logo
DPD Riau Tunggu Putusan Pusat Terkait Perselisihan Iwan Fatah-Eet Indra Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Polsek Ukui Amankan Pelaku Pencurian Motor, Yamaha Jupiter Disembunyikan di Sema Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Serangan Tanker di Selat Hormuz Picu Lonjakan Harga Minyak Dunia Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Polres Pelalawan Bongkar Jaringan Sabu di Pangkalan Lesung, 29 Paket Disita Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi BMKG Catat 7 Hotspot di Riau Meski Hujan Masih Mengguyur Sejumlah Daerah Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Gagal Lolos X-Ray di Bandara Pekanbaru, Kurir Asal Aceh Ditangkap Bawa 2 Kilogra Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Usai Diperiksa 13 Jam, Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung dan Dititipkan d Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Lahan Sudah Masuk Proyek Flyover, Warga Simpang Baru Belum Terima Ganti Rugi Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi
HOME / Hukum / PEKANBARU
Pria Ditemukan Tewas di Kamar Hotel Favor Pekanbaru, Prosedur Pengawasan Tamu Dipertanyakan
Polisi melakukan olah TKP menyusul ditemukannya seorang pria tewas di kamar hotel, di Pekanbaru. (Foto: Rico)
Pria Ditemukan Tewas di Kamar Hotel Favor Pekanbaru, Prosedur Pengawasan Tamu Dipertanyakan
Editor: Arya Mahendra | Penulis: rico syahputra
23 Juli 2026 | 11:59:55

PEKANBARU - Seorang pria berinisial WJS ditemukan meninggal dunia di dalam kamar Hotel Favor, Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Tanah Datar, Kecamatan Pekanbaru Kota, Rabu (22/7/2026) sore. Peristiwa ini memunculkan sorotan terhadap prosedur pengawasan tamu yang diterapkan pihak hotel.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Pekanbarutv.com, korban diketahui melakukan check-in pada Senin (20/7/2026) sekitar pukul 23.02 WIB di kamar nomor 5119. Sehari kemudian, korban memperpanjang masa menginap.

Namun, hingga batas waktu check-out pada Rabu (22/7/2026) sekitar pukul 13.25 WIB, korban tidak memberikan respons saat petugas hotel mengetuk pintu kamar. Upaya membuka pintu juga sempat terkendala karena pintu terkunci dari dalam menggunakan pengaman tambahan.

Petugas kemudian memeriksa kondisi kamar melalui jendela samping sebelum akhirnya memanggil teknisi dan petugas keamanan untuk membuka pintu secara paksa. Saat pintu berhasil dibuka, korban ditemukan dalam posisi duduk membungkuk di samping tempat tidur dan telah meninggal dunia.

iklan-view

Ironisnya, pihak hotel baru menghubungi kepolisian sekitar pukul 14.15 WIB setelah korban ditemukan tidak bernyawa. Petugas Kepolisian dari Polsek Pekanbaru Kota kemudian mendatangi lokasi, disusul Tim Identifikasi Polresta Pekanbaru untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Jenazah korban selanjutnya dievakuasi ke RS Bhayangkara Polda Riau guna menjalani visum.

Kasatreskrim Polresta Pekanbaru, AKP Anggi Rian Diansyah, mengatakan pihaknya masih menyelidiki penyebab pasti kematian korban. Menurutnya, dari hasil pemeriksaan awal tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

"Kami masih melakukan penyelidikan dan menunggu hasil visum serta pemeriksaan medis untuk memastikan penyebab kematian. Dugaan sementara korban memiliki riwayat penyakit, namun hal itu masih harus dipastikan melalui pemeriksaan lebih lanjut," kata AKP Anggi Rian Diansyah, Kamis (23/7/2026) pagi.

Polisi juga telah meminta keterangan sejumlah saksi, termasuk staf dan petugas keamanan hotel yang pertama kali menemukan korban.

Sementara itu, hingga berita ini diterbitkan, manajemen Hotel Favor belum memberikan penjelasan resmi terkait standar operasional pengawasan tamu maupun alasan penanganan baru dilakukan setelah melewati waktu check-out. Redaksi masih berupaya menghubungi pihak hotel untuk memperoleh hak jawab dan klarifikasi atas peristiwa tersebut. (ric)

Home / Hukum
Pria Ditemukan Tewas di Kamar Hotel Favor Pekanbaru, Prosedur Pengawasan Tamu Dipertanyakan
Editor: Arya Mahendra | Penulis: rico syahputra
Rubrik: hukum | 23 Juli 2026 | 11:59:55
Pria Ditemukan Tewas di Kamar Hotel Favor Pekanbaru, Prosedur Pengawasan Tamu Dipertanyakan
Polisi melakukan olah TKP menyusul ditemukannya seorang pria tewas di kamar hotel, di Pekanbaru. (Foto: Rico)

PEKANBARU - Seorang pria berinisial WJS ditemukan meninggal dunia di dalam kamar Hotel Favor, Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Tanah Datar, Kecamatan Pekanbaru Kota, Rabu (22/7/2026) sore. Peristiwa ini memunculkan sorotan terhadap prosedur pengawasan tamu yang diterapkan pihak hotel.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Pekanbarutv.com, korban diketahui melakukan check-in pada Senin (20/7/2026) sekitar pukul 23.02 WIB di kamar nomor 5119. Sehari kemudian, korban memperpanjang masa menginap.

Namun, hingga batas waktu check-out pada Rabu (22/7/2026) sekitar pukul 13.25 WIB, korban tidak memberikan respons saat petugas hotel mengetuk pintu kamar. Upaya membuka pintu juga sempat terkendala karena pintu terkunci dari dalam menggunakan pengaman tambahan.

Petugas kemudian memeriksa kondisi kamar melalui jendela samping sebelum akhirnya memanggil teknisi dan petugas keamanan untuk membuka pintu secara paksa. Saat pintu berhasil dibuka, korban ditemukan dalam posisi duduk membungkuk di samping tempat tidur dan telah meninggal dunia.

Ironisnya, pihak hotel baru menghubungi kepolisian sekitar pukul 14.15 WIB setelah korban ditemukan tidak bernyawa. Petugas Kepolisian dari Polsek Pekanbaru Kota kemudian mendatangi lokasi, disusul Tim Identifikasi Polresta Pekanbaru untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Jenazah korban selanjutnya dievakuasi ke RS Bhayangkara Polda Riau guna menjalani visum.

Kasatreskrim Polresta Pekanbaru, AKP Anggi Rian Diansyah, mengatakan pihaknya masih menyelidiki penyebab pasti kematian korban. Menurutnya, dari hasil pemeriksaan awal tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

"Kami masih melakukan penyelidikan dan menunggu hasil visum serta pemeriksaan medis untuk memastikan penyebab kematian. Dugaan sementara korban memiliki riwayat penyakit, namun hal itu masih harus dipastikan melalui pemeriksaan lebih lanjut," kata AKP Anggi Rian Diansyah, Kamis (23/7/2026) pagi.

Polisi juga telah meminta keterangan sejumlah saksi, termasuk staf dan petugas keamanan hotel yang pertama kali menemukan korban.

Sementara itu, hingga berita ini diterbitkan, manajemen Hotel Favor belum memberikan penjelasan resmi terkait standar operasional pengawasan tamu maupun alasan penanganan baru dilakukan setelah melewati waktu check-out. Redaksi masih berupaya menghubungi pihak hotel untuk memperoleh hak jawab dan klarifikasi atas peristiwa tersebut. (ric)