logo
DPD Riau Tunggu Putusan Pusat Terkait Perselisihan Iwan Fatah-Eet Indra Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Polsek Ukui Amankan Pelaku Pencurian Motor, Yamaha Jupiter Disembunyikan di Sema Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Serangan Tanker di Selat Hormuz Picu Lonjakan Harga Minyak Dunia Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Polres Pelalawan Bongkar Jaringan Sabu di Pangkalan Lesung, 29 Paket Disita Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi BMKG Catat 7 Hotspot di Riau Meski Hujan Masih Mengguyur Sejumlah Daerah Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Gagal Lolos X-Ray di Bandara Pekanbaru, Kurir Asal Aceh Ditangkap Bawa 2 Kilogra Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Usai Diperiksa 13 Jam, Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung dan Dititipkan d Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Lahan Sudah Masuk Proyek Flyover, Warga Simpang Baru Belum Terima Ganti Rugi Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi
HOME / Lingkungan / BENGKALIS
Riau Membara: Bengkalis 80 Hektare Terbakar, Rohil dan Rohul Siaga, Heli Water Bombing Dikerahkan
Tim Manggala Agni masih melakukan pemadaman karhutla di Pematang Pudu, Bengkalis yang luasnya mencapai 80 hektare. (Foto: Manggala Agni via Antara)
Riau Membara: Bengkalis 80 Hektare Terbakar, Rohil dan Rohul Siaga, Heli Water Bombing Dikerahkan
Editor: Arya Mahendra | Penulis: arya mahendra
17 Juli 2026 | 19:10:05

PEKANBARU - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Bengkalis terus meluas hingga diperkirakan mencapai 80 hektare. Kondisi di lapangan masih memprihatinkan dengan asap pekat, angin kencang, serta bahan bakar kering yang membuat api terus menjalar dan menyulitkan proses pemadaman.

Kepala Balai Pengendalian Kebakaran Hutan (Dalkarhut) Wilayah Sumatera Kementerian Kehutanan, Ferdian Krisnanto, mengatakan kebakaran terjadi di Desa Pematang Pudu, Kecamatan Mandau. Hingga Jumat (17/7/2026), api masih aktif di sejumlah titik.

"Untuk operasi pemadaman di Pematang Pudu, Mandau, Bengkalis, estimasi luasan mencapai sekitar 80 hektare per hari ini," ujar Ferdian seperti dikutip antaranews.

Menurutnya, lokasi kebakaran berada di perbatasan Kampung Samsam, Kecamatan Kandis, Kabupaten Siak. Vegetasi berupa pakisan dan semak yang telah mengering menjadi bahan bakar alami yang mempercepat penyebaran api.

iklan-view

"Lokasinya di perbatasan dengan Kampung Samsam, Kecamatan Kandis, Kabupaten Siak. Vegetasinya pakisan dan semak. Bahan bakaran melimpah, api masih aktif," katanya.

Untuk mengendalikan kebakaran, tiga regu Manggala Agni dari Daerah Operasi (Daops) Siak, Dumai, dan Pekanbaru telah diterjunkan sejak Rabu (15/7). Operasi pemadaman juga melibatkan personel TNI, Polri, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta masyarakat setempat.

Dukungan udara turut diperkuat dengan pengerahan tiga unit helikopter water bombing yang melakukan penyiraman di titik-titik api guna membantu tim darat menekan laju penyebaran kebakaran.

Meski demikian, upaya pemadaman masih menghadapi kendala berat. Akses menuju lokasi kebakaran sangat terbatas sehingga personel dan peralatan harus dimobilisasi menggunakan sampan. Kondisi tersebut membuat proses penanganan membutuhkan waktu lebih lama.

Selain Bengkalis, Manggala Agni juga masih melakukan operasi pemadaman di wilayah lain di Provinsi Riau. Di Bagan Punak, Kecamatan Bangko, Kabupaten Rokan Hilir, kebakaran lahan seluas sekitar 10 hektare masih dipadamkan oleh tim Daops Dumai yang telah bekerja selama empat hari.

Sementara itu, titik karhutla juga terdeteksi di wilayah Sontang, Kabupaten Rokan Hulu. Namun hingga kini petugas masih berupaya membuka akses menuju lokasi kebakaran.

