logo
Sinyal Pemerintah untuk KPK: Periksa Nusron Wahid Jika Dibutuhkan dalam Kasus Su Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Pendidikan Gratis dari TK hingga Kuliah Disiapkan, Pemerintah Hitung Anggaran da Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Program BSPS 2026 Berjalan, Pemprov Riau Sebut 31 Ribu Rumah Masih Butuh Bantuan Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Sidang Pemerasan dan Penipuan: Saksi Pelapor Ungkap Transfer Rp35 Juta ke Terdak Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Sembilan Hari Tertekan, Rupiah Akhirnya Bangkit ke Rp17.818 per Dolar AS Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Warga Temukan Pemuda Tergantung dalam Apotek di Salo Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Pemko Pekanbaru Sudah Perbaiki 34 Km Jalan Rusak, Target 55 Km Tahun Ini Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Antrean Solar Tak Kunjung Terurai, Edy Natar Duga Ada Mafia, Polda Riau: Masih K Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi
HOME / News / Pekanbaru
Pemko Pekanbaru Sudah Perbaiki 34 Km Jalan Rusak, Target 55 Km Tahun Ini
Pengaspalan jalan di Kota Pekanbaru, awal tahun 2026 lalu (ft:dok Pekanbaru.go.id)
Pemko Pekanbaru Sudah Perbaiki 34 Km Jalan Rusak, Target 55 Km Tahun Ini
Editor: Ridho Haztil | Penulis: wahyu falatehan
Rubrik: news | 23 September 2026 | 18:46:06

PEKANBARU-Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru terus mempercepat perbaikan infrastruktur jalan yang mengalami kerusakan di sejumlah wilayah. Hingga September 2026, sebanyak 34 kilometer jalan telah diperbaiki menggunakan metode overlay atau pengaspalan ulang.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Pekanbaru, Edward Riansyah, mengatakan pekerjaan tersebut tersebar pada 22 ruas jalan yang menjadi bagian dari program perbaikan infrastruktur pemerintah daerah.

“Total jalan yang sudah kita overlay mencapai 34 kilometer dan tersebar di 22 ruas jalan,” kata Edward Riansyah, Rabu (23/9/2026).

iklan-view

Menurut Edward, capaian tersebut telah melampaui 70 persen dari keseluruhan target perbaikan jalan yang ditetapkan Pemko Pekanbaru untuk tahun ini. Pemerintah daerah menargetkan perbaikan jalan rusak melalui metode overlay mencapai 55 kilometer hingga akhir 2026.

Dengan demikian, masih terdapat sekitar 21 kilometer jalan yang perlu diselesaikan agar target tahunan tersebut dapat tercapai.

Edward menegaskan, pekerjaan perbaikan jalan saat ini masih terus dikebut. Dinas PUPR Pekanbaru berupaya menyelesaikan sejumlah ruas yang telah masuk dalam rencana pekerjaan sesuai arahan Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho bersama Wakil Wali Kota Markarius Anwar.

“Proses perbaikan masih terus kita gesa. Kami berupaya semaksimal mungkin agar target yang sudah ditetapkan bisa tercapai,” ujarnya.

Ia menjelaskan, perbaikan jalan menjadi salah satu bagian penting dalam upaya pemerintah meningkatkan kualitas infrastruktur perkotaan. Kondisi jalan yang lebih baik diharapkan dapat memberikan kenyamanan dan keamanan bagi masyarakat sekaligus memperlancar aktivitas warga sehari-hari.

Selain mendukung mobilitas masyarakat, peningkatan kualitas jalan juga dinilai berkaitan dengan kelancaran kegiatan ekonomi. Akses jalan yang memadai diperlukan untuk menunjang pergerakan kendaraan, distribusi barang, serta aktivitas masyarakat di berbagai kawasan Kota Pekanbaru.

Di sisi lain, Edward menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat apabila pelaksanaan pekerjaan menimbulkan gangguan terhadap kelancaran lalu lintas. Menurutnya, gangguan tersebut merupakan konsekuensi sementara dari proses pembangunan dan perbaikan yang sedang berlangsung.

“Kami mohon maaf apabila selama pekerjaan berlangsung ada gangguan terhadap arus lalu lintas. Perbaikan ini dilakukan untuk kepentingan dan kenyamanan masyarakat bersama,” tutupnya. (*) 

Home / News
Pemko Pekanbaru Sudah Perbaiki 34 Km Jalan Rusak, Target 55 Km Tahun Ini
Editor: Ridho Haztil | Penulis: wahyu falatehan
Rubrik: news | 23 September 2026 | 18:46:06
Pemko Pekanbaru Sudah Perbaiki 34 Km Jalan Rusak, Target 55 Km Tahun Ini
Pengaspalan jalan di Kota Pekanbaru, awal tahun 2026 lalu (ft:dok Pekanbaru.go.id)

PEKANBARU-Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru terus mempercepat perbaikan infrastruktur jalan yang mengalami kerusakan di sejumlah wilayah. Hingga September 2026, sebanyak 34 kilometer jalan telah diperbaiki menggunakan metode overlay atau pengaspalan ulang.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Pekanbaru, Edward Riansyah, mengatakan pekerjaan tersebut tersebar pada 22 ruas jalan yang menjadi bagian dari program perbaikan infrastruktur pemerintah daerah.

“Total jalan yang sudah kita overlay mencapai 34 kilometer dan tersebar di 22 ruas jalan,” kata Edward Riansyah, Rabu (23/9/2026).

Menurut Edward, capaian tersebut telah melampaui 70 persen dari keseluruhan target perbaikan jalan yang ditetapkan Pemko Pekanbaru untuk tahun ini. Pemerintah daerah menargetkan perbaikan jalan rusak melalui metode overlay mencapai 55 kilometer hingga akhir 2026.

Dengan demikian, masih terdapat sekitar 21 kilometer jalan yang perlu diselesaikan agar target tahunan tersebut dapat tercapai.

Edward menegaskan, pekerjaan perbaikan jalan saat ini masih terus dikebut. Dinas PUPR Pekanbaru berupaya menyelesaikan sejumlah ruas yang telah masuk dalam rencana pekerjaan sesuai arahan Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho bersama Wakil Wali Kota Markarius Anwar.

“Proses perbaikan masih terus kita gesa. Kami berupaya semaksimal mungkin agar target yang sudah ditetapkan bisa tercapai,” ujarnya.

Ia menjelaskan, perbaikan jalan menjadi salah satu bagian penting dalam upaya pemerintah meningkatkan kualitas infrastruktur perkotaan. Kondisi jalan yang lebih baik diharapkan dapat memberikan kenyamanan dan keamanan bagi masyarakat sekaligus memperlancar aktivitas warga sehari-hari.

Selain mendukung mobilitas masyarakat, peningkatan kualitas jalan juga dinilai berkaitan dengan kelancaran kegiatan ekonomi. Akses jalan yang memadai diperlukan untuk menunjang pergerakan kendaraan, distribusi barang, serta aktivitas masyarakat di berbagai kawasan Kota Pekanbaru.

Di sisi lain, Edward menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat apabila pelaksanaan pekerjaan menimbulkan gangguan terhadap kelancaran lalu lintas. Menurutnya, gangguan tersebut merupakan konsekuensi sementara dari proses pembangunan dan perbaikan yang sedang berlangsung.

“Kami mohon maaf apabila selama pekerjaan berlangsung ada gangguan terhadap arus lalu lintas. Perbaikan ini dilakukan untuk kepentingan dan kenyamanan masyarakat bersama,” tutupnya. (*)