logo
Kejar Kemiskinan 2 Persen, Pemko Pekanbaru Petakan Wilayah Prioritas Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Kejagung Sita Rp5 Miliar, Nama Ferry Boboho Muncul dalam Penyidikan Kasus Febrie Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Istri Sedang Melahirkan, Pengurus Ponpes Ash-Sholihah Sleman Diduga Perkosa Eks Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Kuasa Hukum PT SPRH Divonis 12 Tahun, Korupsi Dana PI PHR Rugikan Negara Rp64,2 Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Rupiah Melemah ke Rp17.585, Reli 5 Hari Terhenti di Akhir Pekan, Ancaman The Fed Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Ombudsman Dorong DPM-PTSP Pekanbaru Jadi Benchmark Tata Kelola Investasi Nasiona Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Berawal dari Jajanan Viral, Mochillpku Raup Omzet Jutaan Rupiah Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Diduga Hendak Transaksi Sabu di Kebun Karet Kampar Kiri, Pria Dan Wanita Ini Dib Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi
HOME / News / Pekanbaru
Kasus ISPA di Pekanbaru Tembus 365 Orang, Wako Pekanbaru Ingatkan Puskesmas Tetap Buka Saat Libur
Walikota Pekanbaru Agung Nugroho
Kasus ISPA di Pekanbaru Tembus 365 Orang, Wako Pekanbaru Ingatkan Puskesmas Tetap Buka Saat Libur
Editor: Ridho Haztil | Penulis: raka sagara
Rubrik: news | 27 Agustus 2026 | 15:54:15

PEKANBARU- Kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di Kota Pekanbaru terus meningkat seiring memburuknya kualitas udara akibat kabut asap kebakaran lahan. Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru mencatat sebanyak 365 warga mengalami ISPA. Selain itu, dua pasien dilaporkan mengalami pneumonia.

Dampak paparan asap juga terlihat pada gangguan kesehatan lainnya. Sebanyak sembilan warga mengalami konjungtivitis atau mata merah. Sementara itu, kasus iritasi kulit dan asma masing-masing tercatat sebanyak 11 orang.

Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho mengatakan pemerintah kota telah menyiagakan seluruh puskesmas untuk melayani masyarakat yang terdampak kabut asap.

iklan-view

“Warga yang terpapar kabut asap bisa mengakses puskesmas untuk mendapatkan layanan kesehatan,” kata Agung, Kamis (27/8/2026).

Sebanyak 21 puskesmas di Kota Pekanbaru disiapkan sebagai posko utama pelayanan kesehatan selama status tanggap darurat kebakaran lahan berlangsung.

Agung menegaskan seluruh puskesmas harus tetap beroperasi selama masa tanggap darurat. Kebijakan tersebut berlaku termasuk ketika memasuki hari libur.

Menurutnya, warga yang mengalami gangguan kesehatan akibat paparan asap membutuhkan akses layanan yang cepat. Karena itu, tidak boleh ada puskesmas yang menghentikan pelayanan selama kondisi darurat.

“Biasanya tutup kalau libur, tapi sekarang seluruh puskesmas bakal tetap buka walau libur selama tanggap darurat ini,” tegas Agung.

Selain memastikan pelayanan tetap berjalan, Pemko Pekanbaru meminta setiap puskesmas memperkuat kesiapan menghadapi peningkatan kasus akibat kabut asap.

Puskesmas diminta menyiapkan masker, vitamin, serta berbagai peralatan medis untuk menangani warga yang mengalami gangguan kesehatan akibat paparan asap.

Pemerintah juga mengimbau masyarakat tidak mengabaikan gejala gangguan pernapasan. Warga yang mengalami keluhan setelah terpapar asap dapat segera mendatangi puskesmas untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan.(*)


Home / News
Kasus ISPA di Pekanbaru Tembus 365 Orang, Wako Pekanbaru Ingatkan Puskesmas Tetap Buka Saat Libur
Editor: Ridho Haztil | Penulis: raka sagara
Rubrik: news | 27 Agustus 2026 | 15:54:15
Kasus ISPA di Pekanbaru Tembus 365 Orang, Wako Pekanbaru Ingatkan Puskesmas Tetap Buka Saat Libur
Walikota Pekanbaru Agung Nugroho

PEKANBARU- Kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di Kota Pekanbaru terus meningkat seiring memburuknya kualitas udara akibat kabut asap kebakaran lahan. Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru mencatat sebanyak 365 warga mengalami ISPA. Selain itu, dua pasien dilaporkan mengalami pneumonia.

Dampak paparan asap juga terlihat pada gangguan kesehatan lainnya. Sebanyak sembilan warga mengalami konjungtivitis atau mata merah. Sementara itu, kasus iritasi kulit dan asma masing-masing tercatat sebanyak 11 orang.

Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho mengatakan pemerintah kota telah menyiagakan seluruh puskesmas untuk melayani masyarakat yang terdampak kabut asap.

“Warga yang terpapar kabut asap bisa mengakses puskesmas untuk mendapatkan layanan kesehatan,” kata Agung, Kamis (27/8/2026).

Sebanyak 21 puskesmas di Kota Pekanbaru disiapkan sebagai posko utama pelayanan kesehatan selama status tanggap darurat kebakaran lahan berlangsung.

Agung menegaskan seluruh puskesmas harus tetap beroperasi selama masa tanggap darurat. Kebijakan tersebut berlaku termasuk ketika memasuki hari libur.

Menurutnya, warga yang mengalami gangguan kesehatan akibat paparan asap membutuhkan akses layanan yang cepat. Karena itu, tidak boleh ada puskesmas yang menghentikan pelayanan selama kondisi darurat.

“Biasanya tutup kalau libur, tapi sekarang seluruh puskesmas bakal tetap buka walau libur selama tanggap darurat ini,” tegas Agung.

Selain memastikan pelayanan tetap berjalan, Pemko Pekanbaru meminta setiap puskesmas memperkuat kesiapan menghadapi peningkatan kasus akibat kabut asap.

Puskesmas diminta menyiapkan masker, vitamin, serta berbagai peralatan medis untuk menangani warga yang mengalami gangguan kesehatan akibat paparan asap.

Pemerintah juga mengimbau masyarakat tidak mengabaikan gejala gangguan pernapasan. Warga yang mengalami keluhan setelah terpapar asap dapat segera mendatangi puskesmas untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan.(*)