logo
● Rupiah Makin Terpuruk, Ditutup di Level Rp18.060 per Dolar AS Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Kejati Riau Tahan 8 Tersangka Korupsi Dana PI PT SPRH, Kerugian Negara Rp64,22 M Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Polda Riau Sita 2,1 Kg Sabu dan 284 Catridge Etomidate di Pekanbaru, Dua DPO Dib Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Pansel KPU 2027–2032 Segera Diumumkan, DPR Tekankan Integritas Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Residivis Narkoba Ditangkap di Pekanbaru, Polisi Sita 10 Paket Sabu Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Riau Nihil Penanganan Karhutla, Personel Satgas BNPB Tetap Siaga Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Presiden Prabowo Soroti Keterlibatan Perusahaan Asing dalam Kasus Kebakaran Huta Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Prabowo Ancam Cabut Izin Korporasi Pelanggar Aturan Kebakaran Hutan Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi
HOME / News / SEPAKBOLA
Dulu Gagal, Kini Comeback! Luiz Motta Lengkapi Trio Brasil di Skuad PSPS Pekanbaru
Luiz Henrique Santana Motta resmi masuk dalam skuad Askar Bertuah untuk menghadapi kompetisi Liga 2 Indonesia musim 2026/2027. (Foto: Ist/MCR)
Dulu Gagal, Kini Comeback! Luiz Motta Lengkapi Trio Brasil di Skuad PSPS Pekanbaru
Editor: Arya Mahendra
Rubrik: news | 2 September 2026 | 19:55:50

PEKANBARU - Penantian panjang PSPS Pekanbaru untuk melengkapi slot pemain asing akhirnya berakhir. Nama Luiz Henrique Santana Motta resmi masuk dalam skuad Askar Bertuah untuk menghadapi kompetisi Liga 2 Indonesia musim 2026/2027.

Bek tengah asal Brasil itu menjadi pemain asing ketiga PSPS sekaligus melengkapi kekuatan Brasil di dalam skuad. Sebelumnya, PSPS sudah mengamankan Antonio Gamaroni di lini depan dan Matheus Henrique sebagai gelandang serang.

Kehadiran Luiz Motta membuat komposisi trio Brasil PSPS kini lengkap. Jika Gamaroni diharapkan menjadi tumpuan di sektor serangan dan Matheus Henrique menghidupkan lini tengah, Motta diproyeksikan menjadi salah satu kekuatan utama di jantung pertahanan Askar Bertuah.

iklan-view

Menariknya, kedatangan Motta bukan cerita baru bagi PSPS. Pemain kelahiran 30 April 1997 itu sebelumnya nyaris menjadi bagian dari skuad PSPS pada musim lalu. Namun, rencana tersebut kandas setelah Motta mengalami persoalan medis.

Kini, cerita itu berlanjut dengan akhir berbeda. Setelah melalui proses yang diperlukan, pemain dengan tinggi 188 sentimeter tersebut akhirnya kembali mendapatkan kesempatan untuk mengenakan jersey PSPS. Bahkan, Motta sudah mulai beradaptasi dengan permainan tim dan mendapat menit bermain dalam sejumlah laga uji coba pramusim. Salah satunya ketika PSPS menghadapi Isengmulang Kalteng FC.

Kehadiran Motta menjadi tambahan penting bagi lini belakang PSPS. Dengan postur 188 sentimeter dan pengalaman bermain sebagai bek tengah, pemain Brasil tersebut diharapkan mampu memberikan kekuatan dalam duel fisik sekaligusmenghadapi ancaman bola-bola udara.

Bagi PSPS, kehadiran Motta juga menjadi bagian penting dari persiapan akhir sebelum kompetisi resmi bergulir.

Manajer PSPS Miftakhul Fahamsyah mengatakan persiapan tim saat ini sudah mendekati tahap akhir. Rangkaian latihan dan pertandingan uji coba telah dijalani untuk memastikan skuad berada dalam kondisi siap tempur.

"Persiapan boleh dibilang 90 persen. Skuad sudah komplet. Rangkaian uji coba juga sudah dijalani. Sekarang persiapan akhir masuk ke kompetisi," ujar Miftakhul, Rabu (2/9/2026), seperti dikutip dari mediacenter riau.

Dengan bergabungnya Motta, PSPS kini memiliki 28 pemain dalam skuadnya. Komposisi tersebut sekaligus mempertegas keseriusan Askar Bertuah membangun tim yang kompetitif untuk menghadapi Liga 2 musim 2026/2027.

Namun, menariknya, pintu transfer PSPS belum sepenuhnya tertutup.

Ketika ditanya apakah masih ada pemain baru yang bakal didatangkan sebelum kompetisi dimulai, Miftakhul justru memberikan jawaban singkat yang mengundang rasa penasaran. "Tunggu kejutannya," katanya.

Jawaban tersebut membuka kemungkinan masih adanya manuver terakhir PSPS di bursa pemain.

Meski demikian, perhatian utama kini tertuju kepada Luiz Motta. Setelah sempat gagal bergabung karena persoalan medis, bek Brasil tersebut akhirnya benar-benar menjadi bagian dari Askar Bertuah.

Motta pun kini memiliki kesempatan untuk membuktikan kemampuannya di kompetisi resmi.

Bersama Gamaroni dan Matheus Henrique, Motta membawa warna Brasil ke skuad PSPS. Ketiganya diharapkan tidak hanya menjadi pelengkap kuota pemain asing, tetapi mampu memberikan dampak nyata di masing-masing lini.

