesai lebih cepat dari jadwal, ruas jalan yang terdampak rekayasa akan segera dibuka kembali sesuai kondisi di lapangan. (ric)

Home / News
Rekayasa Lalu Lintas RBR 2026, Polisi Pastikan Jalan Sudirman Tak Ditutup Total
Editor: Arya Mahendra | Penulis: Rico Syahputra
Rubrik: news | 16 Juli 2026 | 13:30:37
Rekayasa Lalu Lintas RBR 2026, Polisi Pastikan Jalan Sudirman Tak Ditutup Total
Kasatlantas Polresta Pekanbaru, Kompol Satrio BW Wicaksana. (Foto: Rico)

PEKANBARU - Kepolisian menerapkan rekayasa lalu lintas di sejumlah ruas jalan utama Kota Pekanbaru selama pelaksanaan Riau Bhayangkara Run (RBR) 2026 pada Minggu (19/7/2026). Pengaturan arus kendaraan diberlakukan mulai pukul 05.00 hingga 11.00 WIB dengan tetap mengakomodasi mobilitas masyarakat.

Kasatlantas Polresta Pekanbaru, Kompol Satrio BW Wicaksana, memastikan Jalan Jenderal Sudirman tidak akan ditutup secara keseluruhan selama kegiatan berlangsung. Kendaraan roda dua maupun roda empat masih dapat melintas melalui jalur sebelah kiri.

"Jalur sebelah kiri masih dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat, sehingga mobilitas warga tetap terakomodasi meski dengan keterbatasan," kata Satrio usai apel gabungan di Halaman Kantor Gubernur Riau, Kamis (16/7/2026) pagi.

Untuk mengurangi dampak rekayasa lalu lintas terhadap aktivitas masyarakat, kepolisian juga menyiapkan sejumlah jalur alternatif, terutama bagi pekerja, jemaat gereja, hingga warga yang memiliki kepentingan mendesak. Selama pengaturan berlangsung, putaran kendaraan di sejumlah titik seperti Star City dan depan Mal Pekanbaru untuk sementara ditiadakan.

Sebanyak 180 personel lalu lintas diterjunkan untuk mengatur arus kendaraan. Mereka didukung sekitar 1.500 personel lainnya yang bertugas sebagai pagar betis guna mengamankan jalannya ajang lari tersebut.

Bagi masyarakat yang akan menghadiri kegiatan di Gedung Dharma Wanita, polisi menyarankan menggunakan rute melalui Jalan Bunga, Jalan Tambusai, Jalan Sumatera, hingga Jalan Patimura.

Sementara itu, akses menuju rumah ibadah tetap diprioritaskan. Jemaat HKBP di Jalan Hang Tuah dapat melintas melalui sisi kiri Jalan Sudirman. Sedangkan jemaat GPIB di Jalan Sumatera diarahkan melewati Jalan Riau, Jalan Angkasa, Jalan Raja Muda, atau langsung melalui Jalan Sumatera.

Akses menuju RSUD melalui Jalan Hang Tuah juga dipastikan tetap terbuka bagi tenaga kesehatan maupun pegawai rumah sakit dengan pengawasan petugas di lapangan.

Masyarakat yang melintas di kawasan rekayasa lalu lintas diimbau membawa identitas diri dan menyampaikan tujuan perjalanan kepada petugas apabila diperlukan. Penutupan jalan akan diberlakukan secara situasional sehingga tidak dimaksudkan untuk menghambat aktivitas warga.

"Rekayasa ini kami lakukan agar kegiatan masyarakat tetap berjalan seiring dengan pelaksanaan event berskala besar," ujar Satrio.

Polisi juga mengajak masyarakat mendukung suksesnya penyelenggaraan Riau Bhayangkara Run 2026 yang memasuki tahun keempat. Event tersebut diharapkan tidak hanya berlangsung aman dan tertib, tetapi juga mampu memberikan dampak positif bagi sektor pariwisata dan perekonomian Kota Pekanbaru. 

Apabila rangkaian kegiatan selesai lebih cepat dari jadwal, ruas jalan yang terdampak rekayasa akan segera dibuka kembali sesuai kondisi di lapangan. (ric)