logo
Sinyal Pemerintah untuk KPK: Periksa Nusron Wahid Jika Dibutuhkan dalam Kasus Su Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Pendidikan Gratis dari TK hingga Kuliah Disiapkan, Pemerintah Hitung Anggaran da Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Program BSPS 2026 Berjalan, Pemprov Riau Sebut 31 Ribu Rumah Masih Butuh Bantuan Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Sidang Pemerasan dan Penipuan: Saksi Pelapor Ungkap Transfer Rp35 Juta ke Terdak Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Sembilan Hari Tertekan, Rupiah Akhirnya Bangkit ke Rp17.818 per Dolar AS Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Warga Temukan Pemuda Tergantung dalam Apotek di Salo Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Pemko Pekanbaru Sudah Perbaiki 34 Km Jalan Rusak, Target 55 Km Tahun Ini Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Antrean Solar Tak Kunjung Terurai, Edy Natar Duga Ada Mafia, Polda Riau: Masih K Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi
Presiden Prabowo Puji Potensi Strategis EEF ke-11 Sebagai Penghubung Kerja Sama Kawasan di Rusia
Presiden RI Prabowo Subianto menyatakan merasa terhormat diundang menghadiri Eastern Economic Forum (EEF) ke-11, menyebut forum itu merupakan kesempatan untuk menjembatani kerja sama kawasan.
Presiden Prabowo Puji Potensi Strategis EEF ke-11 Sebagai Penghubung Kerja Sama Kawasan di Rusia
Editor: putrajaya
Rubrik: news | 3 September 2026 | 12:30:00

JAKARTA - Presiden RI Prabowo Subianto menyatakan merasa terhormat diundang menghadiri Eastern Economic Forum (EEF) ke-11, menyebut forum itu merupakan kesempatan untuk menjembatani kerja sama kawasan.

"Sekali lagi kami merasa terhormat dapat berpartisipasi dalam Forum Ekonomi Timur ke-11. Forum ini memiliki potensi besar dalam menjadi jembatan kerja sama dan konektivitas di kawasan kita," kata Presiden Prabowo dalam jamuan santap siang bersama Presiden Rusia Vladimir Putin di Vladivostok, Rusia, Kamis (9/9/2026)

Dalam jamuan yang dipantau daring dari Jakarta, Kamis, Presiden Prabowo menyoroti kemitraan kedua negara yang sudah berjalan lebih dari lima dasawarsa, menegaskan bahwa Rusia merupakan mitra penting bagi Indonesia.

iklan-view

Kepala Negara juga menyinggung bahwa hubungan Indonesia dan Rusia sudah berada di tingkat kemitraan strategis dan Indonesia terus berupaya meningkatkan kerja sama saling menguntungkan bagi kedua belah pihak.

"Indonesia terus berupaya untuk terus meningkatkan kerja sama di segala bidang demi mencapai keuntungan bagi kedua negara kita," tutur Prabowo.

Dalam kesempatan yang sama Presiden Putin menyampaikan rasa terima kasih Presiden Prabowo sudah bersedia mengunjungi Vladivostok dan ikut serta dalam EEF ke-11 sebagai tamu kehormatan.

"Indonesia merupakan mitra yang paling kunci bagi Rusia di kawasan Asia Pasifik. Kita terkait dengan hubungan persahabatan selama bertahun-tahun," ujar Putin.

Putin menyebut sejumlah peningkatan dalam hubungan kedua negara termasuk volume perdagangan yang meningkat 12 persen pada tahun lalu. Selain juga kerja sama bilateral di bidang pertanian, teknologi dan energi secara khusus nuklir.

Sebelumnya, Presiden Prabowo tiba di Bandara Internasional Vladivostok, Rusia, Rabu (2/9) untuk menghadiri Eastern Economic Forum (EEF) ke-11 sebagai tamu kehormatan utama.

Kehadiran Presiden Prabowo di Vladivostok merupakan bagian dari upaya memperkuat hubungan Indonesia dan Rusia yang berkembang di berbagai bidang.

Kunjungan Presiden ke Vladivostok juga menjadi momentum untuk memperluas kerja sama Indonesia dan Rusia, terutama di bidang ekonomi, perdagangan, investasi, serta sektor potensial lainnya. (*)

Home / News
Presiden Prabowo Puji Potensi Strategis EEF ke-11 Sebagai Penghubung Kerja Sama Kawasan di Rusia
Editor: putrajaya
Rubrik: news | 3 September 2026 | 12:30:00
Presiden Prabowo Puji Potensi Strategis EEF ke-11 Sebagai Penghubung Kerja Sama Kawasan di Rusia
Presiden RI Prabowo Subianto menyatakan merasa terhormat diundang menghadiri Eastern Economic Forum (EEF) ke-11, menyebut forum itu merupakan kesempatan untuk menjembatani kerja sama kawasan.

JAKARTA - Presiden RI Prabowo Subianto menyatakan merasa terhormat diundang menghadiri Eastern Economic Forum (EEF) ke-11, menyebut forum itu merupakan kesempatan untuk menjembatani kerja sama kawasan.

"Sekali lagi kami merasa terhormat dapat berpartisipasi dalam Forum Ekonomi Timur ke-11. Forum ini memiliki potensi besar dalam menjadi jembatan kerja sama dan konektivitas di kawasan kita," kata Presiden Prabowo dalam jamuan santap siang bersama Presiden Rusia Vladimir Putin di Vladivostok, Rusia, Kamis (9/9/2026)

Dalam jamuan yang dipantau daring dari Jakarta, Kamis, Presiden Prabowo menyoroti kemitraan kedua negara yang sudah berjalan lebih dari lima dasawarsa, menegaskan bahwa Rusia merupakan mitra penting bagi Indonesia.

Kepala Negara juga menyinggung bahwa hubungan Indonesia dan Rusia sudah berada di tingkat kemitraan strategis dan Indonesia terus berupaya meningkatkan kerja sama saling menguntungkan bagi kedua belah pihak.

"Indonesia terus berupaya untuk terus meningkatkan kerja sama di segala bidang demi mencapai keuntungan bagi kedua negara kita," tutur Prabowo.

Dalam kesempatan yang sama Presiden Putin menyampaikan rasa terima kasih Presiden Prabowo sudah bersedia mengunjungi Vladivostok dan ikut serta dalam EEF ke-11 sebagai tamu kehormatan.

"Indonesia merupakan mitra yang paling kunci bagi Rusia di kawasan Asia Pasifik. Kita terkait dengan hubungan persahabatan selama bertahun-tahun," ujar Putin.

Putin menyebut sejumlah peningkatan dalam hubungan kedua negara termasuk volume perdagangan yang meningkat 12 persen pada tahun lalu. Selain juga kerja sama bilateral di bidang pertanian, teknologi dan energi secara khusus nuklir.

Sebelumnya, Presiden Prabowo tiba di Bandara Internasional Vladivostok, Rusia, Rabu (2/9) untuk menghadiri Eastern Economic Forum (EEF) ke-11 sebagai tamu kehormatan utama.

Kehadiran Presiden Prabowo di Vladivostok merupakan bagian dari upaya memperkuat hubungan Indonesia dan Rusia yang berkembang di berbagai bidang.

Kunjungan Presiden ke Vladivostok juga menjadi momentum untuk memperluas kerja sama Indonesia dan Rusia, terutama di bidang ekonomi, perdagangan, investasi, serta sektor potensial lainnya. (*)