Bagi Motta sendiri, musim 2026/2027 menjadi kesempatan untuk menuntaskan cerita yang sempat tertunda.

Kini, jersey PSPS sudah melekat di tubuhnya. Tinggal menunggu bagaimana sang bek 188 sentimeter itu menjawab kepercayaan manajemen di atas lapangan. Trio Brasil sudah lengkap. Askar Bertuah pun siap memasuki pertarungan Liga 2. (*)

Home / News
Dulu Gagal, Kini Comeback! Luiz Motta Lengkapi Trio Brasil di Skuad PSPS Pekanbaru
Editor: Arya Mahendra
Rubrik: news | 2 September 2026 | 19:55:50
Dulu Gagal, Kini Comeback! Luiz Motta Lengkapi Trio Brasil di Skuad PSPS Pekanbaru
Luiz Henrique Santana Motta resmi masuk dalam skuad Askar Bertuah untuk menghadapi kompetisi Liga 2 Indonesia musim 2026/2027. (Foto: Ist/MCR)

PEKANBARU - Penantian panjang PSPS Pekanbaru untuk melengkapi slot pemain asing akhirnya berakhir. Nama Luiz Henrique Santana Motta resmi masuk dalam skuad Askar Bertuah untuk menghadapi kompetisi Liga 2 Indonesia musim 2026/2027.

Bek tengah asal Brasil itu menjadi pemain asing ketiga PSPS sekaligus melengkapi kekuatan Brasil di dalam skuad. Sebelumnya, PSPS sudah mengamankan Antonio Gamaroni di lini depan dan Matheus Henrique sebagai gelandang serang.

Kehadiran Luiz Motta membuat komposisi trio Brasil PSPS kini lengkap. Jika Gamaroni diharapkan menjadi tumpuan di sektor serangan dan Matheus Henrique menghidupkan lini tengah, Motta diproyeksikan menjadi salah satu kekuatan utama di jantung pertahanan Askar Bertuah.

Menariknya, kedatangan Motta bukan cerita baru bagi PSPS. Pemain kelahiran 30 April 1997 itu sebelumnya nyaris menjadi bagian dari skuad PSPS pada musim lalu. Namun, rencana tersebut kandas setelah Motta mengalami persoalan medis.

Kini, cerita itu berlanjut dengan akhir berbeda. Setelah melalui proses yang diperlukan, pemain dengan tinggi 188 sentimeter tersebut akhirnya kembali mendapatkan kesempatan untuk mengenakan jersey PSPS. Bahkan, Motta sudah mulai beradaptasi dengan permainan tim dan mendapat menit bermain dalam sejumlah laga uji coba pramusim. Salah satunya ketika PSPS menghadapi Isengmulang Kalteng FC.

Kehadiran Motta menjadi tambahan penting bagi lini belakang PSPS. Dengan postur 188 sentimeter dan pengalaman bermain sebagai bek tengah, pemain Brasil tersebut diharapkan mampu memberikan kekuatan dalam duel fisik sekaligusmenghadapi ancaman bola-bola udara.

Bagi PSPS, kehadiran Motta juga menjadi bagian penting dari persiapan akhir sebelum kompetisi resmi bergulir.

Manajer PSPS Miftakhul Fahamsyah mengatakan persiapan tim saat ini sudah mendekati tahap akhir. Rangkaian latihan dan pertandingan uji coba telah dijalani untuk memastikan skuad berada dalam kondisi siap tempur.

"Persiapan boleh dibilang 90 persen. Skuad sudah komplet. Rangkaian uji coba juga sudah dijalani. Sekarang persiapan akhir masuk ke kompetisi," ujar Miftakhul, Rabu (2/9/2026), seperti dikutip dari mediacenter riau.

Dengan bergabungnya Motta, PSPS kini memiliki 28 pemain dalam skuadnya. Komposisi tersebut sekaligus mempertegas keseriusan Askar Bertuah membangun tim yang kompetitif untuk menghadapi Liga 2 musim 2026/2027.

Namun, menariknya, pintu transfer PSPS belum sepenuhnya tertutup.

Ketika ditanya apakah masih ada pemain baru yang bakal didatangkan sebelum kompetisi dimulai, Miftakhul justru memberikan jawaban singkat yang mengundang rasa penasaran. "Tunggu kejutannya," katanya.

Jawaban tersebut membuka kemungkinan masih adanya manuver terakhir PSPS di bursa pemain.

Meski demikian, perhatian utama kini tertuju kepada Luiz Motta. Setelah sempat gagal bergabung karena persoalan medis, bek Brasil tersebut akhirnya benar-benar menjadi bagian dari Askar Bertuah.

Motta pun kini memiliki kesempatan untuk membuktikan kemampuannya di kompetisi resmi.

Bersama Gamaroni dan Matheus Henrique, Motta membawa warna Brasil ke skuad PSPS. Ketiganya diharapkan tidak hanya menjadi pelengkap kuota pemain asing, tetapi mampu memberikan dampak nyata di masing-masing lini.

Bagi Motta sendiri, musim 2026/2027 menjadi kesempatan untuk menuntaskan cerita yang sempat tertunda.

Kini, jersey PSPS sudah melekat di tubuhnya. Tinggal menunggu bagaimana sang bek 188 sentimeter itu menjawab kepercayaan manajemen di atas lapangan. Trio Brasil sudah lengkap. Askar Bertuah pun siap memasuki pertarungan Liga 2. (*)