
INDRAGIRI HILIR - Kebakaran hebat melanda kawasan pemukiman padat penduduk di Jalan Veteran, tepatnya di belakang Kantor Camat Tembilahan, Kawasan Datuk Bandar, Kabupaten Indragiri Hilir, Riau, pada Selasa (28/7/2026) sore.
Peristiwa tersebut menghanguskan sedikitnya empat unit tempat tinggal warga yang terdiri dari tiga unit rumah petak dan satu unit rumah tunggal.
Insiden bermula sekitar pukul 16.30 WIB saat kepulan asap hitam pekat pertama kali terlihat oleh warga yang tengah melintas di sekitar lokasi.
Kobaran api dengan cepat membesar dan melalap bangunan yang mayoritas berkonstruksi kayu, kepanikan warga sekitar langsung berteriak meminta pertolongan serta menghubungi petugas pemadam kebakaran pada pukul 16.35 WIB.


Menerima laporan tersebut, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Indragiri Hilir langsung menerjunkan tim ke lokasi.
Upaya pemadaman dilakukan secara intensif oleh tim gabungan yang melibatkan Damkarmat Inhil, Tim Relawan PSMTI, Padupai, BPBD Indragiri Hilir, serta dibantu jajaran TNI, Polri, dan masyarakat setempat.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Indragiri Hilir, Junaidi Ismail, mengatakan benar adanya musibah kebakaran yang menghanguskan pemukiman warga tersebut tepat di belakang kantor camat Tembilahan.
"Musibah kebakaran di Jalan Veteran belakang Kantor Camat Tembilahan sore ini Bangunan yang terbakar berjumlah empat unit, yaitu tiga unit rumah petak yakni berderet dan satu unit rumah tunggal," ujar Junaidi Ismail.
Setelah kobaran api berhasil dikuasai oleh tim gabungan, petugas langsung melanjutkan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada sisa titik api yang berpotensi memicu kebakaran susulan. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa naas tersebut.
Mengenai penyebab dan total kerugian, pihaknya menjelaskan bahwa masih dilakukan pendataan dan penyelidikan di lokasi kejadian.
"Untuk penyebab pasti munculnya sumber api sampai saat ini masih belum diketahui dan masih dalam proses penyelidikan. Sementara untuk total kerugian materil akibat kebakaran tersebut masih dalam tahap pendataan oleh petugas di lapangan," pungkasnya. (ade)






INDRAGIRI HILIR - Kebakaran hebat melanda kawasan pemukiman padat penduduk di Jalan Veteran, tepatnya di belakang Kantor Camat Tembilahan, Kawasan Datuk Bandar, Kabupaten Indragiri Hilir, Riau, pada Selasa (28/7/2026) sore.
Peristiwa tersebut menghanguskan sedikitnya empat unit tempat tinggal warga yang terdiri dari tiga unit rumah petak dan satu unit rumah tunggal.
Insiden bermula sekitar pukul 16.30 WIB saat kepulan asap hitam pekat pertama kali terlihat oleh warga yang tengah melintas di sekitar lokasi.
Kobaran api dengan cepat membesar dan melalap bangunan yang mayoritas berkonstruksi kayu, kepanikan warga sekitar langsung berteriak meminta pertolongan serta menghubungi petugas pemadam kebakaran pada pukul 16.35 WIB.

Menerima laporan tersebut, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Indragiri Hilir langsung menerjunkan tim ke lokasi.
Upaya pemadaman dilakukan secara intensif oleh tim gabungan yang melibatkan Damkarmat Inhil, Tim Relawan PSMTI, Padupai, BPBD Indragiri Hilir, serta dibantu jajaran TNI, Polri, dan masyarakat setempat.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Indragiri Hilir, Junaidi Ismail, mengatakan benar adanya musibah kebakaran yang menghanguskan pemukiman warga tersebut tepat di belakang kantor camat Tembilahan.
"Musibah kebakaran di Jalan Veteran belakang Kantor Camat Tembilahan sore ini Bangunan yang terbakar berjumlah empat unit, yaitu tiga unit rumah petak yakni berderet dan satu unit rumah tunggal," ujar Junaidi Ismail.
Setelah kobaran api berhasil dikuasai oleh tim gabungan, petugas langsung melanjutkan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada sisa titik api yang berpotensi memicu kebakaran susulan. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa naas tersebut.
Mengenai penyebab dan total kerugian, pihaknya menjelaskan bahwa masih dilakukan pendataan dan penyelidikan di lokasi kejadian.
"Untuk penyebab pasti munculnya sumber api sampai saat ini masih belum diketahui dan masih dalam proses penyelidikan. Sementara untuk total kerugian materil akibat kebakaran tersebut masih dalam tahap pendataan oleh petugas di lapangan," pungkasnya. (ade)