logo
Lima Anggota Sindikat MiChat Di Pekanbaru Diringkus, Polsek Sukajadi Buru 4 Pela Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi 287 Personel Berjibaku Hari Ketujuh, Karhutla di Desa Terusan Pelalawan Capai 64 Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Kasus Starlink Mentawai Jadi Alarm, APJII Ingatkan ISP di Riau Jangan Langgar At Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Tebang Kayu Buka Kebun Sawit, Dua Pria Dijerat UU Perusakan Hutan Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi 265 Hotspot Muncul di Riau, Pelalawan Catat Titik Panas Terbanyak Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Semarak HUT RI ke-81, Mahasiswa KKN Abdurrab Ajak Anak Desa Lubuk Kerapat Berlom Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Tragedi Banjir Bandang Nepal-Tibet: Korban Tewas Tembus 469 Orang, 1.500 Lebih M Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Manjakan Lidah Warga Pekanbaru, Dawik Toast Tawarkan Roti Panggang Kekinian Mula Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi
HOME / News / Rokan Hulu
Bencana Kabut Asap, Kasus ISPA di Rohul Capai 111 Orang
desain grafis
Bencana Kabut Asap, Kasus ISPA di Rohul Capai 111 Orang
Editor: Ridho Haztil | Penulis: raka sagara
Rubrik: news | 27 Agustus 2026 | 14:18:51

ROKAN HULU-Kasus warga yang terkena Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) akibat kabut asap dari kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Rokan Hulu saat ini mencapai 111 orang. Angka ini bahkan, diprediksi meningkat.

"Itu data harian ya untuk hari Rabu," kata Kepala Diskes Rohul dr Bambang Triono melalui Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Rokan Hulu, Siti Zubaidah, Kamis (27/8/2026).

Dari total 111 pasien tersebut, sebanyak 57 orang merupakan laki-laki. Sementara 54 pasien lainnya merupakan perempuan. Berdasarkan kelompok umur, penderita ISPA didominasi kelompok usia dewasa dengan jumlah 53 orang. Selanjutnya, kelompok anak-anak tercatat sebanyak 25 pasien.

iklan-view

Dikutip dari Tribunpekanbaru,Kasus ISPA tersebut tersebar di sejumlah wilayah kerja Puskesmas di Kabupaten Rohul.Puskesmas Rokan IV Koto I menjadi fasilitas kesehatan dengan jumlah pasien ISPA terbanyak pada Rabu (26/8/2026), yakni 15 orang.

Sementara itu, Puskesmas Tandun I mencatat 12 pasien ISPA pada hari yang sama.

Diskes Rohul juga melakukan langkah pencegahan dengan membagikan masker kepada masyarakat pada Rabu(26/8/2026).

Langkah tersebut dilakukan untuk membantu mengurangi risiko gangguan pernapasan masyarakat di tengah kondisi udara yang terdampak asap karhutla.Masyarakat juga diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak kabut asap, terutama kelompok rentan seperti anak-anak dan warga lanjut usia.(*)

Home / News
Bencana Kabut Asap, Kasus ISPA di Rohul Capai 111 Orang
Editor: Ridho Haztil | Penulis: raka sagara
Rubrik: news | 27 Agustus 2026 | 14:18:51
Bencana Kabut Asap, Kasus ISPA di Rohul Capai 111 Orang
desain grafis

ROKAN HULU-Kasus warga yang terkena Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) akibat kabut asap dari kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Rokan Hulu saat ini mencapai 111 orang. Angka ini bahkan, diprediksi meningkat.

"Itu data harian ya untuk hari Rabu," kata Kepala Diskes Rohul dr Bambang Triono melalui Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Rokan Hulu, Siti Zubaidah, Kamis (27/8/2026).

Dari total 111 pasien tersebut, sebanyak 57 orang merupakan laki-laki. Sementara 54 pasien lainnya merupakan perempuan. Berdasarkan kelompok umur, penderita ISPA didominasi kelompok usia dewasa dengan jumlah 53 orang. Selanjutnya, kelompok anak-anak tercatat sebanyak 25 pasien.

Dikutip dari Tribunpekanbaru,Kasus ISPA tersebut tersebar di sejumlah wilayah kerja Puskesmas di Kabupaten Rohul.Puskesmas Rokan IV Koto I menjadi fasilitas kesehatan dengan jumlah pasien ISPA terbanyak pada Rabu (26/8/2026), yakni 15 orang.

Sementara itu, Puskesmas Tandun I mencatat 12 pasien ISPA pada hari yang sama.

Diskes Rohul juga melakukan langkah pencegahan dengan membagikan masker kepada masyarakat pada Rabu(26/8/2026).

Langkah tersebut dilakukan untuk membantu mengurangi risiko gangguan pernapasan masyarakat di tengah kondisi udara yang terdampak asap karhutla.Masyarakat juga diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak kabut asap, terutama kelompok rentan seperti anak-anak dan warga lanjut usia.(*)