"Satu regu Manggala Agni Daops Pekanbaru sudah siaga di pondok kerja untuk mencari akses tersebut," ujar Ferdian.

Meluasnya karhutla di sejumlah daerah menunjukkan ancaman kebakaran di Riau masih tinggi. Aparat gabungan terus mengintensifkan pemadaman agar api tidak semakin meluas ke kawasan hutan maupun lahan produktif di wilayah tersebut. (**)

Riau Membara: Bengkalis 80 Hektare Terbakar, Rohil dan Rohul Siaga, Heli Water Bombing Dikerahkan
Editor: Arya Mahendra | Penulis: arya mahendra
Rubrik: lingkungan | 17 Juli 2026 | 19:10:05
Riau Membara: Bengkalis 80 Hektare Terbakar, Rohil dan Rohul Siaga, Heli Water Bombing Dikerahkan
Tim Manggala Agni masih melakukan pemadaman karhutla di Pematang Pudu, Bengkalis yang luasnya mencapai 80 hektare. (Foto: Manggala Agni via Antara)

PEKANBARU - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Bengkalis terus meluas hingga diperkirakan mencapai 80 hektare. Kondisi di lapangan masih memprihatinkan dengan asap pekat, angin kencang, serta bahan bakar kering yang membuat api terus menjalar dan menyulitkan proses pemadaman.

Kepala Balai Pengendalian Kebakaran Hutan (Dalkarhut) Wilayah Sumatera Kementerian Kehutanan, Ferdian Krisnanto, mengatakan kebakaran terjadi di Desa Pematang Pudu, Kecamatan Mandau. Hingga Jumat (17/7/2026), api masih aktif di sejumlah titik.

"Untuk operasi pemadaman di Pematang Pudu, Mandau, Bengkalis, estimasi luasan mencapai sekitar 80 hektare per hari ini," ujar Ferdian seperti dikutip antaranews.

Menurutnya, lokasi kebakaran berada di perbatasan Kampung Samsam, Kecamatan Kandis, Kabupaten Siak. Vegetasi berupa pakisan dan semak yang telah mengering menjadi bahan bakar alami yang mempercepat penyebaran api.

"Lokasinya di perbatasan dengan Kampung Samsam, Kecamatan Kandis, Kabupaten Siak. Vegetasinya pakisan dan semak. Bahan bakaran melimpah, api masih aktif," katanya.

Untuk mengendalikan kebakaran, tiga regu Manggala Agni dari Daerah Operasi (Daops) Siak, Dumai, dan Pekanbaru telah diterjunkan sejak Rabu (15/7). Operasi pemadaman juga melibatkan personel TNI, Polri, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta masyarakat setempat.

Dukungan udara turut diperkuat dengan pengerahan tiga unit helikopter water bombing yang melakukan penyiraman di titik-titik api guna membantu tim darat menekan laju penyebaran kebakaran.

Meski demikian, upaya pemadaman masih menghadapi kendala berat. Akses menuju lokasi kebakaran sangat terbatas sehingga personel dan peralatan harus dimobilisasi menggunakan sampan. Kondisi tersebut membuat proses penanganan membutuhkan waktu lebih lama.

Selain Bengkalis, Manggala Agni juga masih melakukan operasi pemadaman di wilayah lain di Provinsi Riau. Di Bagan Punak, Kecamatan Bangko, Kabupaten Rokan Hilir, kebakaran lahan seluas sekitar 10 hektare masih dipadamkan oleh tim Daops Dumai yang telah bekerja selama empat hari.

Sementara itu, titik karhutla juga terdeteksi di wilayah Sontang, Kabupaten Rokan Hulu. Namun hingga kini petugas masih berupaya membuka akses menuju lokasi kebakaran.

"Satu regu Manggala Agni Daops Pekanbaru sudah siaga di pondok kerja untuk mencari akses tersebut," ujar Ferdian.

Meluasnya karhutla di sejumlah daerah menunjukkan ancaman kebakaran di Riau masih tinggi. Aparat gabungan terus mengintensifkan pemadaman agar api tidak semakin meluas ke kawasan hutan maupun lahan produktif di wilayah tersebut. (